POJOKSATU.id - Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Kampus ini didirikan untuk menghormati sekaligus mengabadikan nama tokoh besar Indonesia, Prof Dr Ing Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden Republik Indonesia ke-3 yang dikenal sebagai insinyur kelas dunia.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi, ITH memiliki visi menjadi institut yang unggul, memiliki daya saing tinggi, serta berstandar internasional.

Baca Juga: Viral! Tutorial Membuat Foto dan Video Ucapan Lebaran 2026 Pakai AI Gratis, Model Ini Ramai di Medsos, Tinggal Upload Foto Keluarga

Kampus ini diharapkan berperan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang berdampak pada kemajuan masyarakat serta pembangunan bangsa.

Pendirian ITH ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 152 Tahun 2014 tentang Pendirian Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie.

Kehadiran kampus ini juga menjadi langkah strategis pemerintah Indonesia dalam memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya bagi masyarakat di wilayah Indonesia Timur.

Dalam kepemimpinannya saat ini, ITH dipimpin oleh Prof Dr Ir Ansar Suyuti SH MT IPU ASEAN Eng yang menjabat sebagai rektor untuk masa bakti 2021 hingga 2025.

Baca Juga: bank bjb Bukukan Aset Rp221,4 Triliun, Laba Bersih Capai Rp1,15 Triliun

Di bawah kepemimpinannya, kampus ini terus mengembangkan kualitas pendidikan berbasis teknologi dan inovasi.

Jumlah mahasiswa di ITH saat ini mencapai sekitar 535 orang dengan dukungan tenaga pengajar yang terdiri dari tiga guru besar, tiga dosen bergelar doktor, serta 23 dosen muda milenial.

Komposisi tersebut menjadi kekuatan penting dalam membangun atmosfer akademik yang dinamis dan inovatif.

Dalam penyelenggaraan pendidikan, ITH memiliki dua jurusan utama.

Baca Juga: bank bjb Bukukan Aset Rp221,4 Triliun, Laba Bersih Capai Rp1,15 Triliun

Pertama adalah Jurusan Sains yang mencakup program studi Matematika, Sains Aktuaria, Sains Data, Bioteknologi, serta Sains Informasi.

Sementara itu Jurusan Teknologi Produksi dan Industri meliputi berbagai program studi seperti Ilmu Komputer, Teknologi Pangan, Teknik Metalurgi, Teknik Sistem Energi, dan Teknik Sipil.

Seluruh program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan industri dan perkembangan teknologi modern.

Almamater ITH sendiri memiliki warna dasar jingga dengan logo berbentuk gerigi yang melambangkan semangat teknologi dan rekayasa.

Baca Juga: Dugaan Penggelapan Proyek Disdik Jabar oleh CV CH Asal Garut, Januari Dilaporkan ke Polrestabes Bandung sampai Hampir Lebaran Kasusnya Tidak Jelas

Kampus ini juga menargetkan lahirnya sarjana muda yang kompeten di bidang engineering serta memiliki jiwa kewirausahaan.

Sejarah berdirinya ITH tidak lepas dari perjuangan panjang Pemerintah Kota Parepare.

Gagasan awal pendirian kampus ini muncul saat Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke Parepare pada 20 Februari 2014.

Saat itu Presiden bermalam di rumah jabatan Wali Kota Parepare.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Bantah Isu Rupiah Hancur Akibat Konflik Global, Sebut Depresiasi Saat Perang Hanya 0,3 Persen

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Parepare H M Taupan Pawe berdiskusi langsung dengan Presiden dan mengemukakan ide untuk menjadikan BJ Habibie sebagai inspirasi lahirnya perguruan tinggi teknologi di kota kelahirannya.

Ide tersebut mendapat sambutan positif dari Presiden.

Bahkan Presiden langsung memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Prof Dr Muhammad Nuh, untuk menindaklanjuti gagasan tersebut.

Melalui proses panjang, akhirnya berdirilah Institut Teknologi BJ Habibie yang kemudian ditetapkan secara resmi melalui Peraturan Presiden Nomor 152 Tahun 2014 tertanggal 17 Oktober 2014.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Pemko Medan Ingatkan ASN Tak Salahgunakan Mobil Dinas

Setelah melewati tahapan perizinan operasional yang cukup panjang, struktur organisasi dan tata kerja institusi ini akhirnya ditetapkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 21 Tahun 2021 tertanggal 4 Agustus 2021.

Sejak 14 Agustus 2021, Institut Teknologi BJ Habibie resmi mulai beroperasi sebagai perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan pendidikan akademik strata satu.

Pada tahap awal operasionalnya, kampus ini membuka tiga program studi yakni Matematika, Teknik Informatika, dan Sistem Informasi.

Ke depan, institusi ini juga terus mengembangkan berbagai program studi baru sesuai kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga: VIRAL Wanita Ini Gunakan ATM Hampir 30 Menit, Antrean Panjang Bikin Orang-Orang Kesel

Kampus ITH saat ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 8,16 hektare yang sebelumnya merupakan Gedung DPRD dan Gedung Pemuda yang dialihfungsikan menjadi fasilitas pendidikan.

Bangunan tersebut kini digunakan sebagai ruang rektorat, ruang kuliah, laboratorium komputer, perpustakaan, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Selain itu, pengembangan kampus terpadu juga direncanakan di lokasi baru dengan luas sekitar 34 hektare sebagai bagian dari rencana besar pengembangan ITH di masa depan.

Dalam proses pembelajaran, ITH menerapkan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Baca Juga: VIRAL Wanita Ini Gunakan ATM Hampir 30 Menit, Antrean Panjang Bikin Orang-Orang Kesel

Kurikulum ini menekankan pendalaman keilmuan, pengalaman belajar yang luas, serta membuka peluang mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman akademik baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Mahasiswa juga dibekali kemampuan kewirausahaan agar tidak hanya menjadi lulusan yang siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha berbasis teknologi.

Semangat pendidikan di kampus ini juga tercermin dalam pesan inspiratif dari BJ Habibie yang sering menjadi pengingat bagi para mahasiswa.

"Aku datang dengan cinta menuntut ilmu dan teknologi, aku belajar tekut, aku berhasil menjadi sarjana produktif yang unggul dan enterpreneurship"

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Batas Defisit APBN Tetap 3 Persen, Tak Akan Diubah Kecuali Terjadi Krisis Besar Seperti Covid-19

"Jadilah mata air jernih yang memberikan kehidupan kepada sekitarmu"

Kehadiran Institut Teknologi BJ Habibie di Parepare bukan sekadar membangun kampus baru, tetapi juga menyalakan semangat ilmu pengetahuan di kawasan timur Indonesia.

Dari kota kelahiran Habibie, lahir harapan baru agar generasi muda terus belajar, berinovasi, dan menjadi mata air yang membawa manfaat bagi banyak orang.***