POJOKSATU.id - Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi mengumumkan langkah besar dalam restrukturisasi tenaga kerja negara.

Sebanyak 59.217 pegawai non-ASN dipindahkan ke program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP) sebagai bagian dari kebijakan penataan ulang aparatur negara.

Kebijakan ini juga berjalan bersamaan dengan pembukaan formasi besar untuk kebutuhan Badan Gizi Nasional (BGN).

Baca Juga: Heboh Jalan DI Panjaitan Diduga Disulap Jadi Parkir Mobil Dinas, Kemenag DKI Akhirnya Buka Suara

Langkah strategis ini disampaikan langsung oleh Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, dalam rapat bersama Komisi II DPR RI pada 25 November 2025.

Dalam penyampaiannya, Zudan menegaskan bahwa pemindahan non-ASN dan pembukaan formasi ASN adalah bagian dari rencana reformasi besar pemerintah dalam manajemen aparatur sipil negara.

“Pengalihan pegawai non-ASN pada program Koperasi Merah Putih diproyeksikan 59.217 orang,” ujar Zudan Arif Fakrulloh dikutip pada 25 November 2025.

Baca Juga: Ditutup Hari Ini, Segera Daftar! ID Survey Buka Banyak Posisi untuk Profesional Berpengalaman


Skema Baru Penataan Tenaga Non-ASN

BKN memastikan bahwa pemindahan puluhan ribu pegawai non-ASN ke Kopdes Merah Putih dilakukan untuk memberikan kepastian status bagi mereka.

Kebijakan ini ditujukan agar pegawai non-ASN memiliki ruang kerja yang lebih tertata, mendapatkan perlindungan yang lebih baik.

Serta menjadi bagian dari program pembangunan ekonomi kerakyatan.

Kopdes Merah Putih diprioritaskan sebagai wadah baru yang dapat menyerap tugas-tugas pelayanan dasar, terutama di tingkat desa.

Baca Juga: Aceh Gelap Total! PLN Kirim Tower Darurat Lewat Hercules, Banjir Hancurkan 12 Tower Listrik

Melalui skema ini, pemerintah ingin memperkuat fungsi layanan publik secara lebih merata.

Selain itu, Zudan Arif juga menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan delapan kebijakan baru karier ASN yang disiapkan BKN.

Prinsip utamanya adalah “melindungi, memudahkan, dan membahagiakan” ASN, sebuah kerangka yang kini menjadi arah baru reformasi birokrasi nasional.


Formasi ASN Baru untuk BGN

Bersamaan dengan pemindahan non-ASN, BKN menyiapkan 32.080 formasi ASN untuk BGN.

Baca Juga: Terpanggil PPG Guru Tertentu Tahap 5? Cek Daftar Lengkap Berkas Lapor Diri yang Sering Bikin Gagal Upload!

Pembukaan jumlah formasi yang besar ini dilakukan untuk memperkuat program gizi nasional, pelayanan publik, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang lebih baik.

Formasi BGN ini mencakup berbagai posisi strategis, terutama tenaga pendukung layanan dasar di bidang gizi, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah menargetkan formasi ini dapat memperkuat layanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Baca Juga: Sistem ASN Disederhanakan! PPPK Paruh Waktu Terancam Hilang dalam Revisi UU ASN, Bagaimana Faktanya?


Dampak Bagi Pegawai & Pelamar ASN

Bagi puluhan ribu pegawai non-ASN yang dialihkan, kebijakan ini memberi peluang mendapatkan status kerja yang lebih jelas.

Meskipun masih menunggu petunjuk teknis lanjutan, pemindahan ini menjadi titik penting dalam penyelarasan tugas-tugas pelayanan publik.

Sementara bagi calon pelamar ASN, pembukaan puluhan ribu formasi untuk BGN membuka kesempatan yang cukup besar.

Baca Juga: ITB Buka Beasiswa GEM Pendidikan Sains 4.0 untuk Pendidik dan Calon Guru, Subsidi BPP 100 Persen

Formasi tersebut diproyeksikan menjadi salah satu kebutuhan prioritas nasional pada tahun mendatang.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh kebijakan ini bertujuan menciptakan birokrasi yang lebih efektif, responsif, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.***