POJOKSATU.id – Mata pelajaran Bahasa Inggris kelas 12 Kurikulum Merdeka dirancang untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam memahami berbagai jenis teks sekaligus mengasah keterampilan berkomunikasi secara lisan maupun tulisan.
Materi yang dipelajari tidak hanya berfokus pada tata bahasa (grammar) dan kosakata, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis melalui analisis berbagai isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dalam buku Bahasa Inggris: Life Today untuk SMA/MA Kelas 12, siswa akan mempelajari empat jenis teks utama, yakni narrative text, argumentative text, hortatory exposition text, dan discussion text.
Masing-masing memiliki tujuan komunikatif, struktur penulisan, hingga ciri kebahasaan yang berbeda.
Baca Juga: Dihadiri Menteri PPPA, Gus Fawait Bangga Festival Egrang Ledokombo Jadi Percontohan
Berikut rangkuman lengkap materi Bahasa Inggris kelas 12 Kurikulum Merdeka untuk semester 1 dan semester 2.
Materi Bahasa Inggris Kelas 12 Semester 1 Kurikulum Merdeka
Pada semester pertama, siswa akan mempelajari dua jenis teks utama, yaitu narrative text dan argumentative text.
Melalui dua materi tersebut, siswa dilatih memahami isi bacaan, menemukan informasi tersurat maupun tersirat, menyampaikan kembali isi teks, hingga menyusun tulisan dengan struktur yang benar.
Chapter 1: Narrative Text – The Story of a Friendly Future
Bab pertama mengangkat tema renewable energy atau energi terbarukan.
Narrative text merupakan teks yang bertujuan menghibur pembaca melalui sebuah cerita.
Cerita tersebut biasanya memiliki alur yang terdiri atas pengenalan, konflik, hingga penyelesaian. Bentuknya dapat berupa dongeng, legenda, fabel, cerita rakyat, mitos, maupun kisah imajinatif lainnya.
Dalam bab ini, siswa akan mempelajari berbagai aktivitas pembelajaran.
Baca Juga: Musim Kemarau di Kota Bandung: 59 Kebakaran Terjadi, Mayoritas Dipicu Kelalaian Bakar Sampah
Pada kegiatan Listening and Speaking, siswa mendengarkan percakapan mengenai cara menghemat energi, kemudian melakukan role play tentang upaya menjaga lingkungan dan menghemat energi dalam kehidupan sehari-hari.
Pada bagian Reading and Viewing, siswa membaca narrative text berjudul The Breakers of Limitations from Gurung Mali. Selain itu, siswa juga menyaksikan video mengenai energi terbarukan dan bahan bakar fosil agar memahami perbedaan keduanya.
Untuk Writing and Presenting, peserta didik belajar menulis narrative text sederhana bertema energi terbarukan, kemudian mempresentasikan kembali isi cerita menggunakan bahasa mereka sendiri.
Sementara pada bagian Vocabulary, siswa mempelajari berbagai kosakata yang berkaitan dengan renewable energy, sumber energi, serta istilah tentang penghematan energi.
Pada materi Schematic Structures and Language Features, pembelajaran difokuskan pada penggunaan Simple Past Tense dan action verbs yang menjadi unsur penting dalam penulisan narrative text.
Chapter 2: Argumentative Text – E-Money
Bab kedua membahas argumentative text dengan tema digital money, khususnya penggunaan e-money dalam kehidupan sehari-hari.
Berbeda dengan narrative text yang berisi cerita, argumentative text digunakan untuk menyampaikan pendapat disertai alasan dan bukti yang logis agar pembaca memahami sudut pandang penulis.
Pada aktivitas Listening and Speaking, siswa mendengarkan podcast mengenai e-money, kemudian berlatih mengemukakan pendapat tentang kelebihan dan kekurangan penggunaan uang tunai maupun uang digital.
Baca Juga: Bukan Cuma Dibuat di Lapas, Coco Sheet Karya Warga Binaan Purwokerto Kini Tembus Pasar China
Dalam kegiatan Reading and Viewing, siswa membaca argumentative text mengenai masyarakat tanpa uang tunai (cashless society), sekaligus menonton video tentang layanan perbankan sederhana dan sistem pembayaran digital.
Selanjutnya pada bagian Writing and Presenting, siswa menulis argumentative text bertema e-money yang kemudian disampaikan dalam bentuk podcast, presentasi, video, maupun media lainnya.
Materi Vocabulary berisi berbagai kosakata seputar transaksi digital, seperti cashless payment, digital payment, banking, hingga istilah keuangan lainnya.
Sedangkan pada Schematic Structures and Language Features, siswa mempelajari penggunaan abstract noun, action verb, temporal connectives, technical terms, dan modal auxiliaries untuk menyusun argumen yang runtut dan meyakinkan.
Baca Juga: Kasus Eks Istri Polisi Tewas di Medan, Komisi III Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Selasa Depan
Materi Bahasa Inggris Kelas 12 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Memasuki semester kedua, siswa akan mempelajari teks yang lebih kompleks, yakni hortatory exposition text dan discussion text.
Materi ini menuntut kemampuan berpikir analitis, membedakan fakta dengan opini, serta menyampaikan argumentasi secara logis.
Chapter 3: Hortatory Exposition – Netiquette
Bab ketiga mengangkat tema netiquette, yaitu etika dalam berkomunikasi di internet.
Topik ini sangat dekat dengan kehidupan peserta didik karena membahas perilaku di media sosial, komentar, unggahan, hingga cara berinteraksi secara santun di dunia digital.
Hortatory exposition text merupakan teks yang berisi pendapat penulis mengenai suatu isu sekaligus mengajak pembaca melakukan sesuatu.
Di akhir teks biasanya terdapat saran atau rekomendasi yang memperkuat ajakan tersebut.
Baca Juga: Cara Setting Kamera Laptop agar Tidak Mirror di Windows dan Mac, Mudah untuk Zoom hingga Teams
Pada bagian Listening and Speaking, siswa mendengarkan dialog mengenai media sosial kemudian berdiskusi tentang kebiasaan mengunggah konten negatif atau komentar yang dapat menyakiti orang lain.
Dalam kegiatan Reading and Viewing, siswa membaca hortatory exposition text mengenai keamanan platform media sosial serta mempelajari infografik tentang netiquette.
Melalui Writing and Presenting, siswa menulis hortatory exposition text bertema etika bermedia sosial lalu mempresentasikan hasilnya secara berkelompok.
Bagian Vocabulary memperkenalkan kosakata seperti online behavior, social media, posting, comment, platform, dan digital manners.
Pada Schematic Structures and Language Features, siswa mempelajari penggunaan Simple Present Tense dan emotive phrases untuk menyusun ajakan yang lebih persuasif.
Baca Juga: Kurir Narkoba Terperosok ke Parit Usai Dikejar Polisi Tengah Malam, 24 Ball Ganja Madina Diamankan
Chapter 4: Discussion Text – Carbon Footprints
Bab terakhir membahas discussion text dengan tema carbon footprints atau jejak karbon.
Discussion text merupakan teks yang menyajikan dua sudut pandang terhadap suatu isu, baik yang mendukung maupun yang menolak, sebelum akhirnya ditutup dengan kesimpulan atau pandangan penulis.
Dalam Listening and Speaking, siswa mendengarkan dialog tentang cara mengurangi jejak karbon lalu mewawancarai teman mengenai kebiasaan ramah lingkungan yang dapat dilakukan setiap hari.
Pada Reading and Viewing, siswa membaca discussion text mengenai apakah manusia perlu mengurangi konsumsi daging demi menjaga lingkungan. Mereka juga menyaksikan video yang menjelaskan konsep carbon footprints.
Baca Juga: Bukan Sekadar Juara, AXIS Nation Cup 2026 Jadi Panggung Pemain Futsal Muda Bogor
Selanjutnya pada Writing and Presenting, siswa menyusun discussion text mengenai jejak karbon lalu mempresentasikan hasil pembahasannya bersama kelompok.
Materi Vocabulary mencakup berbagai istilah seperti emission, climate change, fossil fuel, meat consumption, environment, dan sustainability.
Sementara pada Schematic Structures and Language Features, siswa mempelajari generic participants, Simple Present Tense, thinking verbs, modality, contrastive conjunction, serta passive voice agar mampu menulis discussion text secara logis dan seimbang.
Mengapa Materi Bahasa Inggris Kelas 12 Penting Dipelajari?
Kelas 12 merupakan tahap akhir sebelum siswa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja.
Oleh karena itu, kemampuan berbahasa Inggris menjadi bekal yang semakin penting.
Baca Juga: Kampus UI Depok Ditutup Sementara pada 9 Agustus 2026, Ini Dampaknya bagi Mahasiswa dan Masyarakat
Pemahaman terhadap berbagai jenis teks akan membantu siswa menghadapi ujian sekolah maupun seleksi masuk perguruan tinggi yang banyak memuat soal bacaan berbahasa Inggris.
Selain itu, banyak referensi kuliah berupa jurnal, artikel ilmiah, buku, hingga video pembelajaran yang menggunakan Bahasa Inggris sehingga kemampuan membaca menjadi sangat dibutuhkan.
Materi seperti argumentative text dan discussion text juga melatih siswa menyusun pendapat secara sistematis, memberikan alasan yang logis, serta melihat suatu persoalan dari berbagai sudut pandang.
Tidak hanya berguna di dunia akademik, kemampuan Bahasa Inggris juga menjadi nilai tambah dalam dunia kerja karena banyak komunikasi profesional, teknologi, hingga peluang karier yang membutuhkan penguasaan bahasa internasional tersebut.
Baca Juga: Rapat Pertama Dewan Syuro dan Tanfidziah PKB Madina, Pengurus Kecamatan Kita Selama Ini Adalah Tokoh
Tips Belajar Bahasa Inggris Kelas 12 agar Lebih Mudah Dipahami
Agar proses belajar semakin efektif, ada beberapa cara yang dapat dilakukan.
Pertama, pahami terlebih dahulu struktur setiap jenis teks. Dengan mengetahui bagian-bagian penyusunnya, siswa akan lebih mudah memahami isi bacaan maupun menulis teks sendiri.
Kedua, biasakan membaca berbagai bacaan berbahasa Inggris. Semakin sering membaca, semakin terbiasa pula dengan pola kalimat dan kosakata yang digunakan.
Ketiga, rutin berlatih menulis. Mulailah dari tulisan sederhana seperti diary, kemudian tingkatkan dengan membuat narrative text, argumentative text, atau discussion text secara berkala.
Keempat, lakukan diskusi bersama teman ketika mempelajari materi yang membutuhkan argumentasi. Cara ini dapat membantu melatih kemampuan berbicara sekaligus menyampaikan pendapat secara logis.
Terakhir, manfaatkan media digital seperti video, podcast, maupun artikel berbahasa Inggris untuk meningkatkan kemampuan listening dan reading.
Dengan memahami seluruh materi Bahasa Inggris kelas 12 Kurikulum Merdeka secara menyeluruh, siswa akan lebih siap menghadapi ujian. ***




