POJOKSATU.id - Stadion Pakansari, Cibinong, kembali menjadi saksi sejarah besar bagi ribuan tenaga honorer di Kabupaten Bogor.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi melantik 9.687 PPPK Paruh Waktu, sebuah jumlah yang langsung mencatatkan diri sebagai yang terbanyak se-Indonesia.
Momentum ini sekaligus menjadi jawaban atas penantian panjang para pekerja non-ASN yang selama bertahun-tahun menunggu kepastian status.
Baca Juga: Operasi Zebra 2025 Dikhawatirkan Jadi Ajang Tilang Semena Mena, Publik Was Was
Pelantikan yang digelar pada hari Jumat ini, 14 November 2025, berlangsung megah dan penuh haru.
Diikuti pembacaan sumpah jabatan serta penyerahan SK secara simbolis.
Para peserta mengenakan seragam Korpri biru, memenuhi area Lapangan Panahan Stadion Pakansari sejak pagi hari.
Baca Juga: Skill Gen Z yang Paling Dicari Tahun Ini! Siapkan Diri untuk Dunia Kerja Masa Depan
Pelantikan Terbesar se-Indonesia, Bogor Jadi Perhatian Nasional
Skala pelantikan ini membuat Kabupaten Bogor langsung mendapat sorotan nasional.
Jumlah PPPK Paruh Waktu yang mencapai 9.687 orang jauh melewati capaian kabupaten/kota lain yang rata-rata hanya melantik ratusan hingga beberapa ribu pegawai.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa langkah besar ini merupakan komitmen daerah dalam menyukseskan penataan tenaga non-ASN menuju 2026, sesuai kebijakan nasional.
Baca Juga: Heboh! 1.213 Calon PPPK Paruh Waktu Diduga Siluman, AMIRA Geruduk BKPSDM Pandeglang
Dalam sambutannya, Rudy menyampaikan:
“Pengukuhan PPPK paruh waktu ini bertujuan mempersiapkan pengangkatan mereka menjadi PPPK di Pemkab Bogor pada 2026, sesuai arahan BKN,” dikutip dari Radar Bogor, Jumat (14 November 2025).
Pernyataan tersebut memperjelas bahwa pelantikan masif ini bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari agenda strategis menuju reformasi birokrasi 2026.
Rincian Formasi, Dari Kebersihan, Keamanan, hingga Tenaga Teknis
Pelantikan PPPK Paruh Waktu ini mencakup beragam formasi yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Berdasarkan data dari BKPSDM Kabupaten Bogor:
1. Tenaga kebersihan fasilitas publik
2. Tenaga keamanan (security) di lingkungan pemda
Baca Juga: Cara Lulus Interview Kerja Sekarang! Strategi Jitu untuk Gen Z di Dunia Rekrutmen Modern
3. Tenaga operasional dan teknis
4. Layanan administrasi tertentu
5. Pendukung operasional sekolah dan puskesmas
Formasi tersebut menunjukkan bahwa PPPK Paruh Waktu bukan sekadar tenaga tambahan, melainkan menjadi bagian penting dari roda pelayanan masyarakat.
Baca Juga: Produktivitas Anjlok? Ini Cara Praktis Tingkatkan Fokus dan Kinerja Harian
Dengan pengangkatan besar-besaran ini, Pemkab Bogor menargetkan peningkatan kinerja pelayanan publik mulai dari kebersihan lingkungan, ketertiban kantor, hingga efisiensi kerja OPD.
Pakansari Jadi Pusat Euforia, Harapan Baru bagi Tenaga Honorer
Para PPPK yang dilantik mengapresiasi langkah cepat Pemkab Bogor yang dinilai lebih progresif dibanding banyak daerah lain yang masih berproses atau bahkan terkendala anggaran.
Di berbagai daerah, penerbitan SK hingga sumpah jabatan PPPK Paruh Waktu masih berjalan lambat.
Baca Juga: Kepahiang Siap Lantik PPPK Paruh Waktu 2026, Progres NI Hampir Rampung
Namun Kabupaten Bogor justru mampu menyelesaikan hampir seluruh proses dalam satu gelombang besar.
Para peserta pelantikan menyebut ini sebagai momentum “akhir penantian”, terutama bagi tenaga kebersihan dan keamanan yang selama bertahun-tahun bekerja tanpa kepastian kontrak.
Bogor Menjadi Role Model Nasional
Dalam beberapa evaluasi nasional terkait percepatan penataan non-ASN, Kabupaten Bogor dinilai siap dari sisi administrasi, fiskal, hingga komitmen kepala daerah.
Pelantikan 9.687 PPPK Paruh Waktu ini menjadi bukti keseriusan tersebut.
Baca Juga: Minim Transparansi, Wafatnya Dirut Bank bjb Picu Spekulasi di Kalangan Nasabah
Langkah Kabupaten Bogor berpotensi menjadi model bagi daerah lain, terutama yang masih menghadapi kendala verifikasi data dan keterbatasan anggaran.
Pemkab Bogor menegaskan bahwa setelah pelantikan ini, seluruh PPPK Paruh Waktu akan mulai menjalankan tugas pada unit kerja masing-masing.
Serta monitoring kinerja akan diperketat sejak awal masa kontrak.
Baca Juga: Kriteria Wawancara PPG yang Sering Diabaikan Calon Guru! Faktor Penentu Kelulusan
Kini, ribuan PPPK Paruh Waktu yang telah mengucap sumpah di Pakansari siap memberi warna baru bagi pelayanan publik Kabupaten Bogor.***




