POJOKSATU.ID - Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) kembali mengumumkan sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk tahun 2025.
Berdasarkan hasil siaran pers terbaru, seleksi tahun ini akan dilaksanakan dalam lima tahap yang mencakup berbagai aspek kompetensi calon mahasiswa.
Pengumuman ini menandai kembalinya beberapa tahapan seleksi yang sebelumnya tidak digunakan, seperti Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI), yang terakhir kali muncul pada seleksi tahun 2021.
Baca Juga: SMA Negeri 1 Mempawah Lalai dalam pengisian PPDS, Ratusan Siswa Gagal Mengikuti SNBP!
Tahapan Seleksi PKN STAN 2025
PKN STAN adalah salah satu perguruan tinggi kedinasan yang paling diminati di Indonesia, karena lulusannya berkesempatan untuk bekerja di lingkungan Kementerian Keuangan dan instansi pemerintah lainnya.
Untuk tahun 2025, proses seleksi akan dilakukan dalam lima tahap utama, yaitu:
Seleksi Administrasi (Pemberkasan)
Calon peserta wajib melengkapi berbagai dokumen administrasi sebagai syarat awal pendaftaran.
Dokumen yang harus disiapkan antara lain KTP, Kartu Keluarga, ijazah atau Surat Keterangan Lulus, dan dokumen lainnya yang akan diumumkan lebih lanjut oleh pihak PKN STAN.
Baca Juga: BACA NIH! Fakta Pahit Soal SNBP yang Mungkin Kamu Harus Tahu Kenyataannya!
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
SKD adalah tes yang mengukur kemampuan dasar peserta dalam bidang Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Tes ini dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan menjadi tahapan seleksi yang cukup menentukan.
Seleksi Lanjutan 1: Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Bahasa Inggris (TBI), dan Psikotes
TPA digunakan untuk mengukur kemampuan logika, pemecahan masalah, serta pemahaman numerik dan verbal peserta.
TBI bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris peserta dalam berbagai aspek, seperti grammar, reading comprehension, dan vocabulary.
Psikotes mengukur aspek psikologis peserta, termasuk kepribadian dan kesiapan mental untuk menjadi mahasiswa PKN STAN.
Seleksi Lanjutan 2: Tes Kesehatan dan Kebugaran
Tes ini memastikan bahwa calon mahasiswa memiliki kondisi kesehatan yang prima dan fisik yang mendukung aktivitas akademik serta kedinasan.
Tes kebugaran biasanya melibatkan serangkaian uji fisik, seperti lari, push-up, sit-up, dan beberapa tes lainnya yang bertujuan menilai stamina dan daya tahan peserta.
Seleksi Lanjutan 3: Tes Wawancara
Wawancara dilakukan untuk mengukur motivasi, integritas, serta kesiapan peserta dalam mengikuti pendidikan di PKN STAN.
Tes ini biasanya dilakukan oleh tim penguji yang terdiri dari dosen dan perwakilan instansi terkait.
Baca Juga: BACA NIH! Fakta Pahit Soal SNBP yang Mungkin Kamu Harus Tahu Kenyataannya!
Kembalinya TPA dan TBI: Tantangan Bagi Peserta
Banyak calon peserta yang merasa terkejut dan sedikit panik dengan kembalinya Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI) dalam proses seleksi tahun ini.
Sejak tahun 2022, kedua tes ini sempat ditiadakan dan digantikan dengan metode seleksi lain. Namun, dengan diberlakukannya kembali kedua tes ini, peserta harus mempersiapkan diri lebih matang.
Sebagian besar peserta menganggap bahwa TPA dan TBI merupakan tantangan besar, karena membutuhkan pemahaman yang lebih dalam serta latihan soal yang intensif.
Oleh karena itu, para calon peserta disarankan untuk mulai berlatih sejak dini dengan menggunakan berbagai sumber belajar, baik dari buku, kursus daring, maupun simulasi tes yang tersedia di internet.***




