POJOKSATU.id – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono segera melaporkan kepada Presiden RI Prabowo Subianto terkait rencana pengoperasian sekolah-sekolah di kawasan IKN.
Menurut Basuki, pembangunan sekolah terpadu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN kini telah mencapai lebih dari 90 persen.
Fasilitas pendidikan tersebut dirancang lengkap, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Baca Juga: Tak Disangka! Taiwan Jadi Negara Paling Sehat di Dunia, Indonesia Cuma Peringkat 109
“Sebelum sekolah terpadu di IKN beroperasi, dalam waktu dekat saya akan lapor dan meminta arahan langsung dari Bapak Presiden,” ujar Basuki.
Basuki menjelaskan, pihaknya telah berkonsultasi dengan Menteri Pendidikan dan Menengah (Mendikdasmen) mengenai mekanisme operasional sekolah tersebut.
Berdasarkan hasil konsultasi, Mendikdasmen menyarankan agar laporan disampaikan langsung kepada Presiden, mengingat pengelolaan sekolah ini melibatkan sejumlah kementerian.
“Sekolah di IKN ini melibatkan banyak pihak, seperti Kementerian Sosial dan Kementerian Pertahanan.
Karena itu, Pak Mendikdasmen menyarankan agar saya melapor langsung kepada presiden untuk menentukan siapa yang akan menangani,” jelas Basuki.
Kementerian PU Diminta Siapkan Fasilitas dan Furnitur
Selain laporan administratif, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU) juga diminta menyiapkan furnitur dan melengkapi seluruh sarana serta prasarana pendukung sekolah.
“Setelah semuanya lengkap — mulai dari guru, furnitur, administrasi, hingga fasilitas ibadah dan penunjang lainnya — kami siap melaporkan kepada Bapak Presiden,” tegas Basuki.
Di sisi lain, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, memastikan bahwa kementeriannya siap memberikan dukungan penuh agar sekolah terpadu di IKN memenuhi standar nasional dan internasional.
Baca Juga: Kemdiktisaintek Tetapkan 8 Bidang Riset Nasional Demi Dorong Green Jobs di Indonesia
“Kami sudah menyiapkan desain sekolah, laboratorium, ruang kelas, serta memastikan standar guru yang akan bertugas di sini, termasuk kualifikasi, kompetensi, pelatihan, dan sertifikasinya,” ujar Gogot.
Ia menambahkan, Kemendikdasmen juga telah menyiapkan badan standarisasi kurikulum dan asesmen untuk menjaga mutu pendidikan di IKN agar sejalan dengan arah kebijakan pendidikan global yang diterapkan pemerintah.
Pembangunan sekolah terpadu di IKN ini menjadi langkah penting menuju kota masa depan yang bukan hanya hijau dan modern, tapi juga mencerdaskan generasi penerus bangsa.
Harapannya, pendidikan di IKN bisa menjadi model bagi sistem pendidikan di seluruh Indonesia. ***




