POJOKSATU.ID - Agenda kedua pada program Program Massive Open Online Course (MOOC) PPPK tahun 2025 fokus pada orientasi pelayanan.

Program MOOC PPPK 2025 menegaskan komitmennya mencetak ASN profesional dan berintegritas tinggi.

Agenda kedua fokus pada transformasi budaya kerja ASN melalui penguatan 7 nilai dasar BerAKHLAK, yaitu: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Baca Juga: Detik-detik Massa Aksi Dipukul Aparat saat Demo di SMAN 4 Kota Serang

Ketujuh nilai ini bukan sekadar jargon, melainkan pilar karakter ASN abad 21 dalam menghadapi tantangan birokrasi modern dan ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi.

1. Orientasi Pelayanan Kepada Publik, Bukan Penguasa
Pelayanan publik prima adalah wajah dari reformasi birokrasi. Dalam MOOC ini, ASN PPPK dibekali pemahaman tentang konsep pelayanan humanis dan responsif, sebagaimana ditegaskan dalam Perpres No. 81 Tahun 2010.

Dengan indikator responsivitas, kualitas, dan kepuasan, ASN diajak menerapkan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) sebagai standar etika pelayanan.

Baca Juga: MERGER SEKOLAH Tidak Bisa SEWENANG-WENANG, Ini Dasar Hukum dan Realitas KRISIS SISWA BARU di Tahun Ajaran 2025 2026

2. Akuntabel: ASN Jujur, Bertanggung Jawab, dan Efisien
Akuntabilitas adalah bentuk tanggung jawab profesional ASN kepada publik dan negara.

Berbeda dari sekadar responsibilitas pribadi, akuntabilitas menuntut ASN untuk:

- Menjalankan tugas secara jujur, disiplin, dan berintegritas

- Mengelola sumber daya negara secara efektif dan efisien

- Menjaga transparansi dalam pengambilan keputusan

Baca Juga: DEADLINE Mepet! BKN Desak Instansi Segera Umumkan Hasil PPPK Tahap II atau NIP Terancam Hangus!

Menurut SE MenPANRB No. 20 Tahun 2021, akuntabilitas merupakan bagian dari core values ASN yang wajib diwujudkan dalam setiap tindakan kerja.

3. Kompeten: ASN Siap Hadapi Dunia VUCA
Di tengah era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), ASN wajib mengembangkan kompetensi teknis, manajerial, dan sosial-kultural, sesuai dengan PermenPANRB No. 38 Tahun 2017.

Setiap ASN PPPK dituntut untuk:

- Terus belajar dan beradaptasi

- Meningkatkan kapasitas diri

- Membantu rekan kerja berkembang

Baca Juga: Pakta Itengritas UKIN Pakai Materai atau Tidak? Simak Juknis Resmi dari Kemendikdasmen Tutorial Aplikasi UKIN UKPPPG untuk Peserta

Kompeten bukan hanya pintar, tapi juga tangguh dan solutif di tengah perubahan cepat.

4. Harmonis: ASN Perekat Persatuan Bangsa
Menghargai perbedaan, membangun komunikasi yang sehat, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif merupakan inti dari nilai Harmonis.

Maka dari itu, ASN harus:

- Mampu bekerjasama lintas latar belakang

- Menghindari diskriminasi dan konflik horizontal

- Menerapkan etika publik dan kode etik profesi

Baca Juga: Bingung Kurikulum yang Digunakan Sekolah, Ternyata Tidak Ada Perubahan Kurikulum!

Harmoni dalam birokrasi adalah pondasi solid untuk menjaga stabilitas sosial dan integrasi nasional.

5. Loyal: ASN yang Setia kepada Bangsa dan Negara
Loyalitas bagi ASN bukan semata soal kepatuhan struktural, tapi dedikasi terhadap ideologi Pancasila, UUD 1945, pemerintahan yang sah, dan nama baik institusi.

Dalam MOOC ini, peserta dipahamkan bahwa loyalitas berarti:

- Setia pada amanah jabatan

- Mengutamakan kepentingan publik di atas pribadi

- Melindungi rahasia negara dan organisasi

Baca Juga: Jangan Salah Paham! Inilah Kategori Pedagang dan Jenis Transaksi yang Tidak Terkena Pemotongan Pajak di Markerplace

- Loyal bukan berarti membela atasan membabi buta, melainkan menjaga prinsip dan nilai-nilai luhur bangsa.

6. Adaptif: ASN Siap Berubah dan Inovatif
Perubahan adalah keniscayaan. ASN adaptif adalah mereka yang:

- Cepat beradaptasi terhadap perubahan regulasi dan teknologi

- Mampu berpikir kritis dan kreatif

- Mengembangkan budaya inovasi dan tanggap situasi

Baca Juga: Kejagung RI Tanggapi Rencana Pemeriksaan Kajari Madina M Iqbal Buntut OTT KPK di Sumut

Budaya adaptif menjadi kunci keberlangsungan organisasi pemerintah di era digital. ASN harus jadi motor penggerak, bukan hanya penonton perubahan.

7. Kolaboratif: ASN sebagai Jembatan Sinergi Lintas Sektor
Kolaborasi bukan sekadar kerja tim biasa, tetapi mencakup kerja lintas instansi, lintas disiplin, dan lintas sektor.

Dengan pendekatan Whole of Government (WoG), ASN dituntut mampu:

- Bersinergi tanpa sekat antar lembaga

 

Baca Juga: RESMI DIRILIS Dapodik Versi 2026, UNDUH Installer dan PANDUAN LENGKAP APLIKASI, Satuan Pendidikan Diminta Prioritaskan Pendataan Siswa Naik Kelas

- Mengintegrasikan kebijakan dan layanan publik

- Mengutamakan koordinasi dan saling percaya

- Kolaborasi menjadi kata kunci dalam mewujudkan birokrasi lincah, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Melalui Agenda 2 MOOC PPPK 2025, pemerintah menegaskan kembali bahwa ASN bukan hanya pelaksana administrasi, tetapi penggerak perubahan dan penjaga kepercayaan publik.

Baca Juga: KPK Berkirim Surat Ke Kejagung Periksa Kajari Madina M Iqbal, Jumat Ternyata Batal Digelar

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Tujuh nilai dasar BerAKHLAK bukan sekadar pedoman moral, tetapi kerangka kerja nyata dalam membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, dan melayani. ***