POJOKSATU.ID - Pemerintah terus mematangkan rencana penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang dijadwalkan akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026.
Dalam rapat yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta, berbagai aspek penting terkait program ini dibahas, termasuk lokasi, kurikulum, sarana-prasarana, dan mekanisme penerimaan siswa.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan bahwa saat ini sudah terdapat 53 lokasi yang siap menyelenggarakan Sekolah Rakyat.
Baca Juga: Skema Baru Penyaluran Tunjangan Guru TPG ASN Daerah dan PPPK Daerah Kini Langsung dari Kemenkeu
Namun, data ini akan terus berkembang karena koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan.
Program ini direncanakan akan mulai berjalan pada Juli 2025 di daerah yang sudah siap infrastruktur dan penunjangnya.
Sarana dan prasarana telah disiapkan di 41 Sentra dan Balai milik Kementerian Sosial, 9 lokasi di Jawa Timur, 2 universitas, dan 1 lokasi di Sumatera Barat.
Baca Juga: Pengumuman Resmi: Pendaftaran SPPI Batch 3 Gelombang II Khusus Laki-laki Dibuka Ini Syaratnya!
Presiden Prabowo meminta agar program ini terus dimatangkan dan mencakup sebanyak mungkin daerah.
Sekolah Rakyat akan menyediakan pendidikan gratis berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Peserta didik akan diseleksi dari kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui verifikasi status ekonomi dan tes akademik.
Baca Juga: Hindari Kendala Pencairan TPG atau Tunjangan Guru! Cek dan Validasi Rekening Info GTK Sekarang
Sekolah Rakyat akan dibuka untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan standar pendidikan nasional.
Kurikulum akan menekankan penguatan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan selain mata pelajaran formal.
Seluruh kebutuhan siswa, termasuk seragam, makan, dan asrama, akan dipenuhi secara gratis.
Program ini merupakan kolaborasi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
Rekrutmen siswa dan guru direncanakan dimulai pada akhir Maret atau awal April 2025, setelah mendapat persetujuan Presiden.
Baca Juga: Jangan Sampai Tunjangan Tertunda! Himbauan Segera Validasi Rekening di Info GTK !
Pendaftaran akan dibuka dalam satu hingga dua bulan ke depan jika semua berjalan sesuai rencana.
Sekolah Rakyat diharapkan menjadi model pendidikan inklusif yang mampu mengangkat anak-anak dari keluarga miskin keluar dari lingkaran kemiskinan.
Program ini juga menjadi langkah strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.***




