POJOKSATU.id — Pemerintah melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan Capaian Pembelajaran (CP) terbaru yang menjadi acuan pembelajaran nasional untuk seluruh jenjang pendidikan.
Aturan ini tertuang dalam Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 yang berlaku mulai 16 Juli 2025 dan menjadi dasar penerapan Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum nasional tahun ajaran 2025/2026.
CP terbaru 2025 mencakup kompetensi yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase perkembangan, mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga pendidikan menengah.
CP disusun dalam bentuk narasi komprehensif yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap, serta dirancang dengan prinsip:
-
Pembelajaran holistik: Mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.
-
Penerapan praktis: Mendorong penerapan kompetensi dalam kehidupan nyata.
-
Fleksibilitas: Memberi ruang adaptasi bagi satuan pendidikan sesuai konteks lokal dan kebutuhan murid.
Baca Juga: CEK Info GTK! Ada Pesan Pemberitahuan dari Pemerintah Pusat Bagi Guru yang Belum S1!
Fase dan Jenjang Pendidikan
Capaian Pembelajaran disusun berdasarkan fase perkembangan, bukan semata jenjang usia atau kelas:
-
PAUD (Fase Fondasi): Anak usia 2–6 tahun.
-
SD/MI:
-
Fase A: Kelas I–II
-
Fase B: Kelas III–IV
-
Fase C: Kelas V–VI
-
-
SMP/MTs (Fase D): Kelas VII–IX
-
SMA/MA (Fase E): Kelas X
-
SMA/MA dan SMK/MAK (Fase F): Kelas XI–XII
-
Pendidikan Khusus: TKLB, SDLB, SMPLB, SMALB, menyesuaikan dengan kebutuhan khusus dan usia mental.
-
Program Paket A, B, C: Disesuaikan dengan fase setara SD, SMP, dan SMA.
Struktur dan Elemen CP 2025
Baca Juga: Cara Unduh Sertifikat MOOC PPPK 2025, Fungsi, dan Panduan Login Lengkap
CP 2025 dirancang berbasis fase perkembangan peserta didik, mencakup tiga dimensi utama:
-
Pengetahuan: Pemahaman konsep dasar dan lanjutan pada tiap mata pelajaran.
-
Keterampilan: Kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikasi, dan pemecahan masalah.
-
Sikap: Penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila, seperti beriman, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan berbudaya Pancasila.
Fokus Khusus: PAUD dan SMK
Untuk PAUD (Fase Fondasi), CP difokuskan pada tiga elemen:
-
Nilai Agama dan Budi Pekerti: Mengenal Tuhan, praktik ibadah, dan rasa syukur.
-
Jati Diri: Penguatan identitas personal dan sosial.
-
Dasar Literasi dan STEAM: Kecakapan dasar literasi, numerasi, sains, teknologi, teknik, seni, dan matematika yang diperoleh lewat aktivitas bermain.
Untuk SMK (Fase E dan F), CP difokuskan pada kompetensi kejuruan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, mencakup:
Baca Juga: DOWNLOAD CONTOH RESUME Jurnal MOOC PPPK 2025, Simak Isi dan Struktur, Pelajari Cara Menyusun
-
Keterampilan teknis,
-
Manajemen proyek,
-
Budaya kerja profesional.
Pembaruan Utama dalam CP 2025
Capaian Pembelajaran 2025 membawa pendekatan lebih modern dan relevan, melalui:
-
Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Penekanan pada pemahaman mendalam melalui problem-based learning dan inquiry-based learning.
-
Integrasi Teknologi: Penggunaan aplikasi edukatif dan simulasi digital, terutama untuk mata pelajaran sains dan matematika.
-
Personalisasi Pembelajaran: CP dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan khusus tiap murid melalui pembelajaran berdiferensiasi.
-
Relevansi Kontekstual: Mendorong keterampilan nyata, seperti proyek berbasis komunitas dan simulasi dunia kerja.
Contoh Implementasi CP
-
PAUD: Anak mampu mengenal konsep Tuhan YME, menghargai sesama, dan membangun keterampilan dasar STEAM melalui aktivitas bermain.
-
SMA (Fase E, Biologi): Murid memahami ekosistem dan keanekaragaman hayati, serta menganalisis isu lingkungan dengan pendekatan ilmiah.
-
SMK (Fase F): Murid menguasai teknologi industri atau manajemen proyek, serta menunjukkan sikap profesional dalam praktik kerja lapangan.
Dukungan untuk Guru dan Implementasi
Guru didorong untuk:
-
Mengakses CP melalui: https://guru.kemdikbud.go.id/kurikulum/referensi-penerapan/capaian-pembelajaran
-
Mengikuti pelatihan: Workshop deep learning, teknologi digital, dan pengembangan modul ajar.
-
Menyusun ATP (Alur Tujuan Pembelajaran) dan modul ajar dari CP yang sudah tersedia atau mengembangkannya sesuai konteks lokal.
Asesmen dan Evaluasi
Capaian Pembelajaran menjadi acuan dalam merancang asesmen diagnostik, formatif, hingga sumatif dengan pendekatan:
-
Objektif dan berkeadilan
-
Mengacu pada rapor pendidikan, observasi, portofolio murid, dan refleksi guru
-
Memberi umpan balik untuk perbaikan pembelajaran
Dokumen Resmi dan Lampiran
Dokumen lengkap CP 2025 terdiri dari 2.042 halaman yang meliputi:
-
Lampiran I: PAUD
-
Lampiran II: SD, SMP, SMA
-
Lampiran III: SMK/MAK
-
Lampiran IV: Program Paket A–C
-
Lampiran V: Pendidikan Khusus
Download lengkap Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025: [CP 2025 LENGKAP]
Transisi Kurikulum Nasional 2025
Mulai tahun ajaran 2025/2026, Permendikbudristek No. 13 Tahun 2025 menetapkan Kurikulum Merdeka sebagai kurikulum nasional. CP 2025 menjadi elemen inti dalam transisi ini, dengan menekankan:
-
Pembelajaran aktif berbasis proyek dan masalah
-
Pemanfaatan teknologi secara menyeluruh
-
Penanaman nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan melalui Profil Pelajar Pancasila
Sekolah yang belum siap menerapkan Kurikulum Merdeka masih diperbolehkan menggunakan Kurikulum 2013 selama masa transisi.
Bagikan info ini dan kirim komentar untuk artikel ini. Ikuti informasi lainnya melalui apps kami:
• Versi Android
• Versi iOS
• Channel WhatsApp
• Fanpage Edugov
• Baca artikel menarik lainnya dari penulis: Rizq Azzahra




