POJOKSATU.id — Pendaftaran Politeknik Statistika STIS untuk tahun akademik 2026 dalam waktu dekat akan mulai dibuka.

Kepastian mengenai pembukaan seleksi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan.

Meskipun jadwal pelaksanaan, kuota penerimaan, serta persyaratan terbaru belum diumumkan secara resmi oleh panitia, calon pendaftar sudah bisa mulai menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan dengan menjadikan ketentuan seleksi tahun 2025 sebagai acuan.

Baca Juga: Program Uji Coba ASN Bekerja Dekat Rumah Diterapkan BKN, Bisa Hemat Biaya dan Waktu Kumpul dengan Keluarga

Pada proses penerimaan tahun lalu, Politeknik Statistika STIS menyediakan total 400 formasi bagi calon taruna.

Peserta yang berhasil lolos seleksi akan memperoleh kesempatan menempuh pendidikan secara gratis karena seluruh biaya kuliah ditanggung oleh pemerintah.

Setelah menyelesaikan masa studi, lulusan juga memiliki peluang untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Pusat Statistik (BPS).

Baca Juga: Keliling Jawa Turis Asing Pilih Naik Kereta Api

Politeknik Statistika STIS menawarkan tiga program studi yang dapat dipilih oleh calon taruna sesuai minat dan rencana karier masing-masing.

Ketiga program tersebut terdiri atas D4 Statistika, D4 Komputasi Statistik, dan D3 Statistika.

Program D4 Statistika merupakan jenjang Sarjana Terapan yang dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi statistik yang kuat.

Baca Juga: UIN Sunan Gunung Djati Bandung Pimpin PTKIN dengan Jurnal Scopus Terbanyak, 78 Persen Masuk Kuartil Q1

Taruna yang menyelesaikan program ini akan memperoleh gelar Sarjana Terapan Statistika (S.Tr.Stat.).

Setelah resmi diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil, lulusan umumnya memulai karier sebagai Statistisi Ahli Pertama dengan pangkat golongan III/a.

Selain itu, STIS juga menyediakan program D4 Komputasi Statistik. Program ini memadukan ilmu statistik dengan kemampuan komputasi dan pengolahan data.

Lulusan D4 Komputasi Statistik juga akan mendapatkan gelar Sarjana Terapan Statistika (S.Tr.Stat.).

Di lingkungan instansi pemerintah, mereka biasanya mengawali karier sebagai Pranata Komputer Ahli Pertama dengan golongan III/a.

Baca Juga: Fajar/Fikri Tantang Jagoan Tuan Rumah di Semifinal China Open 2026, Simak Head to Head Kedua Pasangan

Sementara itu, bagi calon taruna yang memilih jenjang diploma, tersedia program D3 Statistika. Lulusan program ini akan menyandang gelar Ahli Madya Statistika (A.Md.Stat.).

Jika kemudian diangkat menjadi PNS, mereka umumnya memulai jenjang karier sebagai Statistisi Terampil dengan pangkat golongan II/c.

Dengan pilihan program studi tersebut, Politeknik Statistika STIS memberikan jalur pendidikan yang beragam bagi calon taruna yang ingin berkarier di bidang statistik dan pengelolaan data pemerintahan.

Baca Juga: Gugur di Perempat Final China Open 2026, Segini Uang Hadiah Buat Jojo, Putri KW hingga Rachel Febi

Mengacu pada ketentuan seleksi tahun 2025, berikut sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta:
- Merupakan lulusan SMA, MA, SMK, atau MAK dari semua jurusan.

- Memiliki nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80 pada ijazah maupun rapor semester ganjil kelas XII.

- Tidak mengalami buta warna dan memiliki rabun jauh atau rabun dekat dengan ukuran kurang dari 6 dioptri.

Baca Juga: Hingga Larut Malam, Dua Mobil Tahanan Disiapkan Saat Febrie Adriansyah Belum Keluar dari Kejagung

- Berusia paling sedikit 16 tahun dan paling banyak 22 tahun pada 1 September.

- Memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

- Tidak sedang terikat ikatan dinas dengan sekolah kedinasan lain.

- Belum pernah tercatat sebagai mahasiswa Politeknik Statistika STIS.

- Berstatus belum menikah.

- Bersedia untuk tidak menikah selama menjalani pendidikan hingga resmi diangkat sebagai PNS.

- Siap mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku dan menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID).

- Bersedia ditempatkan pada seluruh pilihan formasi yang dipilih saat proses pendaftaran.

Baca Juga: 20 Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Wajib SMA 2026, Lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan, Materi Sesuai Pusmendik

- Siap tidak mengajukan mutasi selama sekurang-kurangnya tujuh tahun sejak diangkat menjadi PNS, kecuali apabila terdapat kebutuhan organisasi.

Perlu diketahui bahwa seluruh persyaratan tersebut masih mengacu pada ketentuan penerimaan tahun 2025 sehingga sangat mungkin mengalami penyesuaian pada seleksi STIS 2026.

Secara umum, penerimaan mahasiswa baru Politeknik Statistika STIS dibagi ke dalam tiga jalur seleksi.

Jalur Reguler, yang diperuntukkan bagi peserta dari seluruh daerah di Indonesia.

Jalur Afirmasi, yang dikhususkan bagi putra-putri Orang Asli Papua yang berasal dari Provinsi Papua, Papua Barat, beserta wilayah hasil pemekarannya.

Baca Juga: Ekskul Baca Tulis Al-Qur'an Belajar Apa Saja? Kenali Materi Latihan, Kegiatan, dan Manfaatnya bagi Siswa

Jalur Pembibitan, yang diperuntukkan bagi peserta yang berdomisili di kabupaten atau kota mitra kerja sama, yakni Kabupaten Kampar, Indragiri Hilir, Penukal Abab Lematang Ilir, Mesuji, Tabalong, Tanah Laut, dan Tapin.
Tahapan Seleksi STIS

Pelaksanaan seleksi Politeknik Statistika STIS umumnya dilakukan melalui beberapa tahapan berikut:
- Seleksi administrasi.
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
- Seleksi lanjutan yang meliputi tes Matematika, psikotes, wawancara, pemeriksaan kesehatan, serta tes kebugaran.

Bagi calon pendaftar, disarankan untuk rutin memantau informasi resmi mengenai jadwal pendaftaran, jumlah formasi, hingga persyaratan terbaru STIS 2026 melalui akun Instagram @bkngoidofficial maupun kanal resmi Politeknik Statistika STIS agar tidak ketinggalan setiap pembaruan.***