POJOKSATU.ID - Pelayanan kesehatan di desa menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional.

Untuk memastikan masyarakat desa memperoleh layanan kesehatan dasar yang layak, pemerintah menetapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah hingga tingkat desa.

SPM bidang kesehatan berfungsi sebagai tolok ukur minimum pelayanan yang harus diterima setiap warga negara, tanpa terkecuali masyarakat di pedesaan.

Setidaknya terdapat enam layanan kesehatan desa yang masuk dalam standar pelayanan minimal tersebut.

Baca Juga: Beasiswa LPDP 2026 Didominasi STEM hingga 80 Persen, Sosial Humaniora Tinggal 20 Persen

1. Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil

Layanan ini mencakup pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemantauan kondisi ibu dan janin, serta pemberian edukasi kesehatan.

Tujuannya adalah menurunkan angka kematian ibu dan memastikan kehamilan berjalan sehat hingga persalinan.

Di tingkat desa, pelayanan ini umumnya dilakukan melalui posyandu, bidan desa, dan puskesmas pembantu.

2. Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin

Pelayanan ibu bersalin menjadi salah satu indikator utama SPM kesehatan.

Baca Juga: Cara Mudah Cek NISN PIP 2026 Lewat Sipintar, Orang Tua Wajib Tahu agar Bantuan Tidak Hangus

Ibu yang melahirkan harus mendapatkan pertolongan oleh tenaga kesehatan yang kompeten, baik di fasilitas kesehatan maupun melalui rujukan.

Standar ini bertujuan memastikan proses persalinan berlangsung aman dan meminimalkan risiko komplikasi bagi ibu dan bayi.

3. Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir

Setiap bayi baru lahir wajib mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, seperti pemeriksaan fisik, imunisasi awal, dan pemantauan tumbuh kembang.

Layanan ini penting untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan sejak awal kehidupan.

Di desa, pelayanan bayi baru lahir biasanya terintegrasi dengan kegiatan posyandu dan kunjungan rumah oleh tenaga kesehatan.

4. Pelayanan Kesehatan Balita

Balita termasuk kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus.

SPM kesehatan desa mewajibkan adanya pelayanan pemantauan tumbuh kembang, imunisasi lanjutan, serta pencegahan dan penanganan gizi buruk.

Baca Juga: Sahabat Properti Kembali Suguhkan Hunian Mewah Harga Ramah, Unit Terbatas!

Layanan ini menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan anak usia dini.

5. Pelayanan Kesehatan Usia Pendidikan Dasar

Pelayanan ini ditujukan bagi anak usia sekolah dasar, meliputi pemeriksaan kesehatan berkala, penjaringan kesehatan, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.

Melalui layanan ini, desa berperan mendukung kesehatan anak agar siap belajar dan tumbuh optimal, sekaligus mencegah penyakit yang bisa mengganggu proses pendidikan.

6. Pelayanan Kesehatan Usia Produktif dan Lanjut Usia

SPM kesehatan desa juga mencakup pelayanan bagi usia produktif dan lanjut usia.

Baca Juga: Geger Bansos 2026! 3,9 Juta Calon Penerima Dicoret Gegara Judol dan Pinjol

Layanan ini meliputi deteksi dini penyakit tidak menular, pemeriksaan kesehatan rutin, serta edukasi pola hidup sehat.

Bagi lansia, pelayanan ini penting untuk menjaga kualitas hidup dan mencegah komplikasi penyakit kronis.

Kenapa SPM Kesehatan Desa Penting?

Enam standar pelayanan minimal ini menjadi fondasi pemerataan layanan kesehatan hingga ke pelosok desa.

Baca Juga: Segini Gaji PPPK Paruh Waktu di Kota Bandung, Tembus Rp4,4 Juta

Dengan SPM, pemerintah memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memperoleh hak dasar di bidang kesehatan.

Selain itu, SPM juga menjadi acuan bagi pemerintah desa dalam menyusun perencanaan dan penganggaran program kesehatan, termasuk pemanfaatan dana desa untuk mendukung layanan kesehatan dasar.

Peran Desa dalam Pemenuhan SPM

Pemerintah desa memiliki peran strategis dalam mendukung pemenuhan SPM kesehatan, mulai dari penyediaan sarana pendukung, koordinasi dengan puskesmas, hingga pemberdayaan kader kesehatan.

Kolaborasi antara desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pemenuhan standar pelayanan minimal ini.

Baca Juga: Akhir Penantian Panjang, Honorer Bertahun-tahun Akhirnya Dilantik PPPK Paruh Waktu

Dengan memahami enam layanan kesehatan desa sesuai SPM, masyarakat diharapkan lebih aktif mengakses layanan yang tersedia, sekaligus mendorong pemerintah desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.***