POJOKSATU.ID - Guna memastikan operasional tim berjalan secara terstruktur, penunjukan struktur kepemimpinan TP2SR telah resmi dilakukan.

Sekretaris Sekretariat Bersama Program Sekolah Rakyat Herman Koswara dipercaya untuk memegang posisi sebagai Ketua TP2SR.

Di bawah kepemimpinannya, tim ad hoc ini memikul mandat teknis yang sangat krusial demi kelancaran proyek nasional.

Tugas awal tim mencakup penyiapan data akurat serta pengoordinasian penyelesaian berbagai persoalan di tingkat daerah.

Baca Juga: Kemensos Bakal Gelar Desk Evaluation Lintas Kementerian demi Selesaikan Masalah Lahan Sekolah Rakyat

Selain itu TP2SR bertugas memberikan pendampingan secara melekat kepada pemerintah daerah hingga proses pengerjaan fisik dimulai.

Kehadiran tim ini difungsikan sebagai sarana pengendalian, pemantauan, dan pendampingan pembangunan secara berkelanjutan.

Evaluasi dan pembaruan perkembangan proyek akan dilakukan setiap hari agar seluruh kendala dapat diantisipasi sejak dini.

Pengawasan yang ketat dan berkala ini bertujuan untuk menjamin agar pengerjaan bangunan selesai tepat waktu.

Baca Juga: Pertemuan Lintas Negara di Yordania Hasilkan Joint Statement Kuat untuk Yerusalem

Setelah pelaksanaan rapat awal, tim diinstruksikan untuk segera menyusun program kerja percepatan yang realistis.

Penerbitan Surat Keputusan resmi juga langsung diproses agar tim memiliki payung hukum yang kuat dalam bekerja.

Kerja cepat tim ini menjadi kunci utama agar eksekusi pembangunan gedung permanen tidak mengalami penundaan.

Koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan akan terus dijaga selama proses pembangunan berlangsung.

Kementerian Sosial optimistis bahwa manajemen tim yang responsif dapat menyelesaikan persoalan lahan secara efektif.

Dengan demikian, target penyediaan sarana Sekolah Rakyat permanen dapat terwujud sesuai rencana yang ditetapkan.***