POJOKSATU.ID - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan pilar penting dalam upaya pemerintah mengentaskan kemiskinan.

Program ini, yang tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025, dirancang sebagai instrumen strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan yang telah lama mengakar.

Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak beroperasi secara mandiri.

Sebaliknya, ia adalah bagian dari strategi besar yang didukung oleh berbagai inisiatif lain, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Program 3 Juta Rumah, dan Kopdes Merah Putih.

Baca Juga: Menteri Sosial Gus Ipul Dorong Akurasi Data dan Perhatian Khusus Penurunan Angka Kemiskinan Kemensos

Integrasi ini menciptakan sebuah ekosistem yang secara holistik menangani berbagai aspek kehidupan masyarakat miskin, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kesejahteraan.

Sekolah Rakyat berlandaskan pada tiga prinsip fundamental: pertama, memuliakan masyarakat kecil, memastikan setiap individu mendapat kesempatan dan perlakuan yang layak;

kedua, menjangkau yang belum terjangkau, memastikan program ini mencapai kelompok masyarakat yang paling rentan dan terpinggirkan;

Dan ketiga, memungkinkan hal yang tidak mungkin, memberikan harapan dan kesempatan bagi mereka yang sebelumnya tidak memiliki akses terhadap pendidikan dan peningkatan kualitas hidup.

Baca Juga: Tiga Mandat Kunci Presiden Prabowo untuk Pengentasan Kemiskinan Disampaikan Kemensos!

Jawa Timur mengambil peran vital dalam implementasi program ini.

Dengan 26 titik yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota, provinsi ini menjadi yang paling aktif dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Angka ini tidak hanya mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah tetapi juga menunjukkan peran strategis Jawa Timur dalam mendukung pencapaian target nasional untuk penghapusan kemiskinan ekstrem.

Partisipasi aktif ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci keberhasilan sebuah program.***

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala