POJOKSATU.id - Kabar baik datang dari Universitas Padjadjaran untuk para siswa kelas XII yang tengah bersiap menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi.
SNBP Unpad 2026 dipastikan tidak menggunakan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai penentu kelulusan.
Informasi ini tentu menjadi angin segar, terutama bagi siswa yang selama ini konsisten belajar di sekolah.
Baca Juga: Bukan Pelanggaran Sepele, Tukang Parkir Liar Bisa Dijerat Pasal Pemerasan hingga 9 Tahun Penjara
Yuk simak, kebijakan ini penting dipahami sejak awal agar strategi masuk perguruan tinggi bisa disusun lebih matang.
Universitas Padjadjaran saat ini memiliki 18 fakultas dengan jumlah mahasiswa sekitar 40.000 orang.
Pada tahun 2026, Unpad menargetkan menerima sekitar 10.000 mahasiswa baru melalui tiga jalur utama, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan jalur Mandiri.
Baca Juga: Bukan Pelanggaran Sepele, Tukang Parkir Liar Bisa Dijerat Pasal Pemerasan hingga 9 Tahun Penjara
Untuk jalur SNBP, Unpad menegaskan tetap berpegang pada prinsip awal, yakni menilai prestasi akademik siswa secara berkelanjutan.
Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menjelaskan bahwa meskipun sebagian siswa mengikuti TKA, Unpad tidak menjadikan nilai tersebut sebagai dasar kelulusan.
Penilaian utama tetap mengacu pada nilai rapor SMA yang mencerminkan konsistensi belajar siswa sejak semester awal hingga akhir.
TKA hanya diposisikan sebagai pembanding jika memang diperlukan dan tidak bersifat menentukan. Kebijakan ini perlu dipahami agar siswa tidak terjebak fokus pada tes tambahan semata.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Unpad lebih menghargai proses belajar jangka panjang dibandingkan hasil tes sesaat.
Bagi siswa yang rajin dan stabil dalam akademik, peluang di jalur SNBP Unpad 2026 tetap terbuka lebar.
Nah, inilah alasan mengapa menjaga performa rapor sejak kelas X menjadi sangat krusial bagi calon mahasiswa.
Selain soal seleksi, Unpad juga memberikan kepastian terkait biaya pendidikan. Prof. Arief menegaskan bahwa UKT Unpad tetap dan tidak akan mengalami kenaikan setidaknya hingga tahun 2029.
Komitmen ini menjadi bentuk tanggung jawab perguruan tinggi negeri yang dibiayai dari pajak masyarakat untuk tetap menghadirkan pendidikan berkualitas dengan biaya terjangkau.
Kebijakan ini tentu memberi ketenangan bagi orang tua dalam merencanakan pendidikan anak.
Tak hanya itu, Unpad juga menyediakan beragam program beasiswa, baik dari pemerintah maupun beasiswa internal kampus.
Beasiswa tersebut ditujukan untuk membantu mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi maupun yang berprestasi, termasuk jalur khusus bagi mahasiswa disabilitas.
Baca Juga: Cocok untuk Kuliah Sambil Kerja, Segini Biaya dan Jadwal Kuliah Unpam 2026
Langkah ini menunjukkan komitmen Unpad dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi semua kalangan, yang memang wajar menjadi perhatian dunia pendidikan saat ini.
Dengan kebijakan seleksi yang jelas, biaya kuliah yang stabil, serta dukungan beasiswa, Unpad berharap calon mahasiswa dapat memilih jalur masuk sesuai potensi masing-masing.
Calon mahasiswa dan orang tua juga diimbau memahami mekanisme setiap jalur agar tidak salah langkah dalam proses pendaftaran.
Sebagai penutup, kebijakan SNBP Unpad 2026 yang menitikberatkan pada nilai rapor SMA dan menjaga UKT Unpad tetap menjadi sinyal kuat bahwa kualitas, keadilan, dan keberlanjutan pendidikan masih menjadi prioritas utama.
Nih, buat kamu yang sedang berjuang masuk PTN, fokus belajar konsisten sejak sekolah ternyata masih jadi kunci utama.
Tetap semangat dan persiapkan diri sebaik mungkin.***




