POJOKSATU.id - Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) di bawah naungan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membuka 50 formasi dalam seleksi sekolah kedinasan 2026.

Poltek SSN menjadi salah satu dari sembilan kementerian/lembaga yang membuka penerimaan sekolah kedinasan tahun ini. 

Secara keseluruhan, pemerintah menyediakan 4.770 formasi sekolah kedinasan 2026.

Berdasarkan informasi penerimaan 2026, 50 formasi Poltek SSN terbagi dalam tiga program studi, yakni D-IV Rekayasa Keamanan Siber sebanyak 22 formasi, D-IV Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi sebanyak 10 formasi, dan D-IV Rekayasa Kriptografi sebanyak 18 formasi.

Baca Juga: Pendaftar Sekolah Kedinasan 2026 Tembus 22.728 Orang, Cek Kuota dan Tingkat Persaingannya

Pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui portal SSCASN BKN dan dibuka 18–30 Agustus 2026. BKN menetapkan periode tersebut dalam jadwal resmi penerimaan sekolah kedinasan 2026.

Syarat Lengkap Pendaftaran Poltek SSN 2026

Calon peserta perlu memperhatikan seluruh persyaratan sebelum memilih Poltek SSN. Berikut syarat pendaftaran yang perlu dipenuhi:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).

  • Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

  • Pria atau wanita dengan usia minimal 17 tahun dan maksimal 21 tahun pada 31 Desember 2026.

  • Lulusan SMA/MA jurusan IPA bagi sekolah yang belum menggunakan Kurikulum Merdeka.

  • Lulusan SMA/MA semua jurusan bagi sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka.

    Baca Juga: Bukan Cuma Pembangunan Fisik, Gus Fawait akan Gandeng Pengurus Baru MUI Jember Atasi Masalah Stunting hingga Kemiskinan

  • Lulusan SMK Teknik Elektronika, yang meliputi Teknik Audio Video, Teknik Elektronika Industri, Teknik Otomasi Industri, Teknik Elektronika dan Komunikasi, serta Teknik Mekatronika.

  • Lulusan SMK bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), meliputi Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, Sistem Informatika Jaringan dan Aplikasi, serta Pengembangan Gim.

  • Memiliki rata-rata nilai Matematika minimal 80 pada semester IV dan V.

  • Memiliki rata-rata nilai Bahasa Inggris minimal 80 pada semester IV dan V.

  • Nilai yang digunakan adalah nilai teori/pengetahuan sesuai ketentuan dalam pengumuman penerimaan.

  • Sehat jasmani dan rohani.

    Baca Juga: Ketika Senter jadi Satu-satunya Penerangan Gerakan Anak Negeri saat Berikan Layanan Kesehatan bagi Warga Terdampak Gempa NTT

  • Tidak mengalami buta warna, baik parsial maupun total.

  • Tidak memiliki cacat fisik dan mental yang dapat mengganggu pelaksanaan pendidikan.

  • Memiliki tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita.

  • Memiliki berat badan yang seimbang dengan tinggi badan.

  • Tidak memiliki tato atau bekas tato.

  • Tidak memiliki tindik atau bekas tindik, kecuali tindik pada bagian tubuh yang lazim bagi wanita atau karena ketentuan agama/adat.

  • Berstatus belum menikah.

  • Bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.

  • Bagi peserta wanita, belum pernah melahirkan.

    Baca Juga: Gus Fawait Pastikan Pemkab Jember Bantu Proses Status PPPK Penuh Waktu, Urus Surat Sehat Digratiskan

  • Bagi peserta pria, belum pernah memiliki anak biologis.

  • Tidak pernah mengalami putus studi atau dikeluarkan (drop out) dari Poltek SSN maupun perguruan tinggi kedinasan lainnya.

  • Tidak sedang menjalani ikatan dinas dengan instansi lain.

  • Memiliki Kartu BPJS Kesehatan.

  • Memiliki NIK yang valid.

  • Bersedia menjalani ikatan dinas sesuai ketentuan.

  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

  • Peserta yang lolos administrasi wajib mengikuti dan membayar biaya SKD CAT BKN sesuai ketentuan PNBP yang berlaku. Informasi penerimaan 2026 mencantumkan biaya SKD sebesar Rp100.000.

Baca Juga: Gak Cuma Pecah Rekor, Kirab Ancak Agung Jember Bikin Petani dan Pedagang Sayur Kebanjiran Pesanan

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Selain memenuhi persyaratan umum, calon peserta harus menyiapkan dokumen untuk diunggah saat proses pendaftaran.

Dokumen tersebut antara lain:

  • Pas foto berwarna terbaru, maksimal tiga bulan terakhir, dengan latar belakang merah.

  • KTP asli atau Kartu Keluarga (KK) bagi peserta yang belum memiliki KTP.

  • Rapor asli, khususnya halaman identitas serta nilai Matematika dan Bahasa Inggris semester IV dan V.

  • Surat atau hasil pemeriksaan kesehatan dari fasilitas kesehatan pemerintah/Puskesmas sesuai ketentuan.

  • Hasil pemeriksaan buta warna dari dokter atau fasilitas kesehatan yang dipersyaratkan.

  • Surat pernyataan diri bermeterai Rp10.000 sesuai format yang ditentukan panitia.

  • Kartu BPJS Kesehatan atau dokumen yang menunjukkan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Baca Juga: DPC PKB Madina Silaturahmi dengan Bupati, Kita Satu Rumah dalam Pemerintahan Mandailing Natal

Peserta harus memastikan dokumen yang diunggah jelas, terbaca, sesuai format, dan memenuhi batas ukuran file yang ditentukan dalam pengumuman resmi Poltek SSN.

Jadwal Pendaftaran Poltek SSN 2026

Pendaftaran Poltek SSN mengikuti jadwal nasional penerimaan sekolah kedinasan 2026 yang ditetapkan BKN.

Berikut jadwal penting yang perlu diperhatikan:

  • Pengumuman seleksi: 15–24 Agustus 2026.

  • Pendaftaran: 18–30 Agustus 2026.

  • Seleksi administrasi: 18 Agustus–1 September 2026.

  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2–3 September 2026.

  • Masa sanggah: 4–5 September 2026.

  • Jawaban sanggah: 4–6 September 2026.

  • Pengumuman pasca sanggah: 7–8 September 2026.

    Baca Juga: Dari Angklung hingga Peuyeum, Pertamina Regional JBB Dorong Pelestarian Budaya Sunda

  • Penerbitan kode billing dan pembayaran PNBP SKD: September 2026.

  • SKD CAT BKN: 22 September–7 Oktober 2026.

  • Pengolahan nilai SKD: 27 September–10 Oktober 2026.

  • Pengumuman hasil SKD: 1–13 Oktober 2026.

  • Seleksi lanjutan: 11–28 Oktober 2026.

  • Pengumuman kelulusan akhir: 21 Oktober–1 November 2026.

Jadwal seleksi lanjutan secara lebih rinci mengikuti ketentuan instansi dan pengumuman resmi Poltek SSN.

Baca Juga: Honda ADV Bogor Raya Rayakan 6th–7th Anniversary, Perkuat Solidaritas Lewat Aksi Sosial

Tahapan Seleksi Poltek SSN 2026

Setelah pendaftaran dan seleksi administrasi, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat akan mengikuti rangkaian seleksi berikutnya.

1. Seleksi Administrasi

Panitia memeriksa kesesuaian data dan dokumen yang diunggah peserta.

Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

2. Seleksi Kompetensi Dasar CAT BKN

SKD dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN.

Materi SKD meliputi:

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

  • Tes Intelegensia Umum (TIU).

  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Baca Juga: Setelah Kalimantan Prabowo Turun ke Karhutla Sumatera, Seskab Teddy: Bapak Tidak Ingin hanya Terima Laporan

BKN menjadwalkan pelaksanaan SKD sekolah kedinasan 2026 pada 22 September–7 Oktober 2026.

3. Seleksi Lanjutan

Peserta yang lolos SKD kemudian mengikuti tahapan seleksi lanjutan yang ditetapkan Poltek SSN.

Rangkaian tersebut mencakup seleksi akademik serta tahapan lain seperti psikologi, kesehatan, kebugaran, penelitian personel atau wawancara, hingga pemantauan akhir sesuai ketentuan panitia.

Kelulusan pada satu tahapan tidak otomatis membuat peserta dinyatakan diterima. 

Peserta harus memenuhi ketentuan dan pemeringkatan pada seluruh tahapan seleksi.

Baca Juga: Taman Nasional Way Kambas Kebakaran, Prabowo Minta Panglima TNI Bertindak, Ini Nasib Gajah Sumatera

Link Resmi Pendaftaran Poltek SSN 2026

Calon peserta wajib melakukan pendaftaran melalui portal resmi SSCASN BKN.

Portal pendaftaran sekolah kedinasan:

SSCASN BKN – Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026

Website resmi Poltek SSN:

Portal Penerimaan Poltek SSN

Website resmi Poltek SSN:

Politeknik Siber dan Sandi Negara

Peserta juga dapat memantau informasi kebijakan dan pengumuman melalui laman resmi BSSN.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)

Portal SSCASN BKN saat ini menampilkan bahwa seleksi Sekolah Kedinasan 2026 telah tersedia dan menjadi portal resmi untuk pendaftaran serta pemantauan proses seleksi.

Baca Juga: Irak Dorong Iran-Arab Saudi Bentuk Dewan Keamanan Bersama di Kawasan Timur Tengah

Jangan Salah Pilih Jurusan

Poltek SSN memiliki tiga program studi yang menjadi bagian dari formasi 2026, yaitu:

  • D-IV Rekayasa Keamanan Siber: 22 formasi.

  • D-IV Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi: 10 formasi.

  • D-IV Rekayasa Kriptografi: 18 formasi.

Totalnya mencapai 50 formasi.

Karena jumlah formasinya terbatas, calon peserta perlu memastikan sejak awal bahwa jurusan sekolah, usia, nilai rapor, kondisi kesehatan, tinggi badan, serta seluruh dokumen telah memenuhi ketentuan. ***