POJOKSATU.id - MenPAN-RB, Rini Widyantini, memastikan ASN yang akan bertugas di IKN bakal tinggal dengan nyaman.
Kepastian itu disampaikan usai MenPAN-RB melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas hunian dan perkantoran di kawasan IKN.
Menurutnya, IKN tidak hanya dibangun sebagai pusat pemerintahan baru.
Tetapi juga sebagai kota modern yang efisien, ramah lingkungan, dan mendukung kualitas hidup ASN beserta keluarganya.
47 Tower Rusun 12 Lantai untuk ASN
Salah satu fasilitas utama yang ditinjau adalah rumah susun (rusun) ASN.
Total terdapat 47 tower rusun setinggi 12 lantai yang disiapkan untuk menampung ASN yang akan pindah bertugas ke IKN.
Baca Juga: Polisi Buru Penumpang Mesum di Taksi Online Tujuan Jakarta Pusat ke Cipulir
Hunian tersebut dirancang dengan konsep tropis modern dan berkelanjutan. Setiap unit dilengkapi dengan:
- Sistem smart home (akses sidik jari atau PIN)
- Dapur lengkap
- AC
- Pemanas air
- Furnitur siap huni
Lokasinya juga strategis di kawasan barat dan timur IKN.
Serta dilengkapi fasilitas penunjang seperti sarana ibadah, olahraga, ruang sosial, dan area komersial.
Dengan fasilitas tersebut, ASN diharapkan dapat bekerja lebih fokus tanpa harus memikirkan kebutuhan dasar tempat tinggal.
Baca Juga: Akui Keliru Tuding Prabowo Soal PBI BPJS, Walkot Denpasar Klarifikasi dan Minta Maaf
RSUP IKN dengan 250 Tempat Tidur
Tak hanya hunian, fasilitas kesehatan juga menjadi perhatian serius.
Di IKN telah berdiri Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) yang memiliki sekitar 250 tempat tidur.
Rumah sakit ini mengusung konsep smart hospital dengan dukungan teknologi medis modern.
Baca Juga: 7 Ide Takjil Berbahan Buah Beku untuk Ramadhan 2026, Praktis, Segar, dan Minim Risiko Rugi
Beberapa fasilitas unggulan antara lain:
- CT-Scan 512 Slice
- Hybrid Cathlab
- MRI 3 Tesla
- Layanan penanganan jantung dan stroke
Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Struktur Keuangan, Aset Tembus Rp2.829 Triliun pada 2025
Keberadaan fasilitas kesehatan ini dinilai penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan ASN serta keluarga yang akan tinggal di ibu kota baru.
Kantor Kementerian dan Istana Garuda
MenPAN-RB juga meninjau kesiapan kawasan perkantoran, termasuk kantor kementerian koordinator serta kompleks Istana Garuda.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa relokasi ASN ke IKN tidak hanya sebatas pemindahan fisik, tetapi juga didukung infrastruktur yang memadai.
Konsep pembangunan IKN mengedepankan efisiensi jarak antara hunian dan kantor, sehingga mobilitas ASN menjadi lebih praktis.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Usahakan THR PPPK 2026 Cair Sebelum Puasa! Ini Estimasi Nominal yang Akan Diterima
Relokasi ASN Masih Bertahap
Meski fasilitas mulai siap, proses relokasi ASN ke IKN dilakukan secara bertahap.
Pemerintah masih melakukan penataan organisasi dan penyesuaian kebutuhan kementerian/lembaga sebelum pemindahan besar-besaran dilakukan.
Namun dengan kesiapan hunian, fasilitas kesehatan, dan kawasan perkantoran, sinyal kuat bahwa IKN siap dihuni semakin terlihat jelas.
Baca Juga: KABAR BAIK! PPPK Juga Dapat THR 2026, Ini Rincian Gaji Terbaru dan Tunjangan yang Didapat
ASN Dijamin Betah Tinggal di IKN
MenPAN-RB menegaskan bahwa aspek kenyamanan dan keamanan menjadi prioritas utama.
IKN dirancang bukan hanya sebagai pusat administrasi negara, tetapi juga sebagai kota masa depan yang modern dan berkelanjutan.
Dengan dukungan hunian lengkap, fasilitas kesehatan canggih, serta lingkungan yang tertata, ASN yang bertugas di IKN diharapkan bisa menjalankan tugas negara dengan lebih optimal.
Baca Juga: THR ASN 2026 Cair 11 Maret? Taspen Bongkar Fakta Soal Kenaikan Gaji dan Pesangon Pensiunan
Kini publik menanti tahapan selanjutnya.
Yakni kapan relokasi ASN dimulai secara masif dan kementerian mana saja yang akan lebih dulu pindah.
Yang jelas, pemerintah memastikan satu hal, bahwa ASN tidak perlu khawatir soal tempat tinggal dan fasilitas saat bertugas di ibu kota baru.***




