POJOKSATU.id - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Jawa Barat 2026 mulai dilaksanakan sejak Senin, 18 Mei 2026, termasuk untuk program Sekolah Manusia Unggul (Maung).

Program Sekolah Maung menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan SPMB Jawa Barat tahun ini karena menggunakan sistem seleksi khusus tanpa jalur zonasi.

Calon murid yang ingin mengikuti seleksi Sekolah Maung wajib memahami persyaratan serta tahapan pendaftaran agar tidak mengalami kendala saat proses seleksi berlangsung.

Pendaftaran Sekolah Maung dilakukan secara daring melalui aplikasi resmi Sekolah Maung Jabar menggunakan akun yang diberikan kepada calon murid.

Baca Juga: Golden Ticket SPMB Jatim 2026 Resmi Dibuka, Ketua OSIS dan Penghafal Kitab Suci Bisa Masuk SMA-SMK Negeri

Jadwal Pendaftaran Sekolah Maung Jabar 2026

Siswa akan menerima akun pendaftaran mulai 18 Mei hingga 22 Mei 2026.

Sementara proses pendaftaran SPMB Sekolah Maung berlangsung pada:

  • 25 Mei 2026

  • 26 Mei 2026

  • 28 Mei 2026

  • 29 Mei 2026

Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 8 Juni 2026.

Sedangkan daftar ulang bagi siswa yang diterima berlangsung pada 9-10 Juni 2026.

Baca Juga: Tata Cara Salat Idul Adha Lengkap dengan Niat, Bacaan, Waktu, dan Sunnahnya

Jalur Pendaftaran Sekolah Maung

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto mengatakan terdapat tiga jalur penerimaan di Sekolah Maung.

Rinciannya meliputi:

  • Potensi akademik: kuota 10 persen

  • Kompetensi akademik: kuota 70 persen

  • Kompetensi non-akademik: kuota 20 persen

“Di Sekolah Maung ini nanti tidak ada lagi jalur zonasi,” kata Purwanto saat Kick Off SPMB Sekolah Maung, SMA, SMK, dan SLB Jawa Barat 2026 di Stadion Arcamanik.

Terdapat 28 SMA negeri dan 13 SMK negeri yang dapat dipilih calon murid saat pendaftaran Sekolah Maung.

Baca Juga: Cara Daftar SPMB SMA/SMK Sumut 2026 Jalur Domisili, Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi Lengkap

Persyaratan Daftar Sekolah Maung Jabar 2026

Calon murid yang ingin mendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan umum maupun khusus.

Persyaratan umum:

  • Lulusan SMP/MTs/sederajat tahun berjalan atau tahun sebelumnya

  • Berusia maksimal 21 tahun pada 1 Juli 2026

Khusus jalur kompetensi akademik, calon murid wajib telah mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Namun syarat TKA tersebut dikecualikan bagi pendaftar jenjang SMK.

Baca Juga: Nurnida Alya Turun ke Wagir 2 Bengle, Warga Curhat Soal PJU hingga Drainase

Selain itu, calon murid juga harus memiliki potensi unggul atau prestasi akademik maupun non-akademik yang dibuktikan melalui:

  • Hasil Tes Potensi Akademik

  • Rapor atau dokumen hasil belajar

  • Sertifikat atau piagam kejuaraan/nonkejuaraan

  • Portofolio karya

  • Dokumen pendukung lain sesuai minat dan bakat

Baca Juga: SPMB SD Purwakarta 2026 Dimulai, Pengawasan Diperluas hingga Desa demi Transparansi

Persyaratan Khusus Sekolah Maung

Ada pula persyaratan khusus yang wajib dipenuhi calon murid.

Pendaftar harus telah menetap di kabupaten/kota di Jawa Barat minimal satu tahun yang dibuktikan dengan:

  • Kartu Keluarga (KK)

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Selain itu, calon murid juga wajib melampirkan surat rekomendasi dari sekolah asal yang menyatakan siswa berprestasi dan berminat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Baca Juga: Info Lengkap SPMB DKI Jakarta 2026 Semua Jenjang SD-SMP-SMA dan SMK, Catat Tahapan dan Proses Seleksi

Daya tampung Sekolah Maung tahun 2026 mencapai 21 ribu siswa.

Bagi calon peserta didik yang tidak lolos seleksi Sekolah Maung, masih dapat mengikuti SPMB tahap 1 atau tahap 2 di sekolah lain yang tidak termasuk program Sekolah Maung. 

Harapan itu membuat kesempatan melanjutkan pendidikan tetap terbuka bagi seluruh calon murid di Jawa Barat. ***