POJOKSATU.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 akan diawali dengan tahapan pemetaan minat siswa yang dimulai pada akhir Mei 2026.

Tahapan ini menjadi langkah awal penting sebelum proses pendaftaran sekolah SMA, SMK, maupun MA di seluruh wilayah Jawa Barat.

Jadwal Pemetaan Minat SPMB 2026

Disdik Jabar menetapkan dua jadwal utama pemetaan minat:

  • 25 Mei 2026: Pemetaan minat untuk SPMB Sekolah Manusia Unggul (Maung)

  • 29 Mei 2026: Pemetaan minat untuk SPMB reguler

Baca Juga: Beasiswa S2 Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka, Kuliah di Indonesia dan Inggris Sekaligus

Selain itu, distribusi akun digital siswa dijadwalkan berlangsung pada 18–22 Mei 2026 sebagai akses awal sebelum penginputan peminatan dilakukan.

Tahapan Lengkap SPMB Jabar 2026

Berikut rangkaian proses pelaksanaan SPMB 2026 di Jawa Barat:

  • Distribusi akun digital siswa: 18–22 Mei 2026

  • Input peminatan SPMB Maung: 25 Mei 2026

  • Input peminatan SPMB reguler: 29 Mei 2026

  • Pendataan dan verifikasi data lulusan SMP/MTs

  • Penentuan pilihan sekolah (SMA, SMK, MA negeri maupun swasta)

  • Finalisasi data penempatan peserta didik

  • Monitoring dan evaluasi distribusi siswa

Baca Juga: Ketika di China, Trump Minta Taiwan Jangan Deklarasikan Kemerdekaan Secara Resmi

Target Disdik Jabar: Semua Siswa Terdata

Kadisdik Jabar Purwanto menegaskan bahwa seluruh lulusan SMP dan MTs di Jawa Barat harus sudah terdata dalam sistem SPMB 2026.

Total lulusan tercatat mencapai 826.996 siswa, sementara daya tampung SMA, SMK, dan MA mencapai 909.183 siswa.

“Dari sisi daya tampung sebenarnya tidak ada masalah. Kalau semuanya masuk ke SMA, SMK, dan MA, itu akan tertampung,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan bahwa tantangan utama bukan hanya kapasitas, melainkan pemetaan minat, jarak, dan distribusi siswa.

Baca Juga: Barang-barang Buatan China Dibuang Delegasi Amerika, Tak Diizinkan Masuk Pesawat Air Force One

Sistem Akun Digital untuk Siswa

Seluruh siswa diwajibkan memiliki akun digital masing-masing untuk mengisi data peminatan dan pilihan sekolah.

“Semua 826 ribu lulusan di Jawa Barat ini harus mempunyai akun masing-masing,” tegas Kadisdik.

Penguatan Koordinasi dan TMO Daerah

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, Disdik Jabar membentuk Team Management Office (TMO) di setiap kabupaten/kota.

Tim ini melibatkan:

  • Dinas Pendidikan kabupaten/kota

  • Cabang Dinas Pendidikan

  • Kementerian Agama wilayah

  • MKKS SMP

  • Kelompok Kerja Madrasah (KKM)

Baca Juga: Sertu RN Penembak Sesama Anggota TNI di Kafe Panhead Hingga Tewas Diamankan Denpom Sriwijaya

TMO bertugas mengawal proses pemetaan hingga penyaluran siswa berjalan tertib dan adil.

SPMB Jabar 2026 tidak hanya sekadar proses penerimaan siswa baru, tetapi juga upaya besar dalam memastikan setiap lulusan SMP dan MTs mendapatkan akses pendidikan yang merata dan terarah. ***