POJOKSATU.ID - Kabar penting bagi seluruh elemen pendidikan di Indonesia! Batas waktu atau cut off pengisian data siswa di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tinggal 2 hari lagi.
Data pada dapodik harus yang valid, lengkap, dan logis untuk penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 pada tanggal 10 Februari 2025.
Tanggal 10 Februari 2025 adalah batas akhir bagi satuan pendidikan untuk memastikan data siswa yang layak menerima PIP telah terdaftar dengan benar di Dapodik.
Baca Juga: PENTING! Batas Waktu Pemutakhiran Data Dapodik untuk PIP 10 Februari 2025!
Data yang valid, lengkap, dan logis akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menetapkan siswa sebagai penerima PIP.
Keterlambatan dalam pengisian atau pembaruan data di Dapodik akan berakibat pada siswa yang bersangkutan baru akan diakomodir pada cut off kedua tahun penyaluran, yaitu 31 Agustus 2025.
Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Eko Susanto, mengimbau kepada pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan orang tua untuk memastikan peserta didik yang layak memperoleh PIP terdaftar sebagai calon penerima.
Baca Juga: Bingung Cara Lapor Masalah PIP? Simak Panduan Lengkap dari Puslapdik!
"Hal itu penting agar semua anak Indonesia dapat melanjutkan pendidikannya, minimal hingga jenjang pendidikan menengah," tutur Eko dalam sambutannya pada webinar
"Keterisian Data Siswa pada Dapodik untuk Program Indonesia Pintar", yang diselenggarakan di kanal Youtube Ditjen PAUD Dikdasmen, imbuhnya.
PIP adalah bantuan uang tunai yang diberikan kepada peserta didik yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin.
Program ini bertujuan untuk meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.
Mengingat pentingnya program PIP bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak Indonesia, mari kita semua bergerak cepat untuk memastikan data siswa di Dapodik terisi dengan lengkap dan benar sebelum batas waktu yang ditentukan.
Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan untuk mendapatkan bantuan pendidikan hanya karena data yang tidak valid atau terlambat diinput.
Dengan kerja sama dan kepedulian dari semua pihak, kita bisa memastikan bahwa program Indonesia Pintar dapat berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi anak-anak Indonesia.***




