POJOKSATU.id, WAKIL Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengapresiasi karya-karya inovatif siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dipamerkan di Co-working Space dan Ruang Gerai Produk SMK, Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu, Rano Karno menegaskan bahwa kreativitas para pelajar SMK merupakan bukti nyata kemampuan generasi muda dalam menghadapi dunia usaha dan industri kreatif yang terus berkembang.
Rano mengajak para siswa untuk terus mengasah keterampilan, memperkuat keahlian, dan menumbuhkan semangat wirausaha sejak dini.
Menurutnya, kreativitas dan inovasi merupakan modal penting untuk bersaing di masa depan yang penuh tantangan.
“Saya sangat bangga melihat kreativitas dan kemampuan siswa-siswi SMK yang tampil di sini. Produk yang mereka hasilkan bukan hanya menunjukkan keahlian, tapi juga membuka jalan menuju kemandirian dan masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus berupaya mendorong semangat berwirausaha di kalangan pelajar.
Baca Juga: SMK Tiara Nusa Hadirkan Ragam Kegiatan Unggulan untuk Cetak Siswa Siap Kerja dan Berkarakter
Dukungan terhadap kreativitas anak SMK, kata Rano, menjadi investasi penting dalam pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
Pameran karya SMK ini menampilkan berbagai hasil unggulan yang diciptakan langsung oleh para siswa. Dari produk desain kreatif, karya teknologi, hingga hasil kerajinan tangan, semuanya menggambarkan kompetensi dan kualitas pelajar SMK di Jakarta.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang SMK, Kursus, dan Pelatihan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Erni Mawarni, menjelaskan bahwa program pameran ini sudah berjalan sejak Juni 2021.
Baca Juga: Fujifilm Indonesia Luncurkan instax mini Evo Warna Gentle Rose, Paduan Elegan dan Personal
Konsepnya dibuat bergiliran dengan sistem rotasi setiap lima hari, agar setiap sekolah memiliki kesempatan memamerkan karya terbaik siswanya.
“Program ini menjadi sarana penting bagi siswa untuk menampilkan hasil karya sekaligus mendapatkan pengalaman nyata di dunia usaha. Hari ini ada delapan sekolah yang berpartisipasi, dan jumlahnya akan terus berganti sesuai jadwal yang telah disusun,” ujar Erni.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri.
Baca Juga: Profesi LC Makin Viral dan Rawan Maksiat, MUI Tegaskan Hukumnya Haram
Dengan menampilkan hasil karya secara langsung ke masyarakat, siswa bisa memperoleh peluang lebih besar untuk berkarier atau membangun usaha sendiri setelah lulus.
Setiap karya yang ditampilkan merupakan hasil orisinal para siswa sesuai bidang keahlian masing-masing.
Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran di SMK tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga mendorong praktik dan inovasi nyata yang bisa menjadi modal penting dalam menciptakan peluang usaha di masa depan. ***




