POJOKSATU.id — Pembelajaran Bahasa Indonesia merupakan sarana untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi efektif, mengembangkan kreativitas, dan ruang kolaborasi peserta didik.

Di kelas 9, pembelajaran Bahasa Indonesia membimbing peserta didik untuk dapat berkomunikasi dan mengembangkan kecakapan berpikir.

Capaian pembelajaran di kelas 9 Bahasa Indonesia fase D adalah meningkatkan kecakapan menyimak, membaca, memirsa gambar, berbicara, mempresentasikan gagasan, serta menulis.

Berikut merupakan matriks capaian dan tujuan pembelajaran materi teks prosedur Bahasa Indonesia kelas 9 Kurikulum Merdeka bab 3 mengenai teks rekon.

Baca Juga: Pecinta Buku Bisa Jadi Bookfluencer, Manfaatkan Era Digital dan Tingkatkan Literasi Generasi Muda

Bab 3: Komunikasi Ujung Jari

1. Memahami Informasi dalam Teks Rekon

Pada capaian pembelajaran ini, peserta didik mampu memahami informasi teks rekon secara benar dengan membaca teks rekon, menjawab pertanyaan bacaan, dan mencari inti kosakata.

2. Membedakan Fakta, Opini, dan Asumsi dalam Teks Rekon

Pada capaian pembelajaran ini, peserta didik mampu membedakan fakta, opini, dan asumsi dalam berbagai petikan berita daring.

3. Menelaah Kosakata Teks Rekon dalam Media Sosial

Pada capaian pembelajaran ini, peserta didik mampu menelaah penggunaan kosakata yang bisa digunakan di media sosial.

Baca Juga: DPRD Kota Bandung Bentuk Pansus 12, Bahas Penyesuaian Aturan Kesejahteraan Sosial Sesuai Regulasi Baru

4. Menggunakan Kamus

Pada capaian pembelajaran ini, peserta didik mampu membaca teks informasi tentang kosakata, melafalkan kosakata dengan benar berdasarkan kamus.

5. Mengelaborasi Teks Rekon dalam Diskusi

Pada capaian pembelajaran ini, peserta didik mampu berdiskusi dengan baik, menyampaikan pendapat tentang media sosial, dan membuat laporan diskusi.

6. Menyimak Rekon dalam Bentuk Video

Pada capaian pembelajaran ini, peserta didik mampu menyimak, mencatat, dan menjawab pertanyaan tentang video secara mandiri.

7. Mengenali dan Menggunakan Kosakata Serapan dalam Teks Rekon

Pada capaian pembelajaran ini, peserta didik mampu menulis dengan menggunakan kosakata serapan dengan kaidah yang tepat.

Baca Juga: Alumni Musthafawiyah Pesantren Tertua Sumut Bentuk Kepengurusan Baru di Kota Padangsidimpuan

8. Menulis Surat atau Email Tanggapan Menggunakan Teks Rekon

Pada capaian pembelajaran ini, peserta didik mampu menulis email atau surat tanggapan dengan menggunakan teks rekon.

Berdasarkan capaian dan tujuan pembelajaran tersebut, berikut adalah ringkasan materi mengenai teks deskripsi pada bab 1 Bahasa Indonesia kelas 9;

1. Pengertian Teks Rekon

Teks rekon adalah teks yang menceritakan kembali suatu peristiwa atau pengalaman masa lalu secara berurutan.

Istilah "rekon" berasal dari kata "recount" bahasa Inggris yang berarti menceritakan kembali.

Tujuannya untuk menyampaikan kembali informasi atau pengalaman dengan urutan yang logis dan jelas, baik secara lisan maupun tulisan.

Baca Juga: LANJUTAN Pertanyaan dan JAWABAN Seleksi PPG Calon Guru, Bagian D hingga F, Hadapi Tantangan Kerja Sama, Pembimbingan, dan Sumber Daya

2. Ciri-Ciri Teks Rekon

Teks rekon memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari jenis teks lainnya. Ciri teks rekon antara lain:

a. Berfokus pada individu atau tokoh tertentu. Misalnya, pengalaman liburan seorang siswa atau kisah seorang tokoh sejarah.

b. Disampaikan secara kronologis berdasarkan urutan waktu terjadinya peristiwa, sehingga pembaca mudah memahami jalannya cerita.

c. Menggunakan kata kerja aksi (atau dalam bahasa Inggris disebut action verbs), contoh: berlari, melihat, mengunjungi, dan kata keterangan waktu (atau dalam bahasa Inggris disebut time adverbs), contoh: kemarin, kemudian, setelah itu.

d. Memiliki struktur yang runtut, yaitu orientasi, urutan kejadian, dan reorientasi.

Baca Juga: BRI Salurkan KUR Rp130,2 Triliun, Sektor Produksi Jadi Penggerak Utama Ekonomi Rakyat

e. Mengandung detail kejadian yang jelas, agar pembaca bisa membayangkan suasana dan alur cerita dengan baik.

3. Struktur Teks Rekon

Struktur teks rekon terdiri atas tiga bagian utama, yakni Orientasi, berisi pengenalan atau latar belakang cerita seperti waktu, tempat, tokoh, dan situasi awal.

Urutan peristiwa, bagian yang berisi kronologi peristiwa atau kejadian yang dialami.

Reorientasi, bagian penutup yang berisi kesimpulan, refleksi, atau opini penulis.

4. Jenis Teks Rekon

Teks rekon dapat diklasifikasikan menjadi beberapa, yakni teks rekon personal yang merupakan teks menceritakan kembali pengalaman pribadi seseorang.

Isinya bisa berupa perjalanan wisata, kegiatan sehari-hari, atau momen penting dalam hidup penulis.

Baca Juga: Beasiswa Atlet Berprestasi 2025 Diluncurkan, Dukung Pendidikan untuk Sang Juara, Begini Sasaran dan Manfaat Program

Lalu teks rekon faktual yang berdasarkan fakta atau kegiatan nyata.

Teks ini biasanya digunakan untuk menceritakan kembali kejadian sejarah, berita, atau biografi seorang tokoh penting.

Terakhir, teks rekon imajinatif yang berisi cerita yang bersifat fiksi atau rekaan, yang bersumber dari daya imajinasi penulis.

Isinya bisa berupa dongeng, legenda, atau cerita fantasi yang tidak benar-benar terjadi.

5. Fungsi Teks Rekon

Teks rekon memiliki fungsi yang beragam, tergantung pada konteks penggunaannya.

Beberapa fungsi utama teks rekon, yakni dokumentasi pengalaman atau peristiwa, berbagi pengalaman dengan orang lain, sebagai media pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan analisis.

Baca Juga: Arti Video UKIN Hilang dari Sistem, Ternyata Bukan Pertanda Bapak Ibu Guru Lulus UKPPPG!

Itulah ringkasan materi teks prosedur bab 2 bahasa Indonesia kelas 9 Kurikulum Merdeka semester 1.

Pelajari dengan baik ringkasan materi tersebut supaya lebih memahami materi pelajaran. Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada hal yang belum dipahami. ***