POJOKSATU.id - Universitas Wijaya Putra (UWP) punya perjalanan cukup panjang dalam dunia pendidikan tinggi.

Kampus ini didirikan Yayasan Pendidikan Wijaya Putra pada 27 Februari 1981 berdasarkan Surat Keputusan Ketua Yayasan Nomor 009/YPWP/II/1981.

Pada awal berdiri, UWP membuka tiga fakultas.

Ketiganya adalah Fakultas Pertanian dengan program studi Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Ekonomi dengan program studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan serta Manajemen, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan program studi Ilmu Administrasi Negara.

Baca Juga: Ahli Uang

Perjalanan akademiknya kemudian memasuki tahap penting ketika masing-masing program studi tersebut memperoleh status terdaftar sesuai Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 070/O/1985.

Perjalanan Awal UWP dari Gedung SD Negeri Kepanjen
Ada cerita menarik dari masa awal kegiatan akademik UWP.

Sebelum memiliki kampus seperti sekarang, kegiatan akademik Universitas Wijaya Putra berlangsung di gedung SD Negeri Kepanjen, Jalan Kepanjen Nomor 15, Surabaya.

Kegiatan tersebut berlangsung sejak periode awal berdirinya UWP hingga akhir 1989.

Baca Juga: September Anti-Burnout! Estimasi Biaya dan Trik Refreshing Singkat Tanpa Menguras Kantong

Memasuki 2 Februari 1990, kegiatan akademik dan administrasi mulai dipusatkan di kampus baru Universitas Wijaya Putra.

Kampus tersebut berlokasi di Jalan Raya Benowo, Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya.

Perpindahan ini menjadi salah satu bagian penting dalam sejarah perkembangan UWP.

Dari tempat kegiatan belajar yang sebelumnya memanfaatkan gedung sekolah, aktivitas perguruan tinggi kemudian terpusat di lingkungan kampus sendiri.

Pengembangan Kampus Terus Berjalan

Baca Juga: September Tanpa Tanggal Merah: 5 Rekomendasi Refreshing Singkat di Jantung Jakarta

Seiring perjalanan waktu, pengembangan Universitas Wijaya Putra tidak berhenti pada pemindahan lokasi kegiatan akademik.

Saat ini UWP berada di bawah naungan Yayasan Insan Indonesia Mandiri (YIIM).

Pengembangan fasilitas kampus juga dilakukan secara bertahap, termasuk pembangunan gedung kampus tahap II yang terdiri dari Gedung B, Gedung C, dan Gedung D.

UWP juga memiliki perkembangan lokasi pembelajaran di luar kampus utama.

Sejak tahun akademik 1989/1999, kegiatan UWP juga berlangsung di Kampus II yang berada di Singgasana Hotel Surabaya, yang sebelumnya dikenal sebagai Surabaya Hilton Internasional.

Baca Juga: Menolak Lupa Sejarah Lahirnya Polisi Wanita di Indonesia 1 September: Mengenal Asal-Usul Hari Polwan

Kemudian sejak tahun akademik 2003/2004, UWP menempati Kampus III di Prigen.

Kampus III tersebut tidak hanya digunakan sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan akademis.

Tempat ini juga dimanfaatkan untuk program Outbound Manajemen Training (OMT) dan sebagai Pusat Pendidikan Perilaku.

Gedung E Jadi Bagian dari Perkembangan UWP
Pengembangan fasilitas kembali dilakukan pada tahun akademik 2011/2012 melalui pembangunan Gedung E.

Baca Juga: September Tanpa Tanggal Merah: Saatnya Fokus Kejar Target Tanpa Distraksi Liburan

Gedung baru tersebut diresmikan oleh Wali Kota Surabaya, Ibu Ir. Tri Rismaharini, MT, dalam pelaksanaan Dies Natalis ke-31.

Penggunaan Gedung E lebih dikonsentrasikan untuk kegiatan kelas pagi. Pada periode tersebut, pembangunan kampus di kawasan Jajartunggal, Surabaya, juga sedang berjalan.

Jadi, perkembangan UWP tidak hanya terlihat dari bertambahnya bangunan, tetapi juga dari upaya memperluas ruang kegiatan pendidikan dan aktivitas akademik.

Bidang Pendidikan UWP Makin Beragam
Selain pembangunan gedung dan pengembangan kampus, Universitas Wijaya Putra juga memperluas bidang pendidikan melalui pengembangan program studi.

Baca Juga: Berawal dari 15 Kambing, Kelompok Tani di Sukabumi Bangun Ekosistem Usaha Pertanian-Peternakan

Dalam materi sejarah UWP disebutkan adanya tujuh fakultas dengan 11 program studi sarjana dan tiga program studi program Pascasarjana.

Adapun bidang pendidikan yang tercantum mencakup program pascasarjana hingga berbagai program sarjana.

Pada Program Pascasarjana terdapat Magister Manajemen, Magister Administrasi Publik, dan Magister Hukum.

Magister Manajemen memiliki bidang Manajemen Keuangan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran, dan Manajemen Pendidikan.

Baca Juga: Bupati Pangandaran Shock Jadi Korban Jembatan Gantung Ambruk, Kondisi Terbaru Mohon Didoakan

Sementara itu, Magister Administrasi Publik mencakup Kebijakan Publik, Manajemen Pelayanan Publik, serta Manajemen dan Pengembangan SDM Sektor Publik.

Magister Hukum mencakup Hukum Lembaga Keuangan, Hukum Komersial, dan Hukum Peradilan.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Fakultas Ekonomi dan Bisnis memiliki program Ekonomi Pembangunan, Manajemen, dan Akuntansi.

Ekonomi Pembangunan memiliki bidang Ekonomi Digital, Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Perencanaan dan Pembangunan Daerah.

Baca Juga: Pansus DPRD Jabar Tunggu Surat Kemendagri soal Legalitas Pinjaman PT SMI Jilid II

Program Manajemen mencakup Manajemen Keuangan, Manajemen Sumber Daya Manusia, dan Manajemen Pemasaran.

Sementara program Akuntansi mencakup Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Perpajakan.

Fakultas Pertanian hingga Fakultas Hukum
Di bidang pertanian, terdapat Fakultas Pertanian dengan program Agribisnis.

Program tersebut memiliki bidang Agroindustri, Tata Niaga Hasil Pertanian, serta Manajemen Agribisnis.

Baca Juga: Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya, Namun Mengapa Belum Bersikap

Berikutnya ada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan program Administrasi Publik.

Bidang yang tercakup di dalamnya antara lain Kebijakan Publik, Manajemen Pelayanan Publik, Manajemen SDM Sektor Publik, serta Administrasi dan Manajemen Pembangunan.

Fakultas Hukum memiliki program Ilmu Hukum dengan bidang Hukum Bisnis dan Hukum Peradilan.

Bidang Teknik Ikut Berkembang
Perkembangan pendidikan UWP juga menyentuh bidang teknologi dan teknik.

Baca Juga: Bergabung dengan NU, Presiden Prabowo Mengaku Sebuah Kehormatan, Ajak Bekerja Keras Semua Bidang

Fakultas Teknik memiliki program Teknik Mesin, Teknik Industri, dan Teknik Informatika.

Teknik Mesin mencakup bidang Manufaktur, Konversi Energi, Desain, serta Material Metalurgi.

Teknik Industri memiliki bidang Desain dan Pengembangan Produk, Sistem dan Otomasi Industri, serta Pengendalian dan Penjaminan Kualitas.

Sementara itu, Teknik Informatika dikembangkan dengan bidang Programming dan Software Development, IT Mobility dan IoT, Artificial Intelligence, serta IT Consultant.

Ada Sastra Inggris dan Psikologi

Baca Juga: Resmikan Kantor Baru, DPD PSI Jember Tampung Keluhan Ratusan Ojol Soal Tarif Aplikator

Bidang ilmu yang dikembangkan UWP juga mencakup bahasa dan sastra.

Fakultas Bahasa dan Sastra memiliki program Sastra Inggris dengan bidang Translation, Linguapreneuer, dan TEFL.

Selain itu, terdapat Fakultas Psikologi dengan program Psikologi yang mencakup Psikologi Pendidikan, Psikologi Industri dan Organisasi, serta Psikologi Klinis.

Dengan beragam bidang tersebut, perkembangan UWP menunjukkan adanya perluasan pilihan pendidikan bagi mahasiswa dari berbagai minat keilmuan.

Didukung 143 Tenaga Edukatif

Baca Juga: Koneksi 5G Makin Luas, XLSMART Perkuat Jaringan di Medan, Binjai, dan Deli Serdang

Perjalanan sebuah perguruan tinggi tentu tidak hanya ditopang oleh bangunan dan program studi. Tenaga pendidik juga menjadi bagian penting dalam kegiatan belajar mengajar.

Universitas Wijaya Putra dalam materi tersebut disebut memiliki tenaga edukatif sebanyak 143 orang.

Jumlah itu terdiri dari 136 dosen tetap yayasan dan tujuh dosen tetap Dpk Kopertis Wilayah VII.

Keberadaan tenaga edukatif tersebut mendukung proses pembelajaran mahasiswa di berbagai bidang yang tersedia.

Fasilitas Pembelajaran Terus Dikembangkan

Baca Juga: Kapolri Mutasi 424 Perwira Tinggi dan Menengah Polri, Jabatan Strategis Mabes dan Polda

Untuk menunjang kegiatan akademik, UWP juga menyediakan perpustakaan, laboratorium, dan berbagai fasilitas lainnya.

Kemudahan pelayanan administrasi bagi mahasiswa turut menjadi perhatian.

Saat ini, pengembangan sistem pelayanan terpadu berbasis teknologi informasi juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelayanan kepada mahasiswa.

Perjalanan Universitas Wijaya Putra memperlihatkan bagaimana sebuah perguruan tinggi berkembang secara bertahap.

Baca Juga: Brigjen Hengki Haryadi Jabat Kapolda Papua Barat Daya, Dua Kali Bernyali Besar Tangkap Hercules

Bermula pada 1981 dengan tiga fakultas, kegiatan akademiknya pernah berlangsung di gedung SD Negeri Kepanjen sebelum kemudian berpindah ke kampus baru di kawasan Benowo.

Perluasan kampus, pembangunan gedung, pembukaan lokasi kegiatan akademik, serta pengembangan berbagai bidang studi menjadi bagian dari perjalanan panjang tersebut.***