POJOKSATU.ID - Kabar gembira datang bagi para pencari kerja serta kalangan akademisi yang berminat mengabdi di lembaga riset negara.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengisyaratkan akan segera membuka penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Tahun Anggaran 2026.

Bocoran awal mengenai pengadaan CPNS ini disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Erma Yulihastin melalui unggahan di akun media sosial X pribadinya.

Berdasarkan infografis rincian formasi yang dibagikan, BRIN menyediakan total kuota sebanyak 500 formasi untuk para pelamar.

Baca Juga: Anggota Komisi XIII DPR Luapkan Amarah Usai Temukan Bekas CCTV Di Lapas Cibinong!

Pembagian kuota tersebut mencakup kelompok SDM Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) serta kelompok SDM Pendukung.

Dalam keterangannya, beliau membocorkan persyaratan kualifikasi pendidikan untuk beberapa jabatan utama di lingkungan riset.

Jabatan nomor 1 dan 3 disyaratkan minimal berpendidikan magister (S2), sedangkan posisi nomor 2 mewajibkan kualifikasi doktor (S3).

Meski demikian, peluang besar tetap terbuka luas bagi lulusan diploma dan sarjana karena formasi lainnya menerima jenjang D3, D4, hingga S1.

Baca Juga: CPNS Guru 2027 Buka Kuota Sekitar 139 Ribu, Lulusan S1-D4 Bisa Ikut Meski Belum PPG

Beliau pun mengimbau para calon pelamar untuk mulai bersiap-siap sembari menantikan pengumuman resmi dari pihak lembaga.

Kehadiran formasi baru ini menjadi angin segar bagi penguatan iklim riset serta inovasi keilmuan di tanah air.

Antusiasme masyarakat terpantau langsung melonjak seiring beredarnya info bocoran kuota CPNS tersebut di jejaring sosial.

Berbagai persiapan dokumen dan syarat administrasi kini mulai dicermati oleh para calon pendaftar sejak jauh hari.

Publik diimbau untuk terus memantau saluran informasi resmi BRIN guna mendapatkan rincian jadwal serta mekanisme pendaftaran lengkap.

Perekrutan skala besar ini diharapkan mampu menyerap talenta-talenta terbaik bangsa demi kemajuan sains nasional.***