POJOKSATU.ID- Persiapan menghadapi UTBK SNBT 2025 memerlukan strategi belajar yang tepat, terutama untuk komponen Tes Literasi Bahasa Indonesia yang menguji kemampuan analisis dan pemahaman teks.
Berdasarkan informasi resmi, Literasi Bahasa Indonesia dalam UTBK SNBT 2025 terdiri atas 20 soal yang menguji kemampuan peserta menganalisis berbagai jenis teks, mengidentifikasi ide pokok, menyimpulkan makna bacaan, serta memahami penggunaan kata dan struktur kalimat.
Dalam artikel ini, disajikan beberapa contoh soal literasi bahasa Indonesia yang merepresentasikan format UTBK SNBT 2025 beserta pembahasannya secara detail.
Mempersiapkan diri menghadapi Tes Literasi Bahasa Indonesia dalam UTBK SNBT 2025 membutuhkan latihan konsisten dan pemahaman mendalam tentang berbagai jenis teks dan metode analisisnya.
Contoh soal dan pembahasan yang disajikan diharapkan dapat membantu mengidentifikasi pola soal dan melatih kemampuan berpikir kritis yang dibutuhkan.
Dengan memahami tipe soal dan strategi penyelesaiannya, kamu dapat meningkatkan peluang meraih nilai maksimal pada bagian penting ujian ini.
Mari simak contoh soal dan pembahasan Literasi Bahasa Indonesia berikut.
Teks berikut untuk Soal 1-3
Mobil listrik bukanlah inovasi baru pada abad ke-21. Akan tetapi, teknologinya baru mendapat perhatian luas beberapa tahun terakhir. Mobil listrik menggunakan motor listrik yang ditenagai baterai isi ulang sebagai mesin penggeraknya.
Salah satu perkembangan signifikan terkait mobil listrik adalah upaya pembangunan infrastruktur pengisian daya yang menggantikan stasiun pengisian bahan bakar konvensional.
Stasiun pengisian daya dapat dipasang di berbagai lokasi, termasuk di rumah. Dibandingkan dengan mobil konvensional, mobil listrik punya sejumlah keunggulan, seperti lebih hening dari segi suara dan tidak ada emisi gas buang.
Mobil listrik lebih ramah lingkungan dan dapat mengurangi polusi udara serta kebisingan. Sebagai alternatif, mobil listrik berpotensi mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, termasuk terhadap perubahan iklim yang menjadi masalah serius.
Namun, kendaraan listrik juga memiliki kelemahan. Salah satunya adalah ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang belum merata, terutama di beberapa daerah.
Biaya penggantian baterai mobil listrik lebih tinggi karena kapasitasnya yang besar, dan proses pengisian baterai memerlukan waktu yang lebih lama. Selain itu, baterai mobil listrik juga cenderung berat dan memiliki keterbatasan dalam kapasitas penyimpanan energi untuk perjalanan jarak jauh.
Sejumlah negara telah menerapkan kebijakan untuk mendukung adopsi mobil listrik, termasuk insentif nonmoneter, subsidi untuk pengembangan infrastruktur pengisian daya, dan regulasi jangka panjang dengan tujuan khusus.
Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan dan penggunaan mobil listrik, mengingat manfaatnya yang telah disebutkan serta keterbatasan bahan bakar fosil yang semakin terbatas.
Soal 1
Pernyataan di bawah ini yang merupakan opini penulis sesuai bacaan adalah ....
a. mendukung kebijakan insentif nonmoneter yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat
b. mendukung kebijakan pengembangan mobil listrik untuk mengurangi konsumsi minyak bumi
c. mendukung kebijakan pemerintah yang akan membangun semua stasiun pengisian daya
d. mendukung kebijakan penggantian semua mobil bensin dan diesel dengan mobil listrik
e. mendukung kebijakan insentif tunai kepada pengembang dan pengguna mobil listrik
Pembahasan:
Pada paragraf terakhir, penulis menyebutkan bahwa kebijakan untuk mendukung adopsi mobil listrik bertujuan untuk "mendorong pertumbuhan dan penggunaan mobil listrik, mengingat manfaatnya yang telah disebutkan serta keterbatasan bahan bakar fosil yang semakin terbatas." Hal ini menunjukkan dukungan terhadap pengembangan mobil listrik dengan alasan penghematan bahan bakar fosil (minyak bumi).
Pilihan lain tidak secara eksplisit dinyatakan dalam teks. Teks tidak secara spesifik mendukung insentif nonmoneter, tidak menyebutkan pembangunan semua stasiun pengisian, tidak mendukung penggantian total semua mobil konvensional, dan tidak menyebutkan insentif tunai.
Jawaban: b
Soal 2
Berdasarkan bacaan yang terdapat pada soal nomor 2, alasan utama dikembangkannya mobil listrik adalah ....
a. cadangan minyak bumi akan segera habis
b. gas buang yang dihasilkannya ramah lingkungan
c. rumah dapat dijadikan tempat pengisian baterai mobil
d. mobil listrik semakin populer dalam beberapa tahun terakhir di masyarakat
e. baterai mobil biasa mengandung logam berbahaya yang menyebabkan polusi udara
Pembahasan:
Di paragraf terakhir teks menyebutkan "keterbatasan bahan bakar fosil yang semakin terbatas" sebagai alasan pengembangan mobil listrik. Ini sesuai dengan pilihan A yang menyatakan cadangan minyak bumi akan segera habis.
Pilihan b salah karena mobil listrik memang tidak menghasilkan gas buang, bukan menghasilkan gas buang yang ramah lingkungan. Pilihan c hanya menyebutkan kemungkinan pengisian di rumah, bukan alasan pengembangan. Pilihan d hanya menyatakan fakta popularitas, bukan alasan pengembangan. Pilihan e tidak disebutkan dalam teks.
Jawaban: a
Soal 3
Sesuai bacaan di atas, kekurangan dari mobil listrik adalah ....
a. teknologi baterai belum berkembang baik dan harganya mahal
b. stasiun pengisian baterai tidak bisa dibangun di sembarang tempat
c. daya baterai mobil listrik tidak sebesar daya baterai mobil biasa
d. menyebabkan perubahan iklim yang harus ditangani secara serius
e. waktu pengisian baterai sangat lama seperti baterai untuk mobil biasa
Pembahasan:
Paragraf keempat menyebutkan "Biaya penggantian baterai mobil listrik lebih tinggi karena kapasitasnya yang besar" yang menunjukkan harga baterai yang mahal. Selain itu, disebutkan juga bahwa "baterai mobil listrik juga cenderung berat dan memiliki keterbatasan dalam kapasitas penyimpanan energi" yang menunjukkan bahwa teknologi baterai belum berkembang dengan baik. Hal ini mendukung pilihan a.
Jawaban: a
Teks berikut untuk Soal 4-8
(1) Di seluruh dunia, intensitas dan kecemerlangan cahaya meningkat 2 persen per tahun. (2) Oleh karena itu, malam menjadi semakin terang. (3) Sejumlah studi menunjukkan, polusi cahaya mengganggu ekosistem alami.
(4) Dr. Kamiel Spoelstra, seorang ahli ekologis Belanda, bersama timnya berusaha memahamkan pengaruh cahaya lampu di malam hari terhadap kelelawar. (5) Hewan yang aktif di malam hari ini menggunakan cahaya bulan untuk bernavigasi. (6) Mereka sensitive terhadap spektrum cahaya biru. (7) Semakin terang cahaya biru, semakin mereka terganggu.
(8) Untuk menguji reaksi kelelawar terhadap spektrum warna, menempatkan sekitar 200 lampu di seluruh negeri yang memancarkan beragam warna. (9) Jika spektrum biru dipadukan dengan sedikit warna merah, spektrum warna yang dihasilkan bisa jadi tidak terlalu mengganggu hewan malam.
(10) Menempatkan penerangan yang benar tidak sekadar memasang lampu bercahaya terang, tetapi harus memperhatikan efisiensi energi dan efek cahaya. (11) Penerangan yang tepat sangat diperlukan demi efek yang optimal bagi seluruh ekosistem.
Soal 4
Apa akibat dari naiknya 2 persen cahaya per tahun?
a. Hewan-hewan sulit bergerak di malam hari.
b. Kelelawar menjadi sensitif terhadap cahaya biru.
c. Tidak perlu lampu karena malam semakin terang.
d. Kehidupan hewan nokturnal menjadi terganggu.
e. Ekosistem alami menjadi semakin sedikit.
Pembahasan:
Kalimat ke-3 menyebutkan "polusi cahaya mengganggu ekosistem alami" dan paragraf berikutnya menjelaskan tentang dampaknya terhadap kelelawar sebagai hewan nokturnal. Ini mendukung pilihan D.
Jawaban: d
Soal 5
Jika ditambahkan satu paragraf baru di antara paragraf 1 dan 2, paragraf tersebut kemungkinan akan membahas ....
a. Perbandingan tingkat polusi cahaya di berbagai negara
b. Alasan manusia melakukan penerangan di malam hari
c. Penelitian tentang cahaya yang tidak mengganggu
d. Efek penerangan terhadap kelelawar sebagai makhluk nokturnal
e. Salah satu makhluk yang terganggu, yaitu kelelawar
Pembahasan:
Paragraf 1 membahas tentang polusi cahaya secara umum, sedangkan paragraf 2 langsung fokus pada kelelawar. Jika ada paragraf tambahan, logisnya akan menjelaskan tentang kelelawar sebagai salah satu makhluk yang terganggu oleh polusi cahaya, sebagai penghubung antara topik umum dan spesifik.
Jawaban: e
Soal 6
Sebuah kalimat yang efektif dapat memberikan informasi yang jelas kepada pembaca. Pada kalimat (8) dari bacaan di atas, informasi apa yang tidak tercantumkan?
a. Jumlah lampu yang dipasang
b. Tujuan penempatan lampu
c. Orang yang menempatkan lampu
d. Lokasi lampu ditempatkan
e. Jenis warna yang dipancarkan lampu
Pembahasan:
Kalimat (8): "Untuk menguji reaksi kelelawar terhadap spektrum warna, menempatkan sekitar 200 lampu di seluruh negeri yang memancarkan beragam warna."
Dalam kalimat ini tidak disebutkan siapa yang menempatkan lampu (subjek kalimat tidak ada). Informasi tentang jumlah lampu (200), tujuan (menguji reaksi kelelawar), lokasi (di seluruh negeri), dan jenis warna (beragam warna) disebutkan dalam kalimat tersebut.
Jawaban: c
Soal 7
Manakah simpulan yang tepat untuk bacaan di atas?
a. Kelelawar membutuhkan cahaya alami untuk bisa mencari makan di malam hari.
b. Mengurangi cahaya dengan spektrum warna biru diperlukan untuk kebaikan semua makhluk hidup.
c. Tidak diperlukan penerangan pada malam hari agar tidak menimbulkan polusi cahaya.
d. Kelelawar dan manusia memiliki perbedaan kebutuhan cahaya sehingga tidak bisa hidup berdampingan.
Pembahasan:
Berdasarkan teks, kelelawar terganggu oleh cahaya biru (kalimat 6-7), dan kalimat 9-11 menyarankan untuk memadukan spektrum biru dengan sedikit warna merah untuk mengurangi gangguan, serta pentingnya penerangan yang tepat demi efek yang optimal bagi seluruh ekosistem. Hal ini mendukung simpulan B.
Jawaban: b
Soal 8
Penulisan kata yang tidak tepat adalah ....
a. intensitas harusnya intensi
b. ekologis harusnya ekologi
c. aktif harusnya aktivasi
d. sekadar harusnya sekedar
e. efisiensi harusnya efisien
Pembahasan:
Kata "ekologis" adalah bentuk kata sifat (adjektiva) dari kata "ekologi". Dalam konteks kalimat "Dr. Kamiel Spoelstra, seorang ahli ekologis Belanda", seharusnya menggunakan kata benda "ekologi", karena menunjukkan bidang keahlian, bukan sifat dari ahli tersebut. Jadi penulisan yang benar adalah "seorang ahli ekologi".
Jawaban: b
Teks berikut untuk Soal 9 dan 10
Gold House telah merilis A100 daftar orang Asia, Asia Amerika dan Kepulauan Pasifik paling berpengaruh (Most Impactfull Asian) tahun 2020 melalui laman resmi mereka, Dalam daftar tersebut, BLACKPINK, BTS dan sutradara Bang Joon Ho dipilih menjadi salah satu tokoh Asia paling berpengaruh untuk kategori Media & Entertainment.
Sebelumnya, pada 2019, BTS juga telah terpilih menjadi salah satu orang Asia paling berpengaruh oleh Gold House untuk pertama kalinya. Setiap tahunnya, Gold House memilih 100 orang Asia yang memiliki pengaruh dalam sejumlah bidang, termasuk media, fesyen, hiburan, gaya hidup, teknologi, bisnis dan aktivitas sosial.
Alasan Gold House memilih BLACKPINK diantaranya karena BLACKPINK telah membuat sejarah dengan menjadi girl group KPop pertama yang tampil dalam festival Coachella pada 2019 lalu. BLACKPINK juga menjadi girl group yang menduduki peringkat tertinggi dalam chart Billboard Hot 100 dan Billboard 200, yakni di posisi 41 lewat lagu “Kill This Love”.
Gold House juga menyatakan BLACKPINK adalah girl group pertama dan satu-satunya yang masuk dalam chart Billboard’s Emerging Artist. Tak sampai sana, lagu “DDU-DU DDU-DU” milik BLACKPINK menjadi music video (MV) grup KPop yang paling banyak di-subscribe di YouTube dengan lebih dari 35 juta pelanggan.
Sementara itu, alasan Gold House memilih BTS salah satunya karena BTS adalah boy group KPop yang telah mendominasi dunia. BTS juga disebut sebagai grup KPop pertama yang meraih penghargaan di Billboard Music Awards dan American Music Awards.
Lalu, untuk sutradara asal Korea Selatan, Bang Joon Ho, Gold House menyatakan bahwa sang sutradara dikenal sebagai sosok bertalenta lewat film-film garapannya, seperti “Barking Dogs Never Bite” (2000), “Memories of Murder” (2003), “The Host” (2006), “Mother” (2009), “Snowpiercer” (2013), “Okja” (2017), hingga yang terbaru, “Parasite” (2019).
“Bang Joon Ho dikenal karena kecerdasannya yang tajam, cerdas secara sosial, dan memutarbalikkan konvensi genre, Bang Joon Ho terus-menerus mengajukan pertanyaan tentang institusi sosial dan ketidakadilan masyarakat dengan perpaduan yang unik antara humor, emosi dan ketegangan,” tuis Gold House.
Menurut Gold House, daftar final A100 dipilih melalui proses seleksi yang ketat dengan dimulai oleh nominasi public. Kandidat kemudian dipersempit melalui pemilihan yang dilakukan langsung dari perwakilan 20 organisasi nirlaba Asia di Amerika Serikat, serta anggota Gold House.
Soal 9
Maksud konvensi genre pada paragraf terakhir adalah ….
a. Pembuatan film dengan tujuan khusus
b. Pembuatan film dengan ketentuan tertentu sesuai genre yang dipilih
c. Perubahan bentuk genre yang satu ke bentuk lainnya
d. Penggabungan beberapa genre menjadi satu kesatuan
e. Kreasi yang dilakukan sutradara untuk membuat film lebih menarik
Pembahasan:
Konvensi genre merujuk pada aturan atau ketentuan yang lazim berlaku dalam suatu genre film tertentu. Dari konteks kalimat "...memutarbalikkan konvensi genre...", artinya sutradara Bang Joon Ho tidak mengikuti ketentuan umum yang biasa dipakai dalam genre film tertentu, melainkan membuat kreasi baru yang melawan kebiasaan.
Jawaban: b
Soal 10
Pernyataan yang benar sesuai teks adalah ….
a. BLACKPINK sudah dipastikan dipilih Gold House sejak tahun 2019.
b. Bang Joon Ho dipilih menjadi orang paling berpengaruh di Asia untuk kategori Music & Movie.
c. BTS dipilih menjadi orang paling berpengaruh di Asia selama dua tahun berturut-turut.
d. Tidak heran BTS dan BLACKPINK dipilih menjadi orang paling berpengaruh di Asia karena berasal dari agensi yang sama.
e. Bang Joon Ho bukan satu-satunya sutradara berbakat yang dipilih Gold House.
Pembahasan:
Paragraf kedua menyebutkan "Sebelumnya, pada 2019, BTS juga telah terpilih menjadi salah satu orang Asia paling berpengaruh oleh Gold House untuk pertama kalinya." Dan teks juga menyebutkan bahwa BTS terpilih lagi pada 2020. Ini menunjukkan BTS terpilih dua tahun berturut-turut (2019 dan 2020).
Jawaban: c
Demikianlah contoh soal dan pembahasan Literasi Bahasa Indonesia UTBK.
Ingatlah bahwa soal literasi bahasa Indonesia tidak hanya menguji pengetahuan bahasa, tetapi juga kemampuan menganalisis bacaan secara komprehensif dan mengambil kesimpulan yang tepat.
Lakukan latihan rutin dengan berbagai tipe teks, mulai dari teks informasi, ilmiah, hingga sastra untuk memastikan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan soal dalam UTBK SNBT 2025.
Semoga artikel ini bermanfaat dalam perjalanan Anda menuju perguruan tinggi idaman!***



