POJOKSATU.id - Sistem pembelajaran PPG Dalam Jabatan (Daljab) 2023 dilaksanakan dengan mengacu pada regulasi baru yaitu Permendikbud nomor 54 tahun 2022 yang sudah mulai diberlakukan pada September 2022.

Dalam aturan terbaru ini, mahasiswa dalam sistem pembelajaran PPG Daljab 2023 diharuskan untuk menyelesaikan beban belajar sebesar 36 SKS.

Seperti sebelumnya, dalam sistem pembelajaran PPG Daljab 2023 beban belajar sebanyak 36 SKS tersebut dapat dipenuhi melalui Program Studi PPG seperti biasanya atau melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

RPL merupakan metode penyetaraan akademik berdasarkan pengalaman kerja atau sertifikasi tertentu yang juga diberlakukan sistem pembelajaran PPG Daljab 2023.

Menarik disini, dua golongan guru yang sudah memperoleh RPL 36 SKS tidak perlu lagi mengikuti Program Studi PPG PPG Daljab 2023.

Baca Juga: Peserta PPG Daljab 2023 Angkatan 2 Uji Komprehensif 5-6 Oktober, Materi Ini Tentukan Nasib Lulus Atau Tidak

Kedua kategori guru yang memperoleh pengecualian tersebut diuraikan di pasal 16 dari Permendikbud no. 54 tahun 2022:

  1. Guru yang telah memiliki sertifikat pendidik Guru Penggerak
  2. Guru yang telah mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru namun belum lulus ujian tulis nasional atau uji kompetensi pada akhir pendidikan dan latihan profesi guru.

Nah, dua kategori guru itulah yang diberikan kesetaraan 36 SKS sehingga bisa langsung mengikuti ujian karena telah memenuhi kewajiban beban 36 SKS.

Selain dua kategori itu, masih ada juga kategori guru yang mendapatkan RPL meski tidak sampai 36 SKS.

Ini diatur dalam pasal 16 ayat 2. Dalam ketentuan tersebut, dinyatakan ada dua jenis guru yang mendapatkan pembebasan SKS, yaitu:

  1. Guru dalam jabatan yang diangkat sampai dengan akhir tahun 2015 akan diberikan setara dengan 24 SKS,
  2. Guru dalam jabatan yang diangkat mulai tahun 2016 sampai tahun 2025 akan diberikan setara dengan 18 SKS.

Dengan demikian, guru yang memiliki SK tahun 2015 cukup memiliki beban belajar sebanyak 12 SKS, sementara guru yang diangkat tahun 2016 sampai 2015 hanya wajib menempuh sebanyak 18 SKS.

Baca Juga: Penyebab PPG Daljab 2023 Tidak Mendapat Panggilan dan Notifikasi SIMPKB, Cek Juga Jadwal Terbaru Angkatan 2

Selanjutnya perlu diketahui, poin utama dalam desain pembelajaran PPG Daljab 2023 yang wajib diketahui oleh guru dalam sistem pembelajaran PPG Daljab 2023, diantaranya:

1. Pendalaman Materi PPG Daljab 2023

Umumnya semua materi di dalam ujiannya berupa pembelajaran berbasis masalah.

Misalnya munerasi, literasi, keterampilan berpikir tingkat tinggi, problem based learning dan yang lainnya.

Ketika proses itu dilakukan maka akan ada uji komprehensif dan uji kompetensi yang berlangsung.

2. Pengembangan Perangkat Pembelajaran

Ketika pendalaman materi sudah dilakukan maka perlu dikembangkan dengan perangkat pembelajar.

Untuk perangkatnya ini harus di desain secara inovatif dan minimal harus berupa pembelajaran berbasis masalah atau proyek.

3. Praktik Pengalaman Pembelajaran

Dari pengembangan materi itu maka perlu juga dilanjutkan dengan program praktik pengalaman lapangan atau pembelajaran inovatif.

Proses pembelajaran ini harus berbasis proyek atau pembelajaran berbasis masalah.

Jadi dalam desain pembelajaran PPG Daljab 2023, seorang guru harus melakukan pendalaman dan pengembangan materi.

Baca Juga: 50 Contoh Soal Pretest PPG Model 1, Siapa Tahu Keluar Saat Testing, Untuk Latihan Peserta PPG Daljab 2023

Dari semua siklus sistem pembelajaran PPG Daljab 2023 terdapat uji kemampuan setelah pendalaman dan pengembangan pembelajaran PPG Daljab 2023.

Sehingga, setelah guru melakukan pendalaman dan mengembangkan materi dari setiap sikulus ada beberapa jenis uji kemampuan diantaranya:

1. Uji Komprehensif

Saat menjalani proses pembelajaran, guru diwajibkan untuk melalui ujian komprehensif yang diselenggarakan oleh LPTK.

Ujian tersebut sangat esensial karena menjadi syarat untuk berpartisipasi dalam praktik lapangan (PPL).

Untuk lulus di tahap ini, mahasiswa diharuskan meraih nilai minimal 70.

Saat masuk dalam praktik pengalaman lapangan, guru akan didampingi oleh guru pamong atau dosen.

Nantinya guru pamong inilah yang akan menilai lulus tidaknya pelamar di ujian tersebut.

Rata-rata kompetensi yang dinilai dalam praktik lapangan ini meliputi keterampilan, perilaku dan pengetahuan.

Uji Komprehensif ini merupakan ujian utama yang sudah dilaksanakan pada 5 dan 6 Oktober 2023 lalu. Selanjutnya peserta PPG Daljab 2023 akan melaksanakan PPL pada 9 hingga 24 Oktober 2023.

Baca Juga: Peserta PPG Daljab 2023 Wajib Pelajari! Inilah 25 Contoh Latihan Soal dan Jawaban Pretest PPG Model 5 Bagian 5

2. Uji Kompetensi

Selain Uji Komprehensif, di siklus berikutnya akan ada Uji Kompetensi.

Secara umum, uji kompetensi ini terdiri dari dua bagian mulai dari uji kinerja dan uji pengetahuan.

Untuk uji kinerja bisa dalam bentuk praktik pembelajaran atau penilaian portofolio yang ada. Sedangkan uji pengetahuan berupa ujian yang sifatnya tertulis dan berbasis komputer.

Bentuk dari ujian ini bisa dalam bentuk online atau offline tergantung kondisi yang ada.

Bagi guru yang sukses dan lulus dalam ujian tersebut maka akan mendapatkan sertifikat. Bentuk dari sertifikat ini nantinya akan diterbitkan langsung oleh LPTK secara resmi.

Sedangkan bagi yang tidak lulus di uji kompetensi maka bisa mengikuti kembali ujian tersebut. Pengulangan ujian ini bisa dilakukan selama guru belum dinyatakan habis masa studi PPG Daljab yang diikuti.***