POJOKSATU.id - Modul proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) adalah dokumen yang berisi tujuan, langkah-langkah, media pembelajaran, dan penilaian yang diperlukan untuk melaksanakan proyek tersebut.
Pendidik memiliki kebebasan untuk membuat, memilih, dan memodifikasi modul proyek yang ada sesuai dengan konteks, karakteristik, dan kebutuhan siswa.
Kemendikbudristek sebenarnya sudah menyediakan contoh-contoh modul proyek penguatan profil pelajar Pancasila yang dapat digunakan sebagai inspirasi bagi satuan pendidikan.
Satuan pendidikan dan pendidik dapat mengembangkan modul proyek sesuai dengan kebutuhan belajar siswa, memodifikasi, dan/atau menggunakan modul proyek yang disediakan oleh Pemerintah sesuai dengan karakteristik daerah, institusi pendidikan, dan siswa.
Dengan begitu, pendidik yang menggunakan modul P5 yang disediakan oleh Pemerintah tidak perlu lagi kesulitan menyusun modul proyek sendiri.
Namun, satuan pendidikan kadang menemukan kendala saat harus menyesuaikan modifikasi yang sesuai dengan konteks, karakteristik, dan kebutuhan siswa di sekolah masing-masing.
Oleh karena itu, Komunitas Pembelajar Antapani (KomPAn) menggelar program berbagi praktik baik dengan tema "Serunya Bikin Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5): Langkah Mudah dan Praktis."
Program ini akan berlangsung pada Sabtu, 27 Juli 2024, pukul 19.30 WIB hingga selesai, dan ditayangkan secara langsung melalui Gmeet: https://meet.google.com/fsc-smed-cbq.
Para guru dapat berpartisipasi dalam program ini. Bahkan terbuka untuk umum. Peserta juga akan mendapatkan e-sertifikat 4 JP secara gratis.
Acara akan diantarkan dengan sambutan dari Ketua K3S Kecamatan Antapani yang juga Kepala Sekolah SDN 260 Griya Bumi Antapani Kota Bandung, Hj. Enung Sadiah.
"Ini merupakan ikhtiar para guru untuk mendalami sekaligus saling share pengetahuan dalam menguasai modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang merupakan ko-kurikuler di Kurikulum Merdeka," terang Enung.
Enung juga menyampaikan, program berbagi praktik baik ini diharapkan dapat berdampak di satuan pendidikan dalam memperkuat karakter dan kompetensi peserta didik agar mereka menjadi pelajar sepanjang hayat yang berkarakter, kompeten, dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Disampaikan juga oleh Ketua Komunitas Belajar Kecamatan Antapani Abdul Azis bahwa program ini sebagai bagian dari upaya komunitas untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja guru dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan.
"Kami berusaha membangun kesadaran dan tanggungjawab kolektif dalam meningkatkan kompetensi. Tentu semangat belajar harus diperlihatkan tidak hanya oleh murid, tetapi juga kita semua sebagai guru," ujar pendidik di SDN 255 Griya Bumi Antapani Kota Bandung itu.
Ia juga berharap, kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi peran aktif guru-guru lainnya dalam berbagi praktik baik.
"Dengan adanya kegiatan berbagi praktik baik dari bu Acy ini, saya harap banyak guru yang terinspirasi untuk membuat modul P5 di sekolahnya. Selain itu mudah-mudahan Komunitas Belajar Antapani ini bisa lebih aktif dan muncul bu Acy-bu Acy lain yang mau berbagi praktik baiknya," tambah Abdul Azis.
Narasumber utama dalam program berbagi praktik baik ini adalah seorang guru dari SDN 260 Griya Bumi Antapani Kota Bandung, Astri Winarti Widiastuti yang akan membagikan pengalaman dan langkah-langkah praktis dalam membuat modul projek penguatan profil pelajar Pancasila.
Perempuan yang akrab dipanggil Acy itu menyebutkan akan mengurai dan mendiskusikan langkah mudah persiapan penyusunan modul P5 mulai dari adaptasi, identifikasi, modifikasi hingga penyelarasan sesuai isu atau tema yang sesuai dengan kebutuhan sekolah.
"Memang ada komponen modul mualai dari topik atau judul, fase hingga durasi kegiatan. Tapi kita coba menyusunnya dengan cara yang lebih seru. Sehingga nanti rubrik pencapaiannya sesuai dengan kompetensi dan jenjang peserta didik," ungkap Acy.
Acara akan dipandu oleh Megi Purnama Cahya, Guru SDN 209 Antapani Kota Bandung, sebagai MC, dan dimoderatori oleh Inna Damayanti, Guru SDN 259 Griya Bumi Antapani Kota Bandung.
Di awal tahun ajaran baru ini, para guru diajak untuk bergabung dalam kesempatan ini untuk belajar dan berbagi pembuatan modul P5 bersama semangat guru belajar. ***




