POJOKSATU.id - Universitas Dr. Soetomo atau lebih dikenal dengan nama Unitomo menjadi salah satu perguruan tinggi swasta ternama di Surabaya.

Meski resmi berdiri pada tahun 1981, perjalanan sejarah kampus ini ternyata sudah dimulai jauh sebelumnya.

Akar berdirinya Unitomo bermula dari Akademi Pimpinan Perusahaan Surabaya (APPS) yang didirikan pada tahun 1961 oleh Yayasan Pendidikan Udatin College.

Baca Juga: Sejarah Universitas Banten, Kampus Swasta di Serang yang Dulunya STIE

Lembaga pendidikan tersebut kemudian menjadi embrio lahirnya Universitas Dr. Soetomo yang dikenal saat ini.

Pada akhir tahun 1966, pengelolaan APPS dialihkan ke Yayasan Kesejahteraan Guru Jawa Timur atau Yastra Jatim.

Setelah itu, lembaga tersebut berkembang menjadi Sekolah Tinggi Administrasi dan Kepemimpinan Perusahaan (STAKP).

Baca Juga: Wani Tenan

Dua tahun kemudian, tepatnya pada 1968, nama STAKP kembali berubah menjadi Sekolah Tinggi Kepemimpinan dan Administrasi Perusahaan (STKAP).

Dalam perjalanan pengembangannya, Yastra Jatim sempat bergabung dengan sejumlah yayasan lain pada 1974 untuk membentuk Yayasan Satya Widya Surabaya.

Namun kerja sama tersebut tidak berlangsung lama. Pada 15 September 1976, STKAP kembali berada di bawah naungan Yastra Jatim.

Baca Juga: Tolak Gelar Haji usai Tuntaskan Ibadah di Tanah Suci, Ini Alasan Tegas Hanung Bramantyo

Perubahan besar kembali terjadi pada 13 Desember 1977 ketika nama STKAP resmi berubah menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Surabaya berdasarkan SK Kopertis Wilayah VII.

Saat itu STIA telah memiliki dua jurusan utama, yakni Administrasi Niaga dan Administrasi Negara.

Perkembangan STIA semakin pesat setelah pembinaannya diserahkan sepenuhnya kepada Yayasan Pendidikan Satya Tatpara Adhikara (YPSTA) pada tahun 1978.

Baca Juga: Resep Bakso Sapi Kenyal dan Gurih ala Rumahan, Menu Lezat Olahan Daging Kurban

Di bawah yayasan tersebut, STIA akhirnya berkembang menjadi universitas berdasarkan SK Ketua YPSTA Nomor 35/Kpts/KPSTA/VII/81 tertanggal 25 Juli 1981.

Karena surat keputusan tersebut mulai berlaku pada 30 Juli 1981, tanggal itulah yang kemudian diperingati sebagai hari lahir Universitas Dr. Soetomo atau Unitomo setiap tahunnya.

Setelah resmi menjadi universitas, lokasi kampus Unitomo perlahan dipindahkan ke kawasan Semolowaru Surabaya di atas lahan hampir lima hektare.

Baca Juga: Bukan Pernikahan Dadakan, Anji Ungkap Menikahi Dessy Ariyana demi Menjalankan Wasiat Almarhumah Ibunya

Sebelumnya, kampus ini sempat berpindah-pindah lokasi, mulai dari kawasan Stasiun Semut hingga menempati gedung SD Negeri di Jalan Pemuda Surabaya.

Pada tahun 1986, nama yayasan penyelenggara kembali berubah menjadi Yayasan Pendidikan Cendekia Utama (YPCU) yang digunakan hingga sekarang.

Saat pertama berdiri sebagai universitas, Unitomo memiliki tiga fakultas yakni Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Perikanan yang kemudian berubah menjadi Fakultas Pertanian, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Baca Juga: Wakil Kepala BGN Irjen Purn Sony Sonjaya Bantah Kena OTT Bareskrim Polri

Seiring waktu, Unitomo terus berkembang dengan membuka fakultas-fakultas baru seperti Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Sastra, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Hukum, hingga Fakultas Ilmu Kesehatan.

Kini Unitomo memiliki sembilan fakultas dengan total 27 program studi mulai dari Diploma 3 hingga Strata 3.

Dalam visinya, Unitomo ingin menjadi universitas unggul yang berlandaskan nilai-nilai perjuangan Dr. Soetomo serta memiliki karakter mandiri, modern, dan beretika.

Baca Juga: Rp 60 Triliun Dana Pascabencana Sumatera, Menkeu Berharap Pencairan Bisa Lebih Cepat

Selain fokus pada pendidikan, kampus ini juga aktif mengembangkan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan inovasi dan teknologi.

Unitomo juga terus mendorong pengembangan sumber daya manusia serta tata kelola perguruan tinggi berbasis teknologi dan informasi.

Perjalanan panjang Unitomo menunjukkan bahwa sebuah kampus besar lahir dari proses, perjuangan, dan ketekunan yang tidak sebentar.

Dari sebuah akademi kecil hingga menjadi universitas dengan puluhan program studi, Unitomo menjadi bukti bahwa semangat pendidikan dapat terus tumbuh dan memberi harapan bagi generasi masa depan.***