POJOKSATU.id - Perubahan status Akademi Bina Sarana Informatika (BSI) menjadi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) telah resmi disahkan.
Penyerahan Surat Keputusan perubahan tersebut berlangsung di BSI Convention Center, Jalan Raya Kaliabang Nomor 8, Perwira, Bekasi Utara, Jawa Barat.
Surat Keputusan diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Ainun Na’im PhD, MBA kepada Pengurus Yayasan Bina Sarana Informatika, Efriadi Salim, yang didampingi Direktur BSI Naba Aji Notoseputro.
Prosesi penyerahan SK ini dilakukan bersamaan dengan rangkaian kegiatan seminar motivasi BSI dan disaksikan sekitar 9.000 mahasiswa baru BSI tahun ajaran 2018/2019.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof. Intan Ahmad PhD, Kepala LLDikti Wilayah III DKI Jakarta Dr. Ir. Ilah Sailah MS, serta Sekretaris LLDikti Wilayah III DKI Jakarta Dr. M. Samsuri SPd, MT.
Baca Juga: Karena Indonesia Sudah Gabung Board of Peace, KSAD Sebut Siap-Siap Kirim Pasukan Ke Gaza!
Direktur BSI Naba Aji Notoseputro menyampaikan bahwa proses perubahan dari Akademi BSI menjadi UBSI telah melalui perjalanan panjang.
Transformasi ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kesiapan BSI menghadapi era disruptif di dunia pendidikan tinggi.
Ia menambahkan, selama lebih dari 30 tahun BSI telah eksis dan berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terbesar.
Saat ini, BSI memiliki enam akademi, 25 kampus yang tersebar di seluruh Indonesia, serta sekitar 20 ribu mahasiswa aktif.
Yayasan Bina Sarana Informatika pun berinisiatif menyatukan 21 kampus yang dimiliki BSI menjadi satu universitas besar.
Perubahan ini juga menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sistem pendidikan, akreditasi, serta kompetensi lulusan.
Melalui transformasi menjadi universitas, mahasiswa di daerah maupun di ibu kota diharapkan memperoleh hak dan layanan yang sama, baik dari sistem pembelajaran, pengembangan kompetensi, hingga peluang karier setelah lulus.
Baca Juga: Layanan dan Produk dari Shop and Bike Flagship Store
Ke depan, UBSI akan memiliki empat fakultas, yakni Fakultas Teknik, Fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Dari keempat fakultas tersebut, UBSI menaungi 19 program studi, antara lain Teknik Elektro, Teknik Industri, Sastra Inggris, Komputerisasi Akuntansi, Manajemen Informatika, Sekretari, Manajemen Administrasi dan Bahasa Inggris.
Juga ada prodi Periklanan, Hubungan Masyarakat, Penyiaran, Manajemen Perpajakan, Akuntansi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Manajemen, Ilmu atau Sains Komunikasi, Teknologi Informasi, dan Rekayasa Perangkat Lunak.
Dalam pengembangannya, UBSI menetapkan visi menjadi universitas unggul di bidang ekonomi kreatif pada tahun 2033.
Visi tersebut diwujudkan melalui misi penyelenggaraan pendidikan akademik dan vokasi yang mendukung ekonomi kreatif, penelitian berkualitas, pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu juga tata kelola universitas yang baik, serta perluasan jejaring kerja sama dengan pemerintah, dunia industri, dan dunia usaha di dalam maupun luar negeri.
Dengan arah pengembangan tersebut, UBSI berharap mampu melahirkan lulusan yang kompeten, kreatif, inovatif, berdaya saing, dan berakhlak mulia, sekaligus berkontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.***




