POJOKSATU.ID - Kementerian Agama (Kemenag) kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan nasib guru madrasah swasta di seluruh Indonesia.

Salah satu fokus utama yang terus diupayakan adalah agar guru madrasah swasta memiliki peluang diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Komitmen ini disampaikan langsung Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin.

Baca Juga: Miris! 1.800 Honorer Tangerang Selatan Terancam, 82 Orang Sudah Dirumahkan

Saat menerima Ketua Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI), Heri Purnama, di Kantor Pusat Kemenag, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

 

Kemenag Terus Cari Jalan untuk Guru Madrasah Swasta

Kamaruddin Amin menegaskan, Kemenag tidak pernah berhenti mencari solusi terbaik demi kesejahteraan guru madrasah swasta.

Ia menyebut, seluruh kewenangan dan ruang kebijakan yang ada akan terus dimaksimalkan.

Baca Juga: Pegawai Program MBG Langsung Jadi PPPK, DPR Ingatkan Nasib Guru Honorer Jangan Terpinggirkan

“Kami tidak lelah untuk terus mengambil langkah-langkah produktif, membuat kebijakan yang tujuannya memperjuangkan dan memuliakan guru,” tegas Kamaruddin dikutip dari pojoksatu.id dari dki.kemenag.go.id pada 5/02/2026.

Ia juga menekankan bahwa peluang pengangkatan guru honorer madrasah swasta menjadi PPPK.

Nah masih terus diperjuangkan selama regulasi dan ruang kebijakan memungkinkan.

 

Ratusan Ribu Guru Masih Belum Sertifikasi

Selain isu PPPK, Kemenag juga fokus mempercepat program sertifikasi guru.

Saat ini, Kemenag membina total 1.157.050 guru dari berbagai jenjang dan latar belakang pendidikan keagamaan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 497.893 guru tercatat belum mengikuti sertifikasi.

Angka ini didominasi oleh guru madrasah, disusul guru pendidikan agama Islam, guru pesantren (PDF dan Muadalah), hingga guru dari binaan Ditjen Bimas lintas agama.

Baca Juga: Ingin Lolos CPNS 2026? Kesempatan Lulus Menipis, Disarankan Hindari 10 Instansi Favorit Ini Jika Tak Mau Gugur di Awal

“Kami terus berikhtiar agar mereka semua bisa mengikuti sertifikasi,” ujar Kamaruddin.

 

Peningkatan Kualitas Pendidikan Jadi Target Utama

Kemenag juga berkata bahwa kebijakan yang diambil tidak hanya berfokus pada status kepegawaian.

Nah tetapi juga peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

Guru dinilai sebagai ekosistem paling penting dalam dunia pendidikan.

Baca Juga: Inilah Persiapan Surat Lamaran dan Surat Pernyataan PPPK Guru SMA Garuda 2026, Begini Cara Lengkapnya

Upaya peningkatan kualitas guru diharapkan berdampak langsung pada mutu pendidikan nasional.

Nah khususnya pendidikan keagamaan dan madrasah.

 

PGMNI Apresiasi Perjuangan Kemenag

Ketua PGMNI Heri Purnama mengapresiasi langkah dan komitmen Kemenag.

Ia mengaku memahami proses panjang yang sedang ditempuh dan berharap hasil terbaik bisa segera dirasakan para guru madrasah.

Ia juga mengajak seluruh guru untuk terus berdoa agar perjuangan tersebut membuahkan hasil dan membawa kesejahteraan bagi guru madrasah di seluruh Indonesia.

Demikian komitmen Kemenag dalam memperjuangkan guru madrasah swasta untuk diangkat menjadi PPPK dan mengikuti sertifikasi terus berjalan.

Baca Juga: Guru Honorer Digaji Rp300 Ribu, DPR Usulkan Skema Gaji Nasional lewat APBN

Meski tantangan masih ada, pemerintah memastikan upaya ini tidak akan berhenti.

Demi meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan nasional.***