POJOKSATU.id - Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta lebih dikenal dengan STIP Jakarta merupakan salah satu Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) di bawah naungan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Institusi ini tercatat sebagai lembaga pendidikan pelayaran pertama di Indonesia.
Dengan catatan yang baik yaitu STIP telah berkontribusi besar dalam mencetak sumber daya manusia maritim profesional sejak era awal kemerdekaan.
Perguruan tinggi yang telah berdiri selama lebih dari enam dekade ini diresmikan langsung oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Keberadaan STIP Jakarta menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan pelayaran nasional, sekaligus simbol keseriusan negara dalam membangun sektor kemaritiman.
Awal Berdiri sebagai Akademi Ilmu Pelayaran
Cikal bakal STIP Jakarta dimulai pada tahun 1953.
Ditandai dengan berdirinya Akademi Ilmu Pelayaran (AIP) yang dibentuk oleh Badan Diklat Perhubungan Republik Indonesia.
Saat itu, AIP menyelenggarakan Program Diploma III dengan dua jurusan utama, yakni Nautika dan Teknika, dengan masa pendidikan tiga hingga empat tahun.
Akademi Ilmu Pelayaran secara resmi diresmikan pada 27 Februari 1957 oleh Ir. Soekarno dan berlokasi di Jalan Gunung Sahari, Mangga Dua Ancol, Jakarta Utara.
Baca Juga: 12 Ton Sampah Masuk Jakarta Timur Saat Perayaan Malam Tahun Baru, Begini Reaksi Sudin LH
Sejak peresmian tersebut, AIP menjadi akademi pelayaran pertama di Indonesia dan dikenal sebagai pusat pendidikan pelayaran dengan reputasi yang baik.
Perkembangan signifikan terjadi pada tahun 1962 ketika AIP bekerja sama dengan Akademi Pelayaran Amerika Serikat, Kings Point, untuk kelas khusus.
Reputasi internasional AIP juga ditandai dengan program pertukaran pelajar pada periode 1974–1984 dengan negara seperti Tanzania, Malaysia, dan Bangladesh.
Pada tahun 1964, Akademi Ilmu Pelayaran Niaga dan Akademi Telekomunikasi dilebur menjadi satu institusi.
Saat ini AIP memiliki empat program studi, yaitu Nautika, Teknika, Ketatalaksanaan dan Kepelabuhanan (KTK), serta Elektronika dan Telekomunikasi.
Transformasi Menjadi Pendidikan dan Latihan Ahli Pelayaran
Perubahan besar kembali terjadi pada tahun 1983 ketika Akademi Ilmu Pelayaran bertransformasi menjadi Pendidikan dan Latihan Ahli Pelayaran (PLAP).
Pada fase ini, PLAP memperoleh lisensi untuk menyelenggarakan program Strata A, Strata B, dan Strata C pada jurusan Nautika, Teknika, Telekomunikasi Pelayaran, serta Ketatalaksanaan dan Kepelabuhanan.
Strata A setara dengan pendidikan tiga tahun bergelar BSc dengan sertifikat kepelautan kelas tiga.
Strata B merupakan program lanjutan satu tahun bagi pelaut berpengalaman dengan sertifikat kelas dua.
Baca Juga: Viral Bayi Nyaris Hanyut di Penyeberangan Darurat Desa Linge Aceh Tengah, Rakit Pecah Saat di Tengah
Strata C merupakan pendidikan tertinggi dengan sertifikat kepelautan kelas satu.
Pada tahun 1995, PLAP mendapatkan izin menyelenggarakan Program Diploma IV dengan tiga jurusan utama, yaitu Nautika, Teknika, dan Ketatalaksanaan dan Kepelabuhanan.
Program Diploma tersebut setara dengan program sarjana kepelautan.
Lisensi ini diperkuat melalui persetujuan Menteri Pendidikan Nasional pada tahun 1997.
PLAP juga memperoleh lisensi pelatihan keterampilan pelayaran yang sangat lengkap sejak 1998.
Yang mencakup Basic Safety Training, Advanced Fire Fighting, Radar Simulator, Bridge Resource Management, hingga pelatihan kepelautan tingkat Ahli Nautika dan Ahli Teknika dari tingkat III hingga I.
Baca Juga: Kabar Baik bagi PPPK! Pemkab Blora Resmi Perpanjang Kontrak 286 PPPK Hingga 2030
Hingga kini, jenis diklat tersebut terus berkembang mengikuti standar STCW 1978 Amandemen 2000.
Resmi Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta
Status PLAP secara resmi ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) pada Maret 2000 melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2000.
Perubahan tersebut disertai penetapan struktur organisasi dan tata kerja STIP melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 63 Tahun 2000.
STIP Jakarta menyelenggarakan pendidikan selama delapan semester atau setara empat tahun dengan tiga jurusan utama, yakni Nautika, Teknika, serta Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan.
Pada 16 April 2002, STIP Jakarta resmi pindah ke kampus baru di Jalan Marunda Makmur, Cilincing, Jakarta Utara.
Baca Juga: SPAN-PTKIN 2026 Resmi Berubah, Jalur Non-Tes Pakai Nilai TKA dan Sistem Inklusif Difabel
Dalam upaya peningkatan mutu, STIP Jakarta menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 sejak 2003 dan memperoleh sertifikasi dari Lloyd’s Register Quality Assurance pada 2004.
Sejak 2009, STIP juga ditetapkan sebagai instansi pemerintah dengan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU).
STIP Jakarta terus beradaptasi dengan standar mutu internasional melalui penerapan ISO 9001:2008, ISO 9001:2015, serta ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Komitmen terhadap tata kelola bersih ini diperkuat dengan diraihnya predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada Desember 2020.
Visi, Misi, dan Akreditasi
STIP Jakarta memiliki visi menjadi institusi pendidikan pelayaran bertaraf internasional yang menghasilkan sumber daya manusia pelayaran profesional.
Visi tersebut dijalankan melalui misi peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, pembentukan karakter, serta tata kelola pendidikan yang transparan dan akuntabel.
Secara institusi, STIP Jakarta telah meraih akreditasi “A” berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 1123/SK/BAN-PT/Ak-PPJ/PT/XII/2021, menjadikannya salah satu kampus pelayaran paling unggul di Indonesia.
Fasilitas dan Program Studi
Sebagai kampus kedinasan, STIP Jakarta dilengkapi fasilitas pendidikan yang lengkap seperti simulator dan laboratorium, kapal latih, asrama, auditorium, ruang audio visual, klinik, hingga fasilitas olahraga.
Kampus ini juga menyediakan sarana ibadah, transportasi kampus, serta jaringan internet terpadu.
STIP Jakarta menyelenggarakan Diklat Pembentukan Diploma IV, Program Sarjana, dan Program Magister.
Baca Juga: Cek Kuota Sekolah Siswa Eligible SNBP 2026, Ini Mekanisme, Akreditasi, dan Peluang Nyata Masuk PTN
Selain itu, pengajuan Program Sarjana Bisnis Maritim dan Diploma IV Teknologi Rekayasa Kelistrikan Kapal telah disetujui oleh BPSDM Perhubungan dan menunggu persetujuan Kementerian Pendidikan.
Keberadaan STIP Jakarta bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan bagian dari sejarah panjang pembangunan maritim Indonesia.
Dari akademi sederhana hingga institusi bertaraf internasional, STIP Jakarta terus berlayar menjaga mutu, integritas, dan pengabdian bagi negeri, menyiapkan generasi pelaut profesional yang siap mengarungi masa depan bangsa. ***




