POJOKSATU.id - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyiapkan skema baru untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Diketahui bahwa untuk pembukaan seleksi CPNS 2025 memang belum ada informasi resmi dari pemerintah.

Apakah CPNS 2025 akan diadakan atau tidak.

Kendati demikian, Kepala BKN Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan 3 system baru yang akan diterapkan pada seleksi CPNS di tahun mendatang.

Baca Juga: Drama Adu Penalti! Indonesia Singkirkan Thailand, Tantang Vietnam di Final ASEAN U‑23 Mandiri Cup 2025

Hal ini diungkapkan Prof Zudan saat mengisi acara Pelatihan Dasar CPNS dan Orientasi PPPK Kementerian Agama pada 14 Juli mendatang.

Dijelaskan oleh Prof Zudan bahwa pada seleksi CPNS tahun mendatang tidak akan lagi diadakan tes serentak.

Di tahun-tahun sebelumnya,pelaksanaan tes CPNS selalu dilakukan serentak di seluruh daerah di Indonesia.

Nantinya seleksi CPNS tahun mendatang tidak akan lagi diberlakukan tes serentak.

Baca Juga: NASIB Honorer Dipertanyakan, Kabar Beredar Kontrak PPPK 2025 Cuma Satu Tahun!

Jadwal dan pelaksanaan tes akan dibuat lebih fleksibel.

Bahkan menurut penjelasan Prof Zudan peserta nantinya bisa melakukan tes sesuai dengan kesiapan masing-masing.

Kemudian untuk system kedua adalah hasil tes ini akan diberlakukan selama dua tahun.

Apabila peserta gagal lolos di tes pertama, maka hasilnya masih bisa digunakan pada seleksi tahun kedua tanpa harus melakukan tes secara keseluruhan.

Baca Juga: Merdeka Championship 2025 Diikuti Ratusan Atlet Taekwondo se - Jabar

Dan untuk system yang ketiga adalah subtes tidak perlu diulang semua.

Pada system baru yang diterapkan nanti,pelamar hanya perlu mengulang subtes yang belum lulus saja.

Misalnya peserta gagal di tes TWK, namun TKP dan TIU lolos, maka ia cukup mengulang di TWK saja.

Dengan adanya tiga system baru ini diharapkan membuat seleksi CPNS menjadi lebih efisien dan juga tidak membutuhkan anggaran yang besar.

***