POJOKSATU.id - Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menjadi jalur favorit masuk perguruan tinggi negeri karena tidak menggunakan tes tertulis.

Namun, bukan berarti semua peserta bebas dari persyaratan tambahan.

Untuk prodi tertentu, portofolio justru menjadi komponen penilaian yang sangat menentukan.

Portofolio SNBP 2026 ditujukan bagi siswa yang memilih program studi di bidang seni dan olahraga.

Di jalur ini, nilai rapor saja tidak cukup. Kampus perlu melihat bukti nyata bakat, konsistensi, dan kemampuan peserta melalui karya atau performa yang ditampilkan dalam portofolio.

Baca Juga: Pertamax Turun Harga Pertanggal 1 Januari, Pihak Pertamina Sebut Harga Bervariasi di Tiap Daerah

Jadwal Lengkap SNBP 2026

Sebelum menyiapkan portofolio SNBP 2026, penting untuk mengetahui jadwal lengka[ SNBP 2026 agar tidak tertinggal tahapannya.

Berikut jadwal resmi SNBP 2026 yang perlu diperhatikan siswa dan sekolah:

- Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025
- Masa sanggah kuota: 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026
- Registrasi akun SNPMB sekolah: 5 – 26 Januari 2026
- Pengisian PDSS oleh sekolah: 5 Januari – 2 Februari 2026
- Registrasi akun SNPMB siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026
- Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026
- Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026
- Unduh kartu peserta SNBP: 3 Februari – 30 April 2026

Seluruh proses dilakukan secara daring melalui sistem resmi SNPMB.

Baca Juga: Target Rp 2,7 Triliun, Kinerja Kejagung 2025 Dibongkar, Pemulihan Uang Negara Tembus Rp 19,8 Triliun

Siapa Saja yang Wajib Mengunggah Portofolio SNBP 2026

Tidak semua pendaftar SNBP 2026 wajib mengunggah portofolio.

Berdasarkan ketentuan resmi panitia SNPMB, portofolio hanya diwajibkan bagi peserta yang memilih program studi seni dan olahraga.

Sementara itu, peserta yang mendaftar ke prodi akademik non-seni dan non-olahraga tidak perlu menyiapkan portofolio.

Penilaian mereka sepenuhnya mengacu pada prestasi akademik, nilai rapor, dan data pendukung lain di PDSS.

Jenis Portofolio SNBP 2026 yang Wajib Disiapkan

Jenis portofolio harus sesuai dengan program studi yang dipilih.

Secara umum, portofolio SNBP 2026 terbagi dalam dua rumpun besar, yakni seni dan olahraga.

Baca Juga: Banjir Gratifikasi Sepanjang 2025! KPK Dibombardir 5.020 Laporan Senilai Rp16,4 Miliar

Jenis portofolio SNBP 2026 wajib disesuaikan dengan program studi yang dipilih oleh peserta.

Portofolio ini menjadi salah satu instrumen penting bagi perguruan tinggi negeri (PTN) untuk menilai bakat, minat, serta kemampuan spesifik calon mahasiswa di luar nilai akademik.

Secara umum, portofolio SNBP 2026 terbagi ke dalam dua rumpun utama, yakni bidang seni dan bidang olahraga.

Portofolio Bidang Seni

Pada bidang seni, portofolio berisi kumpulan karya, dokumentasi, atau rekaman yang menunjukkan kemampuan artistik peserta secara autentik dan relevan dengan prodi tujuan.

Baca Juga: Gerakan Anak Negeri Disambut Hangat Pengungsi Aceh Tamiang, Bersama di Posko Pengungsian Lalui Malam Tahun Baru

Adapun jenis portofolio seni SNBP 2026 meliputi:

- Seni rupa, desain, dan kriya, yang menampilkan karya visual seperti lukisan, ilustrasi, desain grafis, atau produk kriya.

- Seni tari, berupa video penampilan tari yang menunjukkan teknik, ekspresi, dan penguasaan gerak.

- Seni musik, seni karawitan, dan etnomusikologi, yang dapat disajikan dalam bentuk rekaman audio atau video permainan musik maupun vokal.

- Teater, seni pedalangan, dan sendratasik, melalui dokumentasi pementasan atau cuplikan pertunjukan.

- Fotografi, film, dan televisi, berupa karya foto, film pendek, atau video yang mencerminkan kemampuan teknis dan kreativitas peserta.

Baca Juga: Kurikulum Penanggulangan Dampak Bencana Disederhanakan, Ini Materi Esensial dan Cara Guru Menerapkannya

Bentuk portofolio seni dapat berupa foto karya, video pertunjukan, rekaman audio, hingga dokumentasi pementasan.

Seluruh karya yang diunggah harus merupakan hasil kerja asli peserta, bukan karya tim, serta sesuai dengan karakter dan tuntutan program studi yang dipilih.

Portofolio Bidang Olahraga

Sementara itu, pada bidang olahraga, portofolio difokuskan pada kemampuan fisik, teknik dasar, dan potensi atletik peserta.

Isi portofolio olahraga umumnya meliputi:

- Video keterampilan olahraga, yang memperlihatkan penguasaan teknik dasar sesuai cabang olahraga.

- Rekaman latihan atau pertandingan, untuk menilai konsistensi, stamina, dan performa peserta.

- Sertifikat atau piagam prestasi olahraga, jika tersedia, sebagai bukti pencapaian nonakademik.

Baca Juga: Kabar Baik bagi PPPK! Pemkab Blora Resmi Perpanjang Kontrak hingga 2030

Portofolio olahraga digunakan oleh PTN untuk menilai potensi atletik, kemampuan teknik, hingga kedisiplinan latihan peserta selama ini, sehingga kejujuran dan kualitas dokumentasi menjadi faktor yang sangat menentukan.

Ketentuan Resmi Portofolio SNBP 2026

Portofolio SNBP 2026 diunggah secara daring melalui sistem pendaftaran SNPMB dan harus dilakukan bersamaan dengan pendaftaran SNBP.

Portofolio tidak bisa diunggah setelah masa pendaftaran ditutup.

Isi portofolio wajib relevan dengan program studi yang dipilih dan merupakan karya atau kemampuan asli peserta, bukan hasil manipulasi.

Keaslian dan kesesuaian menjadi poin penting dalam proses penilaian.

Baca Juga: Pendidikan Tetap Jalan di Tengah Bencana, Kurikulum Baru Fokus Keselamatan dan Pemulihan Murid

Aturan Bisa Berbeda Tiap PTN

Meski ketentuan umum ditetapkan oleh SNPMB, setiap perguruan tinggi negeri berhak menetapkan aturan tambahan terkait portofolio.

Beberapa PTN dapat mengatur format file tertentu, durasi video maksimal, jumlah karya yang harus diunggah, hingga kriteria penilaian khusus.

Karena itu, peserta SNBP 2026 disarankan untuk membaca secara detail persyaratan prodi dan PTN tujuan sebelum finalisasi pendaftaran agar tidak salah unggah. ***