POJOKSATU.id - Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya dan Olahraga Yogyakarta salah satu perguruan tinggi di Yogyakarta yang menyelenggarakan pendidikan pada jenjang Diploma Satu (D1) dan Diploma Dua (D2).

Perguruan tinggi ini dibentuk atas gagasan Gubernur Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Sultan Hamengku Buwono X yang dimulai pada tahun 2013.

Pendirian ini diawali dengan adanya surat usulan pendirian ke Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 412/5250 yang kemudian disetujui oleh Dirjen Dikti dengan adanya surat No. 1266/E.E4/KL/2013 dan surat dari Dikti Kepada Gubernur DIY.

Baca Juga: Makin Ngeri! Jaringan Peredaran Narkotika Lintas Wilayah Madura-Gresik-Bawean Makin Menghawatirkan, Sabu Seberat 13,26 Gram Diamankan

Selain itu pendirian akademi ini juga disertai dengan adanya visitasi lapangan yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Dikti sendiri pada tanggal 5 Juni 2014.

Dari hasil Rakor Akademi Komunitas Batch 3 dengan Perguruan Tinggi Pembina serta penyusunan RIP di Surabaya pada tanggal 4-5 Juli 2013, Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya diijinkan untuk mulai melaksanakan program pendidikannya pada tahun akademik 2014-2015.

Pada saat itu, sebelum memiliki satuan kerja sendiri, Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Daerah Istimewa Yogyakarta serta di bawah pemninaaan Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Baca Juga: DPR Soroti Darurat Etika Polri di Balik Ribuan Pelanggaran dan Tangisan Lansia di Banyumas

Dikarenkan belum memiliki satuan kerja, maka sementara administrasi akademik perguruan tinggi ini masih berstatus sebagai mahasiswa ISI Yogyakarta.

Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya dan Olahraga Yogyakarta memiliki gambar sepayang sayap pada logonya yang melambangkan cita-cita tinggi yang akan dicapai.

Sepasang sayap dengan lingkaran di tengahnya melambangkan lampu pakeliran atau "bencong" wayang purwa, dengan jagad pewayangan yang merupakan satu-satunya sumber cahaya yang memberi terang yang sama dengan matahari yang menerangi bumi.

Baca Juga: Bikin Avatar AI Kelas Kompetisi, Ini Rahasia Prompt Hyper-Realistic ala Miss Avatar AI

Selain itu, ada juga gambar tugu yang merupakan ciri khas Yogyakarta.

Tulisan kartaning janma, luhuring panembah mempunyai makna bahwa dengan segala usaha dan karya manusia hanya mempunya satu muara yaitu menambah iman dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha Esa ***