POJOKSATU.id - Status SKTP Januari 2026 belum valid membuat banyak guru sertifikasi khawatir tunjangan profesi tidak akan cair.
Namun kondisi ini bukan akhir segalanya.
Sistem masih membuka ruang perbaikan data hingga 10 Februari 2026, asalkan guru memahami apa yang masih bisa diperbaiki dan bagaimana urutan langkahnya.
Klarifikasi Mitos “Kalau Januari Gagal, TPG Setahun Hilang”
Salah satu mitos yang paling sering beredar adalah anggapan bahwa jika SKTP Januari tidak valid, maka TPG satu tahun penuh otomatis hilang.
Baca Juga: Tinggal Hitungan Hari! Hak KP ASN Terancam Tertunda jika Upload SIASN Tak Tuntas April Ini
Anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Yang benar, SKTP Januari memang menjadi syarat utama pencairan TPG periode awal, tetapi sistem masih memberi kesempatan perbaikan selama tenggat nasional belum ditutup.
Artinya, selama status diperbaiki sebelum 10 Februari, peluang SKTP tetap terbuka.
Timeline Resmi Perbaikan dari GTK
GTK memberikan waktu perbaikan data hingga batas akhir 10 Februari 2026. Perbaikan dilakukan bukan di Info GTK, melainkan melalui Dapodik sekolah.
Setelah data diperbaiki dan disinkronkan, pusat akan melakukan penarikan ulang untuk proses verifikasi dan validasi.
Guru perlu memahami bahwa perubahan tidak langsung terlihat saat itu juga, karena sistem bekerja bertahap.
Data Apa Saja yang Masih Bisa Diperbaiki
Beberapa komponen data yang masih bisa diperbaiki menjelang tenggat antara lain:
1. Jam mengajar dan distribusinya di rombel
2. Linearitas mata pelajaran dengan sertifikat pendidik
3. Status rombongan belajar dan jumlah siswa
4. Penempatan jam yang sebelumnya terkunci
5. Ketidaksesuaian data guru dengan struktur kelas
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Waspada! Kontrak Kerja Bisa Diputus karena Alasan Ini!
Selama data tersebut diperbaiki di Dapodik dan disinkronkan, sistem pusat masih bisa membaca ulang.
Urutan Prioritas Perbaikan Paling Menentukan
Tidak semua perbaikan memiliki dampak yang sama.
Prioritas utama adalah pemenuhan jam linier minimal, disusul kesesuaian rombel dan mata pelajaran.
Baca Juga: CPNS Imigrasi 2026 Jadi Harapan Baru, Sayangnya Ini Kata Pemerintah
Setelah itu, barulah memastikan jumlah siswa terbaca normal dan tidak ada konflik jam dengan guru lain.
Melompat-lompat memperbaiki tanpa urutan justru sering membuat status tetap tidak valid.
Koordinasi Efektif dengan Operator Sekolah
Guru tidak bisa bekerja sendiri. Operator sekolah memegang peran kunci dalam input dan sinkronisasi Dapodik.
Komunikasi yang jelas, data yang disepakati bersama, serta perhitungan jam yang matang akan mempercepat proses validasi dan menghindari kesalahan berulang.
Skenario Terburuk dan Mitigasinya
Jika hingga batas waktu SKTP tetap belum valid, guru tetap perlu menyimpan seluruh riwayat perbaikan sebagai bahan evaluasi.
Langkah mitigasi terpenting adalah memastikan data semester berikutnya sudah rapi sejak awal agar tidak terulang.
Dengan strategi yang tepat dan pemahaman sistem, status “belum valid” bukan vonis akhir, melainkan peringatan untuk segera bertindak.***




