POJOKSATU.id — Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan sarana untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi efektif, mengembangkan kreativitas, dan ruang kolaborasi peserta didik.
Di kelas 9, pembelajaran Bahasa Indonesia membimbing peserta didik untuk dapat berkomunikasi dan mengembangkan kecakapan berpikir.
Capaian pembelajaran di kelas 9 Bahasa Indonesia fase D adalah meningkatkan kecakapan menyimak, membaca, memirsa gambar, berbicara, mempresentasikan gagasan, serta menulis.
Berikut merupakan matriks capaian dan tujuan pembelajaran materi teks laporan Bahasa Indonesia kelas 9 Kurikulum Merdeka bab 3 mengenai teks argumentasi.
Bab 6: Merencanakan Masa Depan
1. Membuat Kesimpulan Berdasarkan Bacaan
Pada capaian ini, peserta didik mampu membuat kesimpulan berdasarkan bacaan secara tepat.
Membaca petikan novel, menjawab pertanyaan bacaan secara mandiri, dan membuat kesimpulan.
2. Menemukan Pesan Teks Argumentasi
Pada capaian ini, peserta didik mampu menemukan pesan dari bacaan yang tepat.
Peserta didik membaca dan menjawab pertanyaan bacaan, mencari informasi, dan membuat daftar “Pekerjaan Rumah” sesuai dengan bacaan, serta membuat presentasi dengan aplikasi pembuat video.
3. Menyampaikan Argumentasi dalam Diskusi
Pada capaian ini, peserta didik mampu menyampaikan argumentasi dalam diskusi sesuai ketentuan.
Peserta didik mendiskusikan dua pendapat yang berbeda sesuai dengan ketentuan.
4. Menggunakan Kalimat Pengandalan dalam Diskusi, Menulis, Rencana, dan Cita-Cita.
Pada capaian ini, peserta didik mampu menggunakan kalimat pengandaian dan menulis rencana dan cita-cita dengan tepat.
Peserta didik mengenal ciri kalimat pengandaian, dan menuliskan rencana menggunakan kalimat pengandaian.
5. Memanfaatnan Peta Pikiran Argumentasi
Pada capaian ini, peserta didik mampu membuat peta pikiran untuk menyampaikan argumentasi secara tepat.
Peserta didik memahami proses pembuatan peta pikiran dan membuat peta pikiran.
6. Menyimak dan Menemukan Pesan Lagu
Pada capaian ini, peserta didik mampu menyimak lagu dan menemukan maknanya dengan tepat.
Peserta didik menyimak lagu dan mengaitkan lirik lagu yang disimak dengan pengalaman pribadi.
Baca Juga: Peran Media Sosial Sebagai Sarana Literasi Digital, Tantangan atau Peningkatan?
Berdasarkan capaian dan tujuan pembelajaran tersebut, berikut adalah ringkasan mengenai teks argumentasi pada bab 6 Bahasa Indonesia kelas 9.
1. Pengertian Teks Argumentasi
Teks argumentasi adalah jenis teks yang berisi pendapat atau gagasan seseorang yang disertai alasan logis dan bukti kuat untuk meyakinkan pembaca terhadap suatu isu atau permasalahan.
Dalam Kurikulum Merdeka, pembelajaran teks ini bertujuan untuk melatih peserta didik berpikir kritis, analitis, dan mampu menyampaikan pendapat secara logis dan santun.
2. Tujuan Teks Argumentasi
Melalui pembelajaran teks argumentasi, peserta didik diharapkan mampu:
Mengidentifikasi isu, gagasan utama, serta argumen dalam teks argumentatif.
Menyusun teks argumentasi dengan struktur dan kaidah kebahasaan yang tepat.
Membedakan antara fakta dan opini dalam menyusun alasan pendukung.
Menyampaikan argumen secara lisan maupun tulisan dengan menghargai perbedaan pandangan.
3. Struktur Teks Argumentasi
Sesuai capaian pembelajaran kelas 9, struktur teks yang diajarkan terdiri atas:
Pernyataan pendapat (tesis), Menyampaikan topik dan posisi penulis terhadap isu.
Argumentasi, menyampaikan alasan, bukti, data, atau contoh yang mendukung pendapat.
Baca Juga: Kapolres Karawang Tanam Jagung Hybrida Dukung Swasembada Pangan 2025
Penegasan ulang,Menyimpulkan dan memperkuat kembali pendapat yang telah disampaikan.
Struktur ini membantu siswa memahami logika berpikir sistematis dalam membangun pendapat yang meyakinkan.
4. Ciri-Ciri Teks Argumentasi
Mengandung pendapat atau gagasan logis yang disertai alasan.
Didukung oleh data dan fakta nyata.
Bertujuan untuk mempengaruhi dan meyakinkan pembaca.
Menggunakan bahasa yang rasional, persuasif, dan komunikatif.
Menyajikan hubungan sebab akibat antar gagasan.
5. Kaidah Kebahasaan Teks Argumentasi
Dalam capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka, peserta didik juga diharapkan mengenali ciri kebahasaan berikut:
-Penggunaan kata hubung argumentatif (sebab, karena, oleh karena itu, jadi).
-Kata-kata emotif dan evaluatif (penting, berbahaya, bermanfaat).
-Kalimat kompleks yang menjelaskan hubungan logis antar gagasan.
-Kata kerja mental (berpendapat, menilai, menganggap).
-Penggunaan kata rujukan untuk memperjelas argumen.
Baca Juga: Heboh Petisi Penolakan TKA 2025, Mendikdasmen Tegaskan 'The Show Must Go On'
Itulah ringkasan materi teks argumentasi bab 6 Bahasa Indonesia kelas 9 Kurikulum Merdeka semester 2.
Pelajari dengan baik ringkasan materi tersebut supaya lebih memahami materi pelajaran. Jangan ragu untuk bertanya pada guru jika ada hal yang belum dipahami. ***




