POJOKSATU.ID - Hasil Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) tahun 2026 membawa kabar baik bagi puluhan ribu siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Tercatat sebanyak 21.995 siswa lulusan SMA yang sebelumnya merupakan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) dinyatakan lolos seleksi dan memenuhi syarat untuk melanjutkan bantuan pendidikan melalui KIP-Kuliah tahun ini.

Angka tersebut merepresentasikan mayoritas dari total mahasiswa baru yang memenuhi kriteria bantuan biaya pendidikan.

Baca Juga: ASN Jangan Senang Dulu! Ternyata Tak Semua Bisa Masuk Komcad, Ini Aturan Ketatnya!

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dinamika penerima bantuan pendidikan pada jalur SNBP adalah sebagai berikut:

1. Total Pendaftar KIP Kuliah 287.831 orang ini mengalami kenaikan signifikan sekitar 80.000 pendaftar dibanding tahun sebelumnya.

2. Total Lolos Seleksi, Sebanyak 64.471 pendaftar KIP Kuliah dinyatakan lulus SNBP.

3. Lolos & Memenuhi Syarat (Eligible), dari mereka yang lulus, terdapat 33.045 peserta yang dinyatakan memenuhi syarat sebagai penerima KIP-Kuliah.

Siswa penerima PIP mendominasi dengan persentase 67% (21.995 orang), sedangkan 33% sisanya (11.050 orang) merupakan mahasiswa yang baru terdata eligible meskipun bukan penerima PIP saat di jenjang sekolah menengah.

Baca Juga: Perluasan PIP hingga TK dan Strategi Inovatif Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Pemerintah menerapkan sistem prioritas yang ketat dalam menyalurkan KIP-Kuliah, terutama bagi mereka yang sudah masuk dalam database PIP. Penentuan ini didasarkan pada tingkat kesejahteraan keluarga atau desil.

Terdapat perbedaan pola pemilihan kampus antara pendaftar reguler dengan pendaftar KIP-Kuliah.

Berdasarkan evaluasi dari tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026:

Sebagian besar memilih perguruan tinggi di luar Pulau Jawa. Untuk kategori Perguruan Tinggi (PT) Akademik, peminat terbanyak berada di wilayah Sumatera.

Sementara untuk PT Vokasi, persebaran pendaftar dominan berada di Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan.

Secara keseluruhan, SNBP 2026 diikuti oleh 806.000 peserta yang memperebutkan kursi di 146 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia.

Keberhasilan para siswa penerima PIP ini menunjukkan bahwa keberlanjutan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu terus menjadi fokus utama pemerintah dalam menciptakan pemerataan kualitas sumber daya manusia.***