POJOKSATU.id - BKN atau Badan Kepegawaian Negara kembali merilis progres penetapan NI PPPK 2023 nakes atau tenaga kesehatan.

Update progres penetapan NI PPPK 2023 nakes tersebut merupakan rekap pasca lebaran dan dirilis per 16 April 2024.

Dalam rilis yang dilihat Pojoksatu.id, sudah banyak daerah yang menuntaskan seluruh proses PPPK 2023.

Artinya, honorer nakes yang dinyatakan lulus seleksi PPPK 2023 sudah seluruhnya menerima SK pengangkatan.

Baca Juga: Progres Penetapan NI PPPK 2023 Tenaga Teknis Pasca Lebaran, Daerah Ini Bernasib Buruk, Penerbitan NIP di Bawah 50 Persen

Dengan demikian mereka kini resmi jadi tenaga kesehatan yang berstatus pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja.

Dalam tabel rekap, hal itu bisa terlihat melalui kolom 'Usul Masuk', 'NIP' dan kolom 'SK'.

Dimana ketiga kolom tersebut berisi angka yang sama.

Usul Masuk adalah kolom yang merekapitulasi jumlah usulan berkas dari pemerintah daerah ke BKN.

Baca Juga: UPDATE Progres Penetapan NI PPPK 2023 Formasi Guru Pasca Lebaran, Daftar Daerah Belum 50 Persen Terbit NIP, Ada yang 0 Persen

Sementara kolom NIP merupakan rekapitulasi jumlah NIP yang telah diterbitkan oleh BKN.

Sedangkan kolom SK tidak lain adalah jumlah SK pengangkatan PPPK 2023 yang sudah diterbitkan.

Berikut ini data terbaru progres penetapan NI PPPK 2023 yang dirilis BKN per 16 April 2024:

 

CPNS

Formasi: 28.834
Lulus: 20.865
Isi DRH: 20.176
NIP: 6.336

PPPK Tenaga Kesehatan

Formasi: 166.595
Lulus: 126.121
Isi DRH: 124.952
NIP: 110.166

Baca Juga: Kabar Baik untuk Honorer: Info Terbaru Penetapan NI PPPK 2021-2023 dan Pemutakhiran Data Non ASN, Pemda Kena Semprot

PPPK Guru

Formasi: 295.788
Lulus: 230.668
Isi DRH: 230.308
NIP: 198.308

PPPK Teknis

Formasi: 75.949
Lulus: 55.886
Isi DRH: 55.655
NIP: 48.982

 

Daftar Daerah NIP di Bawah 50 Persen Formasi PPPK Nakes

Berdasarkan rilis yang dilihat Pojoksatu.id, sudah cukup banyak daerah tuntas dalam seluruh proses seleksi PPPK 2023 untuk formasi nakes atau tenaga kesehatan.

Baca Juga: Arti 5 Notifikasi Mola BKN Bikin Terang Status Penetapan NI PPPK 2023 tapi Nomor 1 dan 2 AMBYAAAARRR IDUL FITRI MASIH NGELUS DADA

Jika dirata-rata, seluruh daerah tersebut sudah menuntaskan penerbitan NIP di atas 90 persen.

Akan tetapi, senasib dengan PPPK guru dan PPPK teknis, ada sejumlah daerah dimana proses penerbitan NIP masih di bawah 50 persen.

Malah ada sejumlah daerah yang pada tahap penerbitan NIP ini masih belasan persen saja.

Bahkan yang cukup miris adalah tidak sedikit daerah yang malah pada kolom NIP ini masih 0 persen.

Artinya, belum satupun nomor induk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja nakes diterbitkan oleh BKN.

Ada yang berkas usulan dari pemerintah daerah ke BKN belum seluruhnya dikirimkan.

Tapi ada juga daerah yang sama sekali belum mengirimkan usul penetapan NI PPPK 2023.

Baca Juga: 2 Petunjuk BOCORAN KAPAN JADWAL PENYERAHAN SK PPPK 2023, Bisa juga Cek Lewat Mola BKN Layanan Resmi dan Mudah Begini Caranya

Berikut ini daftarnya:

1. Pemkab Mandailing Natal: 0 persen

2. Pemkab Labuhanbatu Selatan: 0 persen

3. Pemkab Labuhanbatu Utara: 47 persen

4. Pemkab Sorolangun: 0 persen

5. Pemkab Rejang Lebong: 19 persen

6. Pemkot Cilegon: 27 persen

7. Pemkab Purworejo: 35 persen

8. Pemkab Bangkalan: 15 persen

9. Pemkab Bojonegoro: 2 persen

10. Pemkab Tuban: 25 persen

11. Pemprov Sulawesi Utara: 0 persen

12. Pemkab Minahasa: 0 persen

13. Pemkab Bolaang mongondow: 0 persen

14. Pemkab Kepulauan Sangihe: 0 persen

15. Pemkot Manado: 0 persen

16. Pemkab Tomohon: 46 persen

17. Pemkab Pohuwato: 0 persen

18. Pemkab Gowa: 35 persen

19. Pemprov Sulawesi Tenggara: 0 persen

20. Pemprov Maluku Utara: 39 persen

21. Pemkab Halmahera Tengah: 0 persen

22. Pemkab Halmahera Selaan: 0 persen

23. Pemkab Halmahera Utara: 0 persen

24. Pemkab Pulau Morotai: 0 persen

25. Pemkab Teluk Bintuni: 19 persen

26. Pemkab Nabire: 36 persen

27. Pemkab Mimika: 11 persen

28. Pemkab Deiyai: 0 persen

29. Pemkab Dogiyai: 0 persen

Demikian informasi progres penetapan NI PPPK 2023 nakes pasca lebaran per 16 April 2024 dan daftar daerah NIP di bawah 50 persen.***