POJOKSATU.id - Menjelang akhir tahun, kabar pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) kembali menjadi perhatian utama para pendidik.
Seiring dengan proses pencairan yang dijadwalkan berlangsung pada November 2025, banyak guru kini berlomba memastikan bahwa data Info GTK mereka sudah valid.
Pasalnya, salah satu penyebab utama keterlambatan pencairan TPG adalah status validasi Info GTK yang belum sah atau bermasalah.
Karena itu, pengecekan Info GTK bukan sekadar formalitas, melainkan langkah wajib agar dana sertifikasi bisa segera cair tanpa hambatan.
Baca Juga: Jangan Ketinggalan! Jadwal Pelaksanaan UKPPPG Guru Tertentu Periode 4 Sudah Diumumkan
Info GTK (Informasi Guru dan Tenaga Kependidikan) adalah sistem resmi milik Kemendikdasmen yang digunakan untuk memverifikasi data guru secara nasional.
Sistem ini terhubung langsung dengan Dapodik (Data Pokok Pendidikan) yang merupakan basis data yang memuat seluruh informasi penting tenaga pendidik, mulai dari NUPTK, status kepegawaian, hingga beban mengajar.
Melalui Info GTK, guru dapat melihat apakah datanya sudah memenuhi syarat penerbitan SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profesi).
Jika status validasi belum “Valid”, maka SKTP tidak akan diterbitkan, dan otomatis pencairan TPG akan tertunda.
Berikut langkah-langkah lengkap untuk memastikan data Info GTK kamu sudah valid dan siap untuk pencairan TPG periode November 2025:
1. Buka Situs Resmi Info GTK
Kunjungi laman resmi https://info.gtk.kemdikbud.go.id melalui peramban seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox.
Pastikan koneksi internet stabil agar laman dapat dimuat sempurna.
2. Login ke Akun GTK
Setelah masuk ke laman utama, pilih menu “Login Langsung ke GTK”.
Kemudian pilih metode login menggunakan akun SIM PKB atau akun belajar.id.
Baca Juga: Belum Cair Juga? Begini Cara Cek dan Validasi Info GTK agar Dana TPG Segera Masuk Rekening
Masukkan username dan password yang terdaftar, lalu klik Masuk.
Jika kamu lupa sandi akun, segera hubungi admin Dinas Pendidikan atau operator sekolah untuk melakukan reset.
3. Cek Status Validasi Data
Setelah berhasil masuk ke dashboard, kamu akan menemukan beberapa kolom informasi penting, di antaranya:
-Data pribadi: nama, NUPTK, NIP, dan jabatan.
-Data sekolah induk: tempat tugas utama dan status kepegawaian.
-Beban mengajar: jumlah jam tatap muka sesuai ketentuan minimal 24 jam per minggu.
-Status sertifikasi: nomor dan tahun sertifikat pendidik.
Baca Juga: 3 Syarat Mutlak PPPK Paruh Waktu untuk Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu!
-Status SKTP: keterangan apakah sudah aktif, belum aktif, atau dalam proses verifikasi.
Jika status di pojok kanan atas berwarna hijau bertuliskan “Valid”, artinya data kamu sudah siap untuk penerbitan SKTP.
Namun, jika status masih merah atau kuning (Belum Valid), periksa bagian mana yang bermasalah.
Namun, ada sejumlah guru yang mengalami data tidak valid.
Beberapa penyebab umum status Info GTK tidak valid antara lain:
-Data di Dapodik belum diperbarui oleh operator sekolah.
-Perubahan sekolah induk belum terkonfirmasi di sistem.
Baca Juga: Inovasi Mahasiswa UNY, Terapi TBC dari Daun Sambiloto dan Limbah Udang
-Jam mengajar kurang dari ketentuan minimal.
-SK pangkat atau golongan belum terinput di SIMPKB.
Jika menemukan ketidaksesuaian data, segera koordinasikan dengan operator sekolah agar sinkronisasi dilakukan sebelum jadwal penerbitan SKTP.
Berikut tips agar TPG tidak tertunda pencairannya:
-Cek Info GTK secara rutin, terutama menjelang akhir triwulan pencairan.
-Pastikan data Dapodik selalu diperbarui setelah ada perubahan pangkat, beban mengajar, atau unit kerja.
-Gunakan akun belajar.id aktif, karena sistem login Info GTK kini terintegrasi dengan akun tersebut.
-Simpan bukti validasi (tangkapan layar atau PDF) sebagai dokumentasi bila diperlukan verifikasi oleh dinas.



