POJOKSATU.id - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 kembali membuka peluang bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk mengabdikan diri kepada negara.
Salah satu tahapan penting dalam proses seleksi CPNS adalah Seleksi Kemampuan Dasar (SKD), yang terdiri dari tiga komponen utama: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Kisi-kisi Tes Wawasan Kebangsaan telah diatur dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Nomor 321 Tahun 2024.
Peraturan ini berfungsi sebagai acuan bagi calon peserta yang akan mengikuti tes CPNS, khususnya untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai materi ujian.
Materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Berdasarkan PermenpanRB Nomor 321 Tahun 2024, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menguji beberapa aspek penting, mulai dari nasionalisme, integritas, bela negara, hingga pemahaman mengenai pilar negara.
Berikut adalah beberapa poin kunci:
- 1. Ideologi: Ideologi berasal dari kata idea (pemikiran) dan logos (pengetahuan), yang secara sederhana berarti pengetahuan tentang ide, keyakinan, atau gagasan. Ideologi dalam konteks bangsa Indonesia diartikan sebagai seperangkat prinsip yang menjadi dasar dalam mengembangkan kehidupan nasional.
- 2. Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara: Pancasila tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai dasar negara, dan sebagai ideologi bangsa Indonesia, Pancasila menjadi pedoman hidup yang berfungsi mengarahkan masyarakat menuju cita-cita bersama.
- 3. Sejarah Perumusan Pancasila: Pancasila dirumuskan melalui kontribusi tokoh-tokoh seperti Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno, yang memberikan gagasan dasar negara dalam sidang BPUPKI. Akhirnya, rumusan ini dimatangkan oleh Panitia Sembilan yang menghasilkan Piagam Jakarta, dan setelah beberapa perubahan, disahkan menjadi Pancasila yang dikenal saat ini.
- 4. Nilai-Nilai Pancasila: Pancasila mengandung nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Nilai-nilai ini diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti mengakui keberagaman, menjunjung tinggi keadilan, dan melindungi hak asasi manusia.
Perbandingan Ideologi
Pancasila dibandingkan dengan ideologi lain seperti komunisme dan liberalisme.
Komunisme mengabaikan HAM dan mengutamakan kepentingan partai, sementara liberalisme memprioritaskan HAM namun mengabaikan nasionalisme.
Pancasila berusaha menyeimbangkan keduanya dengan melindungi HAM, menjunjung tinggi musyawarah, dan mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia.
Sikap Positif terhadap Pancasila
Dalam kehidupan sehari-hari, sikap positif terhadap Pancasila dapat diwujudkan melalui berbagai bidang seperti:
- 1. Politik: Menjalankan pemerintahan dengan jujur dan bertanggung jawab.
- 2. Ekonomi: Memanfaatkan sumber daya alam dengan baik dan menjalankan kegiatan ekonomi yang jujur.
- 3. Sosial: Menghargai perbedaan tanpa memandang asal usul, agama, dan latar belakang, serta menjunjung keadilan.
Dengan pemahaman yang mendalam tentang Pancasila, peserta SKD CPNS 2024 diharapkan mampu menjadi aparatur negara yang berintegritas, profesional, dan mampu menjalankan tugas demi kepentingan bangsa dan negara. ***
#Ikuti aplikasi berita [Pojok Satu] di Play Store dan App Store: [Android] dan [iOS] untuk mendapatkan informasi terbaru.




