POJOKSATU.id - Bapak/Ibu, sudah memenuhi beban mengajar, sudah punya sertifikat pendidik, Info GTK valid, tapi Tunjangan Profesi Guru (TPG) tetap belum masuk? Jangan-jangan masalahnya ada di rekening.
Kasus rekening bermasalah menjadi salah satu penyebab klasik TPG tertunda.
Hal ini kembali disorot dalam penjelasan yang dikutip Pojoksatu.id dari channel YouTube Al Kholif pada Jum’at, 13/02/2026.
Disebutkan bahwa ada guru yang hingga kini belum menerima pencairan karena kendala nomor rekening.
“Ada yang sampai sekarang bermasalah di nomor rekening. Coba untuk update-nya di Dapodik,” demikian disampaikan dalam tayangan tersebut.
Masalahnya sering terlihat sepele: salah satu digit angka, rekening sudah tidak aktif, atau pindah bank tapi belum diperbarui di sistem.
Padahal, sistem transfer dana pemerintah membaca data secara otomatis.
Jika tidak cocok, dana bisa gagal masuk dan tertahan.
Kenapa Rekening dan Dapodik Harus Sinkron?
Secara regulasi, tunjangan profesi diberikan kepada guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi beban kerja sesuai ketentuan Kementerian Pendidikan.
Namun pencairannya tetap berbasis data administrasi yang valid.
Alurnya sederhana tapi krusial:
1. Data guru tercatat di Dapodik.
2. Validasi tampil di Info GTK.
3. SKTP diterbitkan.
4. Daerah memproses pembayaran berdasarkan data tersebut.
5. Transfer dilakukan ke rekening yang terdaftar.
Kalau rekening di Dapodik tidak sesuai dengan rekening aktif di bank, sistem bisa menolak transfer.
Dana tidak hilang, tapi prosesnya tertunda sampai data diperbaiki.
Bapak/Ibu tentu tidak ingin hak profesional tertahan hanya karena satu digit angka, kan?
Panduan Lengkap Update Rekening dan Sinkronisasi Dapodik
Supaya TPG tidak nyangkut, yuk lakukan langkah ini secara sistematis:
1. Cek Rekening Aktif
Pastikan rekening yang terdaftar benar-benar aktif.
Baca Juga: Konsep Kegiatan Ramadan Bermakna 2026 di Sekolah, Adaptasi Pembelajaran Lengkap Contoh Kegiatannya
Jika pernah mengganti bank atau menutup rekening lama, segera pastikan data sudah diperbarui.
2. Koordinasi dengan Operator Sekolah
Perubahan data rekening tidak bisa dilakukan sembarangan.
Biasanya harus melalui operator Dapodik sekolah.
Pastikan nomor rekening yang dimasukkan sudah benar dan sesuai buku tabungan.
3. Lakukan Sinkronisasi Dapodik
Setelah perubahan data dilakukan, sekolah perlu melakukan sinkronisasi agar pembaruan terbaca di sistem pusat.
4. Pantau Info GTK
Beberapa hari setelah sinkronisasi, cek kembali status di Info GTK. Pastikan tidak ada catatan kekurangan data.
Baca Juga: Skema PPPK Paruh Waktu 2026, Solusi Anggaran atau Tantangan Baru bagi ASN?
5. Konfirmasi ke Dinas Jika Perlu
Jika semua data sudah benar tapi dana belum masuk, Bapak/Ibu bisa konfirmasi secara santun ke dinas pendidikan setempat untuk memastikan tidak ada kendala administratif lainnya.
Jangan Tunggu Cair Baru Cek Data
Kesalahan paling sering terjadi adalah menunggu sampai daerah lain cair baru panik mengecek data.
Baca Juga: PPPK Penuh Waktu VS Paruh Waktu, Mana Lebih Menguntungkan?
Padahal biasanya ada periode penarikan data oleh pusat.
Setelah periode itu lewat, perubahan tidak langsung terbaca untuk pencairan tahap berjalan.
Bapak/Ibu, TPG bukan bantuan, tapi hak profesional.
Supaya hak itu tidak tertunda, administrasi digital juga harus kita jaga dengan rapi.
Kadang bukan dananya yang belum ada, tapi datanya yang belum beres.
Yuk, pastikan rekening aman dan Dapodik sinkron. Jadi saat daerah mulai transfer, dana langsung masuk tanpa drama “nyangkut” lagi.***




