POJOKSATU.id — Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) kembali melanjutkan Program Talent Scouting Tahun 2025.

Program ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan dosen serta tenaga kependidikan agar lebih siap melanjutkan studi pascasarjana, baik di dalam maupun luar negeri.

Melalui surat bernomor 2865/B4/DT.04.02/2025 tertanggal 26 Agustus 2025, Ditjen Diktisaintek mengumumkan daftar peserta yang lolos untuk mengikuti Focused Group Discussion (FGD) Talent Scouting 2025 dari Kelompok 1 dan Kelompok 2.

FGD ini akan berlangsung secara luring selama empat hari di lokasi yang telah ditentukan.

Ada dua gelombang pelaksanaan, yaitu pada 19–22 Oktober 2025 dan 12–15 November 2025.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Dapat Upah Lebih Besar dari Honorer, Tapi Masih Kontrak Setahun

Panitia juga mengingatkan peserta agar memperhatikan beberapa hal penting.

Peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan FGD Talent Scouting 2025.

Peserta juga akan diundang ke grup WhatsApp khusus untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Bagi yang membutuhkan penjelasan tambahan, dapat menghubungi panitia melalui email: [email protected]

Program Talent Scouting bukan hanya forum diskusi, tetapi juga wadah pembinaan akademik yang menyeluruh.

Kegiatan ini mencakup pelatihan intensif mulai dari penyusunan proposal penelitian, penulisan motivation letter, pengenalan etika penelitian dan publikasi ilmiah, hingga penguatan kesiapan akademik untuk melanjutkan studi lanjut.

Persyaratan Umum

Untuk mengikuti program ini, peserta harus memenuhi sejumlah ketentuan:

Baca Juga: TAHAP SABAR TERJAWAB, Kemenag Jadwalkan Pencairan Tunjangan Insentif Guru Madrasah Non-PNS Tahap II pada Desember 2025, Rp 897 Miliar Disiapkan

  1. Status Kepegawaian

    • Dosen tetap atau tenaga kependidikan tetap di perguruan tinggi negeri maupun swasta di bawah Kemendikbud/Kemendiktisaintek.

    • Memiliki NIDN atau NUPTK yang terdaftar di PDDikti.

  2. Kemampuan Bahasa Inggris

    • IELTS minimal 5.5

    • TOEFL ITP minimal 513

    • TOEFL iBT minimal 52

    • PTE Academic minimal 45

  3. Kualifikasi Pendidikan

    • Minimal lulusan Magister (S2).

    • Belum memiliki gelar doktor bagi peserta yang ingin melanjutkan ke S3.

  4. Usia Maksimal

    • Dosen maksimal berusia 45 tahun pada 31 Desember 2025.

  5. Dokumen Pendukung

Format dan Pelaksanaan

Kegiatan Talent Scouting 2025 dirancang dalam dua tahapan utama.

Tahap pertama berupa pelatihan daring selama tiga hari, diikuti dengan sesi diskusi kelompok terpumpun (workgroup) selama dua hari.

Peserta akan mendapatkan bimbingan langsung dalam penyusunan proposal penelitian, penulisan motivation letter, serta simulasi persiapan seleksi beasiswa dan studi lanjut.

Selain itu, sesi Focused Group Discussion (FGD) akan memperdalam rancangan penelitian dan membantu peserta meningkatkan kesiapan akademik mereka.

Baca Juga: Tenaga Kesehatan Pahami Siaga Tangani Kegawatdaruratan Leukemia pada Anak, Webinar Nasional Hematologi Hadir Hingga Pengakuan Setara 6 SKP

Tujuan dan Manfaat

Program Talent Scouting 2025 memiliki tiga tujuan utama:

  1. Meningkatkan kesiapan dosen dan tenaga kependidikan dalam melanjutkan studi pascasarjana.

  2. Mengasah kemampuan menulis proposal riset dan motivation letter yang kompetitif.

  3. Memperkuat kapasitas akademik, penelitian, dan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi Indonesia.

Peserta yang ingin melihat daftar nama yang lolos FGD dapat mengunduh dokumen resmi melalui tautan berikut:

Surat Panggilan Mengikuti FGD Talent Scouting 2025

Dengan mengikuti program ini, para dosen dan tenaga kependidikan diharapkan lebih percaya diri dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. ***