POJOKSATU.id - Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA membantu peserta didik menumbuhkan keingintahuannya terhadap fenomenal alam semesta yang terjadi.

Capaian pembelajaran di kelas 7 Ilmu Pengetahuan Alam fase D menekankan kemampuan peserta didik dalam menggunakan berbagai alat bantu pengukuran dan pengamatan.

Mereka diharapkan mampu melakukan pengamatan secara cermat.

Peserta didik juga perlu memperhatikan detail penting dari objek yang sedang diteliti.

Baca Juga: Ibu-Ibu Kuningan Geger! Paket MBG Berisi Ayam Bakakak Besar Viral di Medsos! Netizen Juga Ngiler

Mereka juga mampu mengajukan pertanyaan lanjutan secara mandiri guna memperjelas hasil pengamatan serta membuat prediksi terkait penyelidikan ilmiah.

Selain itu, pelajar merencanakan dan menjalankan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian.

Dalam proses penyelidikan, peserta didik memanfaatkan beragam variabel untuk membuktikan prediksi.

Data yang diperoleh kemudian disajikan dalam bentuk tabel, grafik, atau model.

Baca Juga: Kesempatan Emas bagi Dokter Muda Indonesia, Pendaftaran Beasiswa LPDP DS RSPPU 2025 Dibuka sampai 1 Desember, Cek Syarat dan Mekanisme Lengkapnya

Mereka juga menjelaskan hasil pengamatan serta pola hubungan dalam data, baik secara digital maupun non digital.

Berikut merupakan matriks tujuan pembelajaran dan ringkasan materi mengenai Klasifikasi Makhluk Hidup yang sesuai dengan tujuan pembelajaran IPA kelas 7 Kurikulum Merdeka bab 5 semester 2.

Bab V: Klasifikasi Makhluk Hidup

Tujuan Pembelajaran

1. Makhluk Hidup atau Benda Mati?

Peserta didik mampu membedakan makhluk hidup dengan benda mati berdasarkan karakteristiknya.

2. Mengapa Makhluk Hidup Dikelompokkan?

Peserta didik mampu menganalisis teknik pengelompokan makhluk hidup.

Peserta didik mampu membuat kunci klasifikasi untuk mengidentifikasi makhluk hidup di sekitar sekolah.

Baca Juga: Ini Dia 3 Faktor Penentu Gaji PNS Bisa Naik atau Tidak, Begini Penjelasan Resminya

3. Makhluk Hidup Beraneka Ragam

Peserta didik mampu ,menganalisis karakteristik khas setiap kerajaan makhluk hidup.

Peserta didik mampu menjelaskan peranan makhluk hidup dalam kehidupan manusia.

Makhluk Hidup atau Benda Mati?

Makhluk hidup adalah organisme yang memiliki ciri-ciri kehidupan, sementara benda mati tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Ciri-ciri makhluk hidup meliputi kemampuan bergerak, bernapas, tumbuh dan berkembang, berkembang biak, serta peka terhadap rangsang dari lingkungan.

Selain itu, makhluk hidup membutuhkan makanan dan minuman untuk memperoleh energi, mengeluarkan zat sisa metabolisme, dan mampu beradaptasi agar tetap bertahan hidup.

Baca Juga: Terungkap, AKBP Basuki Sering ke Kampus Untag Semarang Jemput Korban Dwinanda Linchia Levi

Contohnya, manusia bergerak secara aktif, tumbuhan bergerak pasif mengikuti cahaya matahari, dan hewan menanggapi perubahan lingkungan seperti panas atau suara.

Sebaliknya, benda mati seperti batu, meja, atau plastik tidak dapat tumbuh, bernapas, berkembang biak, atau bereaksi terhadap rangsangan.

Perbedaan ini membantu kita dengan jelas membedakan organisme hidup dari objek tak hidup yang ada di sekitar kita.

Mengapa Makhluk Hidup Dikelompokkan?

Makhluk hidup di bumi sangat banyak dan beragam sehingga diperlukan sistem klasifikasi agar lebih mudah dipelajari dan dikenali.

Baca Juga: Terungkap, AKBP Basuki Sering ke Kampus Untag Semarang Jemput Korban Dwinanda Linchia Levi

Klasifikasi bertujuan untuk mengelompokkan organisme berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-cirinya, sehingga kita dapat memahami hubungan kekerabatan antar makhluk hidup dan proses evolusinya.

Pengelompokan makhluk hidup dapat dilakukan berdasarkan berbagai dasar, seperti bentuk tubuh, cara berkembang biak, struktur sel, jenis makanan, habitat, dan cara bergerak.

Selain itu, dalam identifikasi makhluk hidup diperlukan alat bernama kunci determinasi atau kunci dikotom, yaitu panduan berupa pasangan pilihan untuk menentukan nama atau jenis organisme.

Misalnya, dengan kunci dikotom, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis tumbuhan di sekitar sekolah, seperti membedakan pohon mangga, jambu, dan kelapa berdasarkan bentuk daun atau batangnya.

Baca Juga: 1,2 Juta Ruang Kelas Rusak, Pemerintah Permudah Proses Revitalisasi Sekolah Tahun 2026 Lewat Aplikasi Baru

Makhluk Hidup Beraneka Ragam

Keanekaragaman makhluk hidup di bumi dikelompokkan ke dalam lima kerajaan utama, yaitu Monera, Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.

Kerajaan Monera mencakup bakteri yang berukuran mikroskopis, bersel satu, dan memiliki sel prokariotik.

Protista merupakan organisme eukariotik yang dapat bersel satu atau banyak seperti amoeba dan ganggang.

Fungi atau jamur tidak memiliki klorofil dan memperoleh makanan secara heterotrof, contohnya jamur tiram dan ragi.

Plantae atau tumbuhan bersifat autotrof karena memiliki klorofil untuk melakukan fotosintesis, seperti padi, mangga, dan lumut.

Baca Juga: Resmi Diterima Purbaya! Surat Menpan RB Bahas Kenaikan Gaji PNS 2026, Ini Penjelasannya

Sementara itu, Animalia atau hewan bersifat heterotrof dan multiseluler, contohnya ikan, burung, kucing, dan manusia.

Setiap kerajaan memiliki karakteristik khas yang membedakannya dari yang lain, sehingga mempermudah proses studi biologi.

Makhluk hidup juga memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia.

Bakteri bermanfaat dalam industri makanan dan kesehatan, seperti dalam proses fermentasi yogurt dan membantu pencernaan.

Protista berfungsi sebagai sumber makanan di ekosistem perairan melalui keberadaan plankton.

Jamur berguna dalam bidang pangan dan obat-obatan, misalnya sebagai bahan antibiotik dan pengurai bahan organik.

Baca Juga: Teman Ungkap Dwinanda Linchia Levi Pengen Suaminya Polisi, Sudah Lama Pacaran dengan AKBP Basuki

Tumbuhan menyediakan oksigen, makanan, serta bahan bangunan, sedangkan hewan menjadi sumber protein, energi, dan membantu pekerjaan manusia.

Dari pembelajaran ini, peserta didik diharapkan dapat menjawab pertanyaan fundamental, yakni apa yang membedakan makhluk hidup dengan benda mati, bagaimana makhluk hidup dikelompokkan, apa saja karakteristik setiap kerajaan makhluk hidup, dan bagaimana peranan organisme tersebut dalam kehidupan manusia.

Pemahaman ini akan membantu peserta didik menghargai keanekaragaman hayati serta pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Pelajarilah dengan baik ringkasan materi tersebut supaya lebih memahami materi mengenai Gaya dan Gerak.

Jangan ragu untuk bertanya pada guru jika ada hal yang belum dipahami. ***