POJOKSATU.ID - Sektor pendidikan Kota Makassar mendapat angin segar dengan berdirinya Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 23 di Kecamatan Biringkanaya.
Sekolah ini menjadi wujud nyata komitmen terhadap pendidikan setara.
Dengan menyediakan program pendidikan berasrama dan gratis bagi 137 siswa-siswi dari keluarga prasejahtera.
Baca Juga: DPRD Kota Bandung Siapkan Tameng Hukum untuk Pesantren: Tak Lagi Sekadar Hibah dan Bansos!
Kehadiran SRMP 23 memastikan bahwa mimpi anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan berkualitas tinggi tidak lagi terhalang oleh biaya.
Para siswa tidak hanya mendapatkan ilmu akademik, tetapi juga dibekali fasilitas lengkap yang mendukung tumbuh kembang.
Fasilitas yang didapat seperti tempat tinggal yang layak, makanan bergizi, hingga kebutuhan dasar lainnya.
Baca Juga: Ini Cara Menghitung THR Sesuai Masa Kerja, Lengkap dengan Rumus dan Contohnya
“Awalnya ragu jauh dari orangtua, tapi ternyata sekolah disini lumayan enak,” ungkp Nurhikmah, Siswi SRMP 23 Makassar.
Sistem berasrama yang diterapkan oleh SRMP 23 bertujuan membentuk karakter siswa yang mandiri, disiplin, dan peduli.
Namun, menjalankan sekolah dengan sistem asrama gratis tentu memiliki tantangan tersendiri.
Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Baru Kasus Penghilangan Nyawa Kasir Alfamart Dina Oktaviani, Jauh dari Ekonomi
Sukmawati, Wakasek Bidang Humas SRMP 23 Makassar, mengungkapkan bahwa tantangan utama adalah memastikan siswa beradaptasi dengan sistem berasrama.
"Awal-awal memang ada kesulitan beradaptasi di sini, apalagi banyak anak-anak kami tinggal jauh dari sini," jelasnya.
Sukmawati menekankan bahwa dedikasi dan ketulusan para guru dalam membimbing adalah kunci keberhasilan.
Mengubah tantangan adaptasi menjadi lingkungan yang hangat dan suportif.
SRMP 23 adalah model sukses pendidikan untuk menjembatani kesenjangan, memastikan generasi muda punya kesempatan emas meraih masa depan.***




