POJOKSATU.id — Pipit Indah Januarti atau akrab dipanggil Pipit adalah seorang remaja yang lahir di Bogor pada tanggal 7 Januari 2007.
Ia merupakan anak ke-3 dari 4 bersaudara. Pipit saat ini bersekolah di SMA Taruna Terpadu dengan jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Pipit memilih jurusan IPS karena merasa bahwa jurusan ini lebih sesuai dengan minat dan keahliannya.
Selain itu, ia juga berpikir bahwa pelajaran dalam jurusan IPS akan relevan dengan cita-citanya dan melanjutkan pendidikan ke Universitas Padjajaran Bandung, mengambil jurusan ekonomi bisnis, dan akhirnya menjadi seorang business woman.
Baca Juga: Mengenal Amanda Septi Wulandari , Pelajar Cantik SMAN 3 Bogor Ini Banyak Prestasinya
Selain aktif dalam rutinitas sekolah, Pipit memiliki kegiatan-kegiatan lain yang ia lakukan. Sejak TK, ia sudah mulai berlatih tari di sebuah sanggar.
Awalnya, ia belajar tari tradisional seperti tari jaipong, tari pendet, dan tari merak. Namun, sejak SD kelas 4, ia lebih tertarik dan fokus pada tari Modern Dance.
Ia kemudian menjadi asisten pengajar di sanggar tersebut, membantu melatih anak-anak dan juga tetap mengikuti latihan rutin untuk mengembangkan potensi dirinya.
Selain tari, Pipit juga memiliki minat dalam hal-hal yang berbau dengan alam. Ia tertarik untuk menulis dan mengarang tulisan-tulisan seperti puisi saat memiliki waktu senggang. Selain itu, ia juga gemar membaca buku.
Hobi tari yang dimiliki Pipit memiliki daya tarik tersendiri baginya. Ketika ia menari, ia merasa bahwa separuh masalah dan pikiran stresnya terbang terbawa angin. Baginya, tari merupakan sebagian besar dari hidupnya.
Keahliannya dalam menari terkadang membuatnya lupa dengan sekitarnya.
Baca Juga: Mengenal Dzihan Raisya Ramadhani, Gadis Cantik Pelajar SMK Tarter 1 Bogor Ini Bakatnya Segudang
Sebagai contohnya, ada suatu kejadian lucu ketika ia menari di dalam bis saat sedang dalam perjalanan menuju sebuah acara di Bandung.
Ia tenggelam dalam gerakan dan lupa dengan lingkungannya sehingga bisnya bergoyang-goyang, bahkan sang sopir kaget dan memeriksa kondisi bisnya.
Pipit tidak menyadari bahwa bisnya menggoyang, karena dalam pikirannya, gerakan kecil-kecil di otaknya sudah menghasilkan banyak gerakan dalam tari.
Salah satu hal yang paling berkesan dalam hidup Pipit adalah pengalamannya dalam mengikuti berbagai perlombaan menari sejak kecil.
Meskipun ia mengalami kemenangan dan kekalahan, ia belajar untuk menerima proses dan tidak terlalu memikirkan pesaingnya saat pertandingan sedang berlangsung.
Pelatihnya memberikan nasihat agar ia fokus pada penampilannya sendiri dan baru setelah selesai tampil, ia dapat melihat penampilan peserta lain.
Hal ini membantu Pipit untuk memperoleh kepercayaan diri dan meningkatkan penampilannya.
Pipit juga memiliki beberapa hal yang tidak disukainya. Salah satunya adalah ketidaktaatan terhadap waktu.
Ia kesal jika teman-temannya datang terlambat untuk latihan meskipun ia sudah menunggu dengan siap beberapa jam sebelumnya.
Itulah biografi Pipit, semoga kita semua bisa termotivasi.*** Kayla Alleaigra Winata



