POJOKSATU.id - Bagi guru yang saat ini tidak terpanggil Piloting PPG Guru Tertentu dipastikan akan dipanggil PPG Daljab 2024 pada Oktober mendatang.
Pengumuman tersebut resmi diumumkan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Prof Nunuk Suryani.
Kepastian ini disampaikan dalam live terbaru Bu Nunuk pada Senin 29 Juli 2024 dari Yogyakarta.
Mulanya Prof Nunuk menanyakan terkait perkembangan piloting PPG Guru Tertentu kepada Direktur Pendidikan Profesi Guru (PPG) Ferry Maulana Putra.
Baca Juga: Abdullah Azwar Anas Baru Saja Terbitkan 2 Kepmen Terkait Seleksi CPNS 2024
Prof Nunuk menyampaikan bahwa dirinya banyak sekali mendapat pertanyaan terkait piloting.
Pertanyaan tersebut disampaikan baik melalui kolom komentar maupun pesan pribadi di media sosial.
"Buanyak banget pertanyaan tentang piloting."
"Jadi nggak cuma ke akun saya, tapi juga semua direktur juga dapat pertanyaan yang sama," Ucap Bu Nunuk mengawali.
Karena itu Bu Nunuk lantas meminta Ferry agar memberikan penjelasan singkat terkait piloting.
"Apa sih itu piloting? Siapa saja yang bisa dipanggil?"
Bu Nunuk juga menyinggung keluhan guru yang tidak dipanggil piloting.
Padahal guru tersebut juga sudah memenuhi syarat dan memiliki masa kerja lebih lama.
"Dan, apa sih tujuan dari piloting ini?" tanya bu Nunuk.
Ferry lantas menjelaskan bahwa memang saat ini tengah menyelenggarakan Piloting PPG Guru Tertentu.
"Piloting ini adalah pelaksanaan PPG bagi guru dalam skala yang lebih kecil, miniatur," jelas dia dikutip Pojoksatu.id.
Dijelaskan pula bahwa tujuan piloting ini tidak lain adalah untuk memastikan pelaksanaan PPG Daljab 2024 bisa berjalan dengan baik.
"Sebelum diterapkan secara masif," sambungnya.
Karena itu, bagi guru yang terpanggil piloting ini diharapkan bisa mengikuti seluruh proses dengan sungguh-sungguh.
Karena keikutsertaan pada guru sample tersebut akan berkontribusi pada penyempurnaan sistem, mekanisme, dan tata kelola PPG Guru tertentu yang dulu bernama PPG Dalam Jabatan.
Tahapan piloting sendiri diawali dengan pemanggilan calon peserta melalui akun SIMPKB masing-masing.
"Dan ini sudah dilakukan per tanggal 22 Juli kemarin. Jadi silahkan cek akun SIMPKB-nya," imbau Ferry.
Bu Nunuk lantas menimpali dengan sebuah pertanyaan.
"Bagaimana kalau sudah memenuhi syarat tapi tidak terpanggil piloting?" tanya Bu Nunuk.
Dijelaskan bahwa memang kuota guru sample yang dipanggil jumlahnya sedikit.
"Jadi hanya untuk mendapatkan keterwakilan (guru sample sebagai peserta)," jelasnya.
Bu Nunuk lantas menceritakan kekecewaan seorang guru yang sudah berusia 46 tahun dan sudah 19 tahun mengajar.
Akan tetapi guru tersebut ternyata tidak terpanggil sebagai peserta Piloting PPG Daljab 2024 atau Piloting PPG Guru Tertentu.
Dia lalul menjelaskan bahwa peserta piloting saat ini adalah sample yang diambil secara random untuk mewakili kriteria tertentu.
"Misalnya Kabupaten Pasuruan. Dulunya yang umur 46 tahun ada banyak tentu tidak semua dipanggil."
"Bukan berarti Bapak/Ibu tidak memenuhi syarat. Tetapi memang tidak menjadi sample," jelas Prof Nunuk.
Dari seluruh calon peserta tersebut kemudian melakukan Lapor Diri.
Kemudian dilanjutkan dengan mengikuti pembelajaran secara mandiri di PMM.
Lalu disambung dengan mengikuti UKPPPG atau Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru.
"Nah, Bapak/Ibu guru ini harus lulus biar bisa segera menerima Sertifikat Pendidik (Serdik)," tutur Ferry.
"(Semua peserta piloting yang sudah melalui seluruh tahapan) Bisa menerima serdik, bukan ujicoba," tekan Ferry.
Prof Nunuk lantas kembali menekankan bahwa bagi guru yang tidak terpanggil piloting bukan berarti tidak memenuhi syarat.
Dia juga menegaskan bahwa nantinya guru yang tidak terpanggil piloting, akan dipanggil jadi peserta PPG Daljab 2024 atau PPG Guru Tertentu.
"Nanti secara masif kita akan lakukan (pemanggilan) PPG itu di bukan Oktober."
"Jadi yang sekarang ini adalah piloting untuk memastikan semuanya berjalan baik dengan sekitar 90-an ribu peserta piloting."
Karena itu, Bu Nunuk meminta para guru tersebut tidak berkecil hati karena tidak terpanggil sebagai peserta Piloting PPG Guru Tertentu.
"Mau ikut pada Oktober atau piloting, sama saja. Tetap akan mendapat TPG-nya tahun depan," tandas Prof Nunuk.***




