POJOKSATU.id - Sebagai organisasi kepanduan, diketahui ada 4 tingkatan kepramukaan, yang masing masing dirancang untuk membentuk karakter dan keterampilan anggota pramuka secara bertahap.

Keanggotaan pramuka dimulai sejak siswa duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) hingga ke jenjang universitas karena ada di berbagai jenjang pendidikan, 4 tingkatan ke-pramukaan tersebut, dibedakan sesuai dengan usianya.

Menurut Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 Pasal 13, 4 tingkatan ke-pramukaan tersebut berlaku bagi gerakan pramuka Indonesia yang berusia 7 sampai 25 tahun.

4 tingkatan kepramukan itu anatara lain, siaga, penggalang, penegak, dan pandega. Apa saja perbedaanya? Simak penjelasan berikut ini.

Baca Juga: Jelang Kompra Tingkat Nasional, Pramuka MTS Sirojul Munir Rutin Gelar Latihan Setiap Hari, Optimis Menang!

1. Pramuka Siaga
Tingkatan pertama dalam pramuka adalah siaga. Tingkatan ini diikuti anggota berusia 7-10 tahun atau usia SD.

Nama siaga diambil dari istilah siaga, yang mengacu pada kesiapsiagaan masyarakat Indonesia untuk meraih kemerdekaan sejak organisasi Boedi Oetomo terbentuk pada 1908.

Satuan terkecil pada tingkat siaga disebut barung. Satu barung berisi 5-10 orang, termasuk pemimpin barung. Dalam pramuka siaga sendiri ada pembagian tingkatan lagi. Yakni tingkatan siaga mula, siaga bantu, dan siaga tata.

Baca Juga: Segera Bersiap! Pramuka MAN 2 Kota Bogor Gelar Kompra Tingkat Nasional, Catat Tanggalnya!

2. Pramuka Penggalang
Tingkatan berikutnya disebut penggalang, dengan anggota berusia antara 11-15 tahun atau usia SMP.

Sebutan penggalang diambil dari kosakata penggalang, mengacu pada gerakan menggalang persatuan rakyat Indonesia melawan penjajah demi meraih kemerdekaan.

Jika dalam siaga disebut barung, maka kelompok pada tingkat penggalang disebut pasukan atau regu. Pemimpinnya disebut pinru (singkatan dari pemimpin regu).

Pramuka penggalang dikategorikan lagi menjadi tiga tingkatan, yakni penggalang ramu, penggalang rakit, dan penggalang terap.

Baca Juga: Mengenal 10 Tanda Kecakapan Khusus Pramuka (TKK) dan Panduan Penggunaannya

3. Pramuka Penegak
Tingkatan pramuka penegak diikuti oleh anggota berusia 16-20 tahun atau usia SMA hingga awal universitas.

Sebutan penegak mengacu pada upaya penegakan kemerdekaan Indonesia pada masa perjuangan.

Satuan terkecil pramuka penegak disebut sangga, dengan jumlah anggota 7-10 orang.

Beberapa sangga biasanya digabungkan lagi dalam satu ambalan yang dipimpin oleh pemimpin sangga utama atau pradana.

Pramuka penegak dibagi ke dalam dua tingkatan lagi, yaitu penegak bantara dan penegak laksana.

Baca Juga: Kemeriahan Gelar Senja Kedelapan: Pramuka Kabupaten Bogor Beraksi!

4. Pramuka Pandega
Tingkatan tertinggi pramuka adalah pandega, dengan anggota berusia 21-25 tahun.

Tingkatan ini disebut juga dengan istilah senior rover dan remaja madya. Pramuka pandega biasanya ada di universitas.

Sebutan pandega memiliki arti pemuka atau ahli. Selain itu, sebutan pandega juga diambil dari masa 'memandegani' atau masa setelah Indonesia berhasil meraih kemerdekaan dna menjadi negara berdaulat.***