POJOKSATU.id — Bagi calon mahasiswa yang ingin menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) dalam waktu lebih singkat, Singapura dapat menjadi salah satu pilihan menarik.
Sejumlah perguruan tinggi di negara tersebut menyediakan jalur percepatan studi melalui sistem fast-track atau pembelajaran berbasis trimester.
Sistem tersebut memungkinkan mahasiswa meraih gelar lebih cepat dibandingkan masa studi standar tiga hingga empat tahun.
Baca Juga: Dua Wajah Guru Indonesia di 2026, Pejuang Digital dan Pejuang Rupiah Hadapi Realita Berbeda
Skema ini cocok bagi pelajar yang menargetkan masuk dunia kerja lebih awal tanpa harus mengorbankan mutu pendidikan.
Dengan jadwal perkuliahan yang lebih padat, seluruh mata kuliah dapat dituntaskan dalam kurun waktu sekitar dua tahun.
Pada umumnya, sistem fast-track di Singapura menerapkan model trimester.
Dalam satu tahun akademik, perkuliahan dibagi ke dalam tiga periode belajar tanpa libur semester yang panjang.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Geram, SPPG yang Sajikan Menu MBG di Bawah Rp10 Ribu Diminta Tutup
Pola ini membuat mahasiswa dapat mengambil lebih banyak mata kuliah dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan sistem dua semester yang umum digunakan di banyak negara.
Beberapa universitas swasta di Singapura bahkan secara khusus menawarkan program S1 dengan durasi dua tahun penuh waktu.
Salah satunya adalah James Cook University Singapore (JCU Singapore), kampus cabang dari Australia.
Baca Juga: Gaji PPPK Setara PNS, Tapi Soal Pensiun Berbeda, Ini Fakta yang Wajib Dipahami Guru
Institusi ini menyediakan program Sarjana dengan masa studi sekitar 24 bulan.
Program seperti Bachelor of Business, Bachelor of Economics, hingga Bachelor of Information Technology diselenggarakan dengan struktur trimester penuh waktu.
Mahasiswa mengikuti tiga trimester setiap tahun sehingga masa studi menjadi lebih ringkas.
Selain itu, kurikulumnya dirancang untuk memadukan pembelajaran akademik dan pengalaman praktis guna meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.
Baca Juga: Isi Libur Semester, SDN Plawad IV Karawang Gelar Pesta Siaga dan Persami
Alternatif lain adalah Curtin Singapore, cabang dari Curtin University Australia.
Kampus ini menawarkan program S1 dua tahun penuh waktu atau enam trimester, termasuk pada jurusan Bachelor of Information Technology.
Penerapan sistem trimester tanpa jeda panjang memungkinkan mahasiswa menyelesaikan studi secara lebih efisien, sekaligus tetap mengikuti kurikulum berstandar internasional yang selaras dengan kebutuhan industri global.
Baca Juga: Rumah Zakat Bantu 50.695 Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
Tidak hanya kampus swasta, universitas negeri ternama di Singapura juga menyediakan opsi percepatan studi, meskipun tidak secara khusus menggunakan label “S1 dua tahun”.
National University of Singapore (NUS), misalnya, mengelola program Special Term, yaitu periode perkuliahan di luar semester reguler yang memungkinkan mahasiswa mengambil mata kuliah tambahan.
Dengan memanfaatkan skema ini, sebagian mahasiswa dapat mempercepat masa studi dan lulus lebih cepat dari durasi normal tiga hingga empat tahun, tergantung jumlah kredit yang diambil.
Baca Juga: Tawa di Balik Ejekan, Video Diduga Oknum Guru Merendahkan Pria Tuna Wicara Jadi Sorotan
Sementara itu, Nanyang Technological University (NTU) memiliki program Accelerated Bachelor Programme (ABP).
Skema ini memberi kesempatan kepada mahasiswa terpilih untuk mengambil beban kredit yang lebih padat sehingga studi dapat diselesaikan dalam waktu lebih singkat.
Program ini umumnya hanya tersedia bagi mahasiswa tertentu dan melalui seleksi atau undangan dengan persyaratan akademik khusus.
Adapun persyaratan umum pendaftaran program S1 di Singapura mencakup ijazah SMA atau sederajat dengan nilai sesuai ketentuan program studi, kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan melalui sertifikat seperti IELTS atau TOEFL, serta dokumen pendukung lain seperti transkrip nilai, surat rekomendasi, dan formulir pendaftaran.
Baca Juga: PLN Klaim Sistem Kelistrikan Aceh yang Tadinya Terisolasi Kini Kembali Terhubung
Calon mahasiswa disarankan untuk mengecek secara langsung persyaratan dan jadwal pendaftaran di masing-masing kampus untuk tahun akademik 2026 karena ketentuan dan waktu pendaftaran dapat berbeda di setiap institusi.***




