POJOKSATU.ID - Pemerintah akan melakukan sejumlah perubahan signifikan pada kurikulum pendidikan yang akan mulai diterapkan pada Tahun Ajaran 2025/2026.

Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masa kini dan masa depan.

Berdasarkan informasi terbaru, setidaknya ada lima poin utama yang menjadi fokus perubahan kurikulum tersebut:

Baca Juga: Hati-hati! Penipuan Berantai Mengincar Calon Peserta PPG: Oknum Mengatasnamakan Panitia, Pimpinan, dan Pengawas

1. Revisi atau Pengurangan Capaian Pembelajaran (CP) / Cakupan Materi

Salah satu perubahan fundamental adalah revisi atau pengurangan pada capaian pembelajaran (CP) atau cakupan materi.

Hal ini kemungkinan bertujuan untuk mengurangi beban materi yang terlalu padat, sehingga guru dan siswa dapat lebih fokus pada pemahaman mendalam dan pengembangan kompetensi esensial.

Baca Juga: BSU Disalurkan Melalui Kantor Pos? Hati-hati Ada Batas Waktu Pengambilannya, Jangan Sampai Hangus karena Lewat Tanggal!

2. Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) sebagai Mata Pelajaran Pilihan

Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, kurikulum baru akan memperkenalkan Koding (pemrograman) dan Kecerdasan Artifisial (AI) sebagai mata pelajaran pilihan.

Langkah ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan digital yang relevan dan mempersiapkan mereka menghadapi era revolusi industri 4.0 dan 5.0.

Baca Juga: Kemnaker Ingatkan Pekerja Ada Oknum Bisa Percepat Pencairan BSU, Pakai Link Mencurigakan

3. Matematika Akan Diajarkan Sejak PAUD

Pengenalan Matematika sejak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi poin penting lainnya.

Ini menunjukkan komitmen untuk membangun fondasi literasi numerik sejak usia dini, membantu anak-anak mengembangkan logika berpikir dan kemampuan pemecahan masalah sejak awal.

4. Pendekatan Pembelajaran Deep Learning

Kurikulum 2025/2026 akan mengadopsi pendekatan pembelajaran Deep Learning.

Pendekatan ini berfokus pada pemahaman konsep yang mendalam, penalaran kritis, dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dalam berbagai konteks, alih-alih hanya menghafal fakta.

Baca Juga: Cek, Daftar 9 Kampus Penerima Program Bantuan Prodi pada Pendidikan Tinggi Vokasi Kurikulum Link and Match dengan DUDIKA Tahun 2025

5. Dimensi Profil Pelajar Pancasila (P5) Diganti dengan Dimensi Profil Lulusan

Terakhir, ada perubahan nomenklatur pada aspek karakter siswa. Dimensi Profil Pelajar Pancasila (P5) akan diganti dengan Dimensi Profil Lulusan.

Perubahan ini kemungkinan untuk lebih menekankan pada karakteristik dan kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh lulusan pendidikan nasional.

Baca Juga: 2 Bulan Sebelum Jadi Mendikbudristek, Nadiem Buat Grup WA Khusus Pengadaan Laptop Chroomebook

Perubahan kurikulum ini diharapkan dapat menciptakan sistem pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan.

Sehingga mampu menghasilkan generasi penerus yang berdaya saing global dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Informasi lebih lanjut mengenai detail implementasi perubahan ini akan disampaikan  pada waktunya.***

Baca Juga: Komisi XI DPR RI Setujui Tambahan Anggaran Kementerian Keuangan Rp47 T di RKA Tahun 2026, Perhatikan Efesiensi!

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov