POJOKSATU.id - Sosiologi modern adalah cabang studi ilmu Sosiologi yang membantu kita memahami masyarakat saat ini yang dipengaruhi oleh industrialisasi dan globalisasi.

Salah satu tokoh utama sosiologi modern adalah Anthony Giddens.

Anthony Giddens membawa Teori Stukturasi, yang menekankan interaksi antara struktur sosial dan individu dalam lingkungan masyarakat.

Anthony Giddens juga membahas Teori modernitas refleksif, yang menyoroti perubahan terus-menerus dalam masyarakat modern.

Baca Juga: Teori Etnologi, Cabang Studi Antropogi Budaya, Calon Mahasiswa Harus Tahu Supaya Pinter Duluan!

Anthony Giddens juga mengajukan Teori Jalan Ketiga, yang menawarkan alternatif terhadap sistem sosialis dan liberal pada masanya di kehidupan masyarakat.

Kontribusinya mempengaruhi banyak aspek dalam ilmu sosiologi dan ilmu sosial.

Sosiologi Modern

Sosiologi Modern mengacu pada periode perkembangan sosiologi dari awal abad ke-19 hingga saat ini.

Ini mencakup berbagai teori dan pendekatan yang muncul seiring dengan perkembangan masyarakat modern.

Sosiologi Modern meneliti struktur, fungsi, dan dinamika sosial dalam konteks masyarakat yang semakin kompleks dan terpengaruh oleh faktor-faktor seperti industrialisasi, urbanisasi, teknologi, dan globalisasi.

Para sosiolog modern mempelajari berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk interaksi manusia, institusi, konflik sosial, stratifikasi, dan transformasi budaya.

Mereka juga memperhatikan peran individu dalam membentuk dan dipengaruhi oleh struktur sosial.

Baca Juga: Jangan Sampai Keduluan Teman, Pelajari Contoh Soal Matkul Antropologi Budaya Semester 1 Ini, Plus Jawaban

Anthony Giddens

Anthony Giddens adalah seorang sosiolog Inggris yang lahir pada tanggal 18 Januari 1938.

Ia dikenal sebagai salah satu pemikir sosial terkemuka abad ke-20.

Giddens dikenal karena kontribusinya terhadap teori-teori sosial, terutama dalam bidang teori strukturasi.

Giddens belajar di London School of Economics (LSE) dan meraih gelar sarjana dalam bidang sosiologi.

Ia kemudian melanjutkan studi pascasarjana di University of Cambridge di bawah bimbingan Peterhouse College dan berhasil meraih gelar PhD dalam bidang sosiologi.

Salah satu kontribusi paling signifikan dari Giddens adalah konsep "teori strukturasi", yang mengusulkan bahwa struktur sosial dan tindakan individu saling mempengaruhi.

Ia juga mengembangkan teori tentang modernitas refleksif, yang menyatakan bahwa masyarakat modern ditandai oleh refleksivitas dan transformasi terus menerus.

Anthony Giddens telah menulis banyak buku, termasuk "The Constitution of Society" (1984) dan "Modernidade e Identidade" (1991).

Karyanya banyak dibaca di seluruh dunia dan memengaruhi banyak diskusi dalam sosiologi dan ilmu sosial lainnya.

Baca Juga: Mengenal Ilmu Eksistensialisme, Filsafat yang Bikin Kamu Ngegas

3 Teori Anthony Giddens 

1. Teori Stukturasi

Menurut giddens, teori strukturasi merupakan teori yang menepis dualisme (pertentangan) dan mencoba mencari pertautan setelah terjadi pertentangan tajam antara struktur fungsional dengan konstruksionisme-fenomenologis.

Ada dua pendekatan yang kontras bertentangan, dalam realitas sosial.

Pertama, pendekatan yang terlalu menekankan pada dominasi struktur dan kekuatan sosial (seperti, fungsionalisme Parsonian dan strukturalisme, yang cenderung ke obyektivisme).

Kedua, pendekatan yang terlalu menekankan pada individu (seperti, tradisi hermeneutic, yang cenderung ke subyektivisme).

Giddens tidak puas dengan teori pandangan yang dikemukakan oleh struktural-fungsional, ia ingin mengakhiri klaim-klaim keduanya dengan cara mempertemukan kedua lairan tersebut.

Baca Juga: Mau Selesai Duluan Jawab Ujian? Cek 5 Contoh Soal Mata Kuliah Bahasa Inggris Semester 1, Lengkap Pembahasan

2. Teori Modernisasi

Modernisasi saat ini yang kita alami adalah modern dimana terjadinya manusia yang bisa saja moralnya sudah mulai menurun.

Contohnya, dikarenakan alat elektronik manusia, dimana tidak lagi yang namanya saling menyapa antara individu karena semakin canggih zaman akan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi tentunya.

Namun dibalik modernisasi itu semua, bukan berarti kata modern merusak moral atau adat yang ada.

Contohnya, transportasi nah transportasi ini yang mungkin sudah dimodifikasi oleh beberapa tekhnisi maka menjadilah transportasi yang memadai dan maju sehingga tercapailah tujuan kita dengan nyaman.

Sama apa yang disebutkan oleh Giddens ada Pro-Traditional dan Traditional yang modern dan ada yang masih mencintai leluhur mereka atau tradisi yang mereka lakukan sehari-hari.

Baca Juga: Bukan Hanya Hiburan! Inilah 5 Rekomendasi Film untuk Menguasai Bahasa Inggris sebagai Metode yang Efektif

3. Teori Jalan Ketiga

Anthony Giddens melihat pada masyarakat saat itu bahwa sosialis sudah mati.

Sosialis hingga menuduh Anthony Giddens adalah pihak kanan, pihak liberal.

Teori ini menggemparkan dunia, mempengaruhi pemikiran pemimpin dunia akan sistem pilitik ekonomi negara beberapa negara eropa-amerika.

Sosialis tidak memiliki ruang lagi untuk bergerak dalam pemikiran Anthony Giddens, begitupun pengikut paham liberal, neoliberal menurutnya tidak akan bisa melanjutkan pahamnya di masa depan.

Anthony Giddens memberikan solusi dan keluar dari kelemahan dari kedua sistem sosialis dan liberal yang sekarang paham yang paling banyak dipakai sebagai sistem negara.

Ini dia Sosiologi modern dari cabang ilmu sosiologi dengan teori yang dibawa oleh Anthony Giddens yang berhubungan dengan kehidupan dan lingkungan masyarakat.***