POJOKSATU.id - Siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.
Tim Karya Ilmiah Remaja (KIR) Smamita berhasil meraih medali perak dalam ajang World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2025 yang berlangsung pada Senin (27/10/2025).
Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga: SMA Kemala Taruna Bhayangkara 2026 Dibuka, Ada Beasiswa Full dari Polri
Tahun ini, kegiatan diikuti sekitar 148 tim dari berbagai negara. Ajang ini menjadi wadah bagi pelajar muda untuk menampilkan kreativitas dan solusi inovatif terhadap beragam permasalahan global.
Inovasi dari Limbah untuk Pendidikan Dasar
Tim KIR Smamita menghadirkan karya berjudul Mathcycle Fun Games: A Waste-Based Innovative Learning Media to Improve Education Quality and Critical Thinking Skills of Elementary Students yang masuk dalam kategori Education.
Baca Juga: Mantan Direksi ASDP Dituntut 8 Tahun, Kuasa Hukum Bilang Tidak Sesuai Fakta Persidangan
Inovasi ini menarik perhatian dewan juri internasional karena menggabungkan konsep pembelajaran matematika dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Pembina KIR Smamita, Fara Raditya Mirsa, S.Pd., yang juga guru Fisika, menjelaskan bahwa lomba WYIIA diikuti peserta dari berbagai negara secara daring maupun luring.
Ia menambahkan, timnya memilih kategori education karena melihat rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar, terutama dalam operasi dasar seperti perkalian.
Baca Juga: Wali Kota Sukabumi dan Kemendikdasmen Kolaborasi Perkuat Dapodik serta Digitalisasi Pendidikan
“Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa merasa lebih senang belajar matematika dengan permainan tersebut dibanding cara konvensional,” ujar Fara.
Selain meningkatkan minat belajar, proyek ini juga mengajarkan pentingnya mengolah limbah menjadi media belajar yang bermanfaat dan ramah lingkungan.
Motivasi untuk Terus Berkarya
Salah satu anggota tim, Puti Khalila Reihana dari Excellent Class, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Kami tidak menyangka bisa bersaing di level internasional. Ini menjadi pengalaman berharga dan motivasi untuk terus berkarya,” ujarnya.
Baca Juga: Beasiswa Dicabut, Mahasiswa UNS Solo Ketahuan Dugem dan Dinyatakan Langgar Etik
Kebanggaan bagi Sekolah
Direktur SMA Muhammadiyah 1 Taman, Edwin Yogi Laayrananta, M.I.Kom., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas prestasi siswanya.
“Saya merasa sangat bangga atas prestasi luar biasa yang diraih tim KIR Smamita. Ini bukan hanya kebanggaan sekolah, tetapi juga bukti bahwa semangat riset dan inovasi di kalangan siswa terus tumbuh dengan baik,” tuturnya.
Ia menambahkan, pencapaian ini menjadi bukti bahwa dengan kerja keras, bimbingan yang tepat, dan kepercayaan diri, siswa Smamita mampu bersaing di level internasional.
Baca Juga: Perum Jasa Tirta II Buka Lowongan Kerja hingga 31 Oktober 2025, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif bagi masyarakat serta dunia pendidikan,” pungkasnya.
Daftar Anggota Tim KIR Smamita
- Khansa Maritza Putri Ayudya (XI-1)
- Wilda Aura Aulia Putri (XI-1)
- Jihan Asmirra Tsabita (XI-6)
- Puti Khalila Reihana (XII-1)
- Kaylila Atha Kirana (XII-4)
Baca Juga: Sambut Sumpah Pemuda, DAM Ajak Generasi Muda Rawat Motor
Keikutsertaan Smamita dalam ajang WYIIA 2025 menambah daftar panjang prestasi sekolah di bidang riset dan inovasi.
Sekolah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan ilmiah dan kreativitas siswa guna mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global. ***




